<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558</id><updated>2011-09-29T02:21:55.379+07:00</updated><title type='text'>Desta Aditya Ramlani</title><subtitle type='html'>"AWET MUDA DENGAN CANDA DAN TAWA"</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>58</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-1770009819526356664</id><published>2010-09-13T11:14:00.003+07:00</published><updated>2010-09-22T19:30:00.106+07:00</updated><title type='text'>Menyelamatkan Bumi ? Mulailah dari rumah kita</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Banyak cara menyelamatkan atau mengurangi dampak negatif terhadap bumi. Tidak perlu memikirikan bagaimana caranya menyelamatkan dunia. Bagaimana caranya ? Berikut ini beberapa cara yang dapat kita lakukan :&lt;br /&gt;1. Pemisahan Sampah sisa Rumah Tangga&lt;br /&gt;Selama ini kita membicarakan atau ingin melakukan hal yang sangat besar,tapi kita melupakan hal kecil. Hal kecil tapi sangat besar manfaatnya bagi bumi adalah dengan memulai memisahkan sampah organik ( dapat diurai secara alami ) dan sampah anorganik (teruarai dalam waktu ratusan tahun atau tidak dapat terurai ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;- sampah oraganik : sisa makanan, daun, sayuran&lt;br /&gt;- sampah anorganik : plastik, kaleng, kaca / botol kaca&lt;br /&gt;Akan lebih optimal sampah tersebut dimanfaatkan sesuai dengan karakteristiknya, misalnya sampah organik dijadikan pupuk kompos, sampah anorganik didaur ulang menjadi kerajinan unik. Jika belum ada ide,sampah anorganik bisa dijual ke pedagang barang bekas atau pemulung. Cara pengolahan sampah ini akan kita bahas di ringkasan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menjaga area / wilayah resapan air hujan.&lt;br /&gt;Apakah lingkungan rumah kita masih ada lahan yang tidak tertutup bangunan atau cor beton, jika belum terlanjur usahakan ada lahan tersebut. Selain resapan air hujan akan menjadi cadangan sumber air tanah, lahan resapan air hujan ini akan mengurangi debit air yang langsung mengalir ke tempat yang lebih rendah saat musim hujan. Di kota besar area / wilayah resapan air hujan ini sangat minim, saat musim hujan debit air akan tinggi sehingga mudah terjadi banjir. Saat musim kemarau air tanah berkurang atau sedikit sekali karena air saat musim hujan tidak meresap ke dalam tanah , tetapi air langsung mengalir ke tempat yang lebih rendah. Akhirnya banjir dan kekeringan tidak dapat dihindarkan , ironis kan ? saat musim hujan malah banjir, saat musim kemarau malah kering kerontang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3. Pelihara tanaman / pohon&lt;br /&gt;Tanaman / pohon selain berfungsi sebagai pelindung dari sinar matahari secara langsung, tanaman/pohon dapat memperlambat aliran air hujan sebelum menyentuh tanah. Akar tanaman / pohon juga dapat menyimpan air hujan yang sangat bermanfaat saat musim kemarau tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Program pemanfaatan sampah&lt;br /&gt;Sampah rumah tangga, yang selama ini kita pikir tidak bermanfaat ternyata memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Hal ini akan lebih optimal jika ada program pemanfaatan sampah, sampah organik sebagai bahan dasar pupuk kompos, sampah anorganik dapat di jual di pemulung atau pembeli bahan bekas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tularkan konsep penyelamatan bumi ini pada lingkungan sekitar kita.&lt;br /&gt;Jika konsep penyelamatan dari rumah tangga ini kita tularkan ke lingkungan atau daerah disekitar kita, maka akan lebih banyak lagi tempat - tempat yang terselamatkan, sehingga bumi kita makin nyaman dan panjang umur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Dukungan Pemerintah&lt;br /&gt;Selama ini program pemanfaatan sampah masih berjalan terpisah antara masyarakat dan pemerintah. Kepedulian masyarakat dalam menyelamatkan bumi kurang optimal dan kurang luas manfaatnya, tanpa dukungan materiil ( modal kerja, penghargaan ) dan non materiil (kebijakan, undang - undang dan penerapan sanksi hukumn) dari pemerintah. Begitu pula sebaliknya, kebijakan dan undang - undang tentang penyelamatan bumi dari pemerintah akan terasa hambar tanpa keikutsertaan masyarakat.&lt;br /&gt;Siapa yang harus mulai dahulu ?&lt;br /&gt;Dengan konsep penyelamatan bumi dari lingkungan rumah, kita sudah membantu menyelamatkan bumi dari lingkup yang kecil, kelompok - kelompok kecil ini akan menjadi "monster" penyelamat bumi, dukungan pemerintah yang akan mempercepat proses, area dan besarnya manfaat metode penyelamatan bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tunggu apa lagi...selamatkan bumi dari rumah kita&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-1770009819526356664?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/1770009819526356664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/menyelamatkan-bumi-mulailah-dari-rumah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1770009819526356664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1770009819526356664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/menyelamatkan-bumi-mulailah-dari-rumah.html' title='Menyelamatkan Bumi ? Mulailah dari rumah kita'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-6592650425924745137</id><published>2010-09-13T11:13:00.001+07:00</published><updated>2010-09-13T11:14:11.548+07:00</updated><title type='text'>Indonesia Lebih Unggul Tangani Flu Babi Ketimbang Malaysia?</title><content type='html'>Flu Babi harus dihadapi dengan penanganan yang lebih dini. Indonesia masih lebih unggul ketimbang Malaysia dalam penanganan flu babi. Jumlah pasien meninggal lebih sedikit dan penyebarannya relatif bisa terpantau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Malaysia yang penduduknya hanya 23 jutaan dan dari 1.000 orang yang terinfeksi flu babi, sudah 68 orang yang meninggal. Sedangkan Indonesia dari total penduduk 220-an juta jiwa, dan 1.038 orang yang terinfeksi, baru 8 orang yang meninggal. Jadi masih relatif sedikit," ujar Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di sela-sela acara buka puasa bersama di kediamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkes mengatakan bahwa hal tersebut adalah satu bukti keseriusan pemerintah Indonesia mengatasi wabah H1N1 yang menjadi pandemi di kalangan masyarakat saat ini. Ketika ditanya mengapa bisa lebih unggul dari Malaysia, Menkes pun berujar, "Ya karena kinerja kita dong, enak aja. Kita selalu mengirim staf-staf di tempat kejadian, dan sampai saat ini masih tertangani dengan baik," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkes pun masih berharap vaksin H1N1 yang rencananya akan keluar di dunia oktober 2009 ini. "Vaksin yang nanti keluar oktober itu juga masih trial, nanti dilihat perkembangannya berhasil atau tidak, karena sampai saat ini belum ada bukti," tutur Siti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat pun terus dihimbau untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan individu. "Cuci tangan pakai sabun, jaga etika batuk, jika sakit, pilek, panas tolong pakai masker, diam di rumah dan jangan menularkan pada orang lain," jelas Siti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-6592650425924745137?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/6592650425924745137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/indonesia-lebih-unggul-tangani-flu-babi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/6592650425924745137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/6592650425924745137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/indonesia-lebih-unggul-tangani-flu-babi.html' title='Indonesia Lebih Unggul Tangani Flu Babi Ketimbang Malaysia?'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-3836624722471810599</id><published>2010-09-13T11:12:00.000+07:00</published><updated>2010-09-13T11:13:21.469+07:00</updated><title type='text'>Apakah INDONESIA BERSATU APABILA ADA BENCANA DAN MUSUH BERSAMA ?</title><content type='html'>Tanpa terasa sudah 64 tahun Indonesia merdeka, tapi masih saja ada yang mengganjal dan menjadi pertanyaan kita sebagai anak bangsa mengenai nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila terutama nilai kemanusiaan dan persatuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pekan ini, negeri ini mengalami banyak peristiwa yang membuat kita marah, sedih, benci, dan lain-lain. Bercampur aduk menjadi satu. Mulai dari terorisme, nasib tenaga kerja kita di luar negeri,  klaim Malaysia terhadap beberapa seni budaya peninggalan nenek moyang sampai wilayah teritorial Republik Indonesia dan terakhir adalah peristiwa gempa yang sempat mengguncang pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir seluruh rakyat di negeri ini bergerak, bangkit dan mengambil sikap. Kasus terorisme yang sempat membahana di pelosok negeri lewat siaran langsung oleh media TV yamg dikemas secara dramatis sampai pengungkapan siapa-siapa saja yang terlibat dibalik aksi teror bom bunuh diri. Semua orang menyatakan sikap mengutuk, marah, mencaci, memberikan rasa salut kepada kepolisian sampai menolak jenasah aksi pengeboman dikubur di daerahnya.&lt;br /&gt;Kemudian kasus klaim Malaysia yang mengganggu hubungan saudara serumpun, seluruh rakyat Indonesia bersatu dengan melakukan aksi demo, pembakaran bendera Malaysia bahkan pemutusan hubungan diplomatik. Sebuah aksi yang menampakkan nilai-nila nasionalisme di dalam hati sanubari masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;Yang terakhir adalah peristiwa gempa yang baru beberapa hari terjadi dimana banyak saudara-saudara kita menjadi korban bencana. Bukan hanya kehilangan harta benda tapi juga kehilangan sanak saudara yang meninggal dunia. Dari peristiwa gempa tersebut tanpa perintah, secara otomatis masyarakat Indonesia tergerak hati untuk menolong korban-korban bencana baik berupa sumbangan makanan, minuman, pakaian sampai pengumpulan dana walaupun disana-sini masih saja ada kekurangannya. Tetapi intinya adalah nilai-nilai kemanusian yang ada di dalam hati nurani masyarakat Indonesia bergerak untuk melakukan aksi nyata. Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya pengumpulan dana lewat salah satu stasiun TV swasta baru-baru ini yang berhasilkan mengumpulkan dana sebesar Rp 19,2 milyar.dan ini belum termasuk donasi yang dilakukan lewat telepon. Kalau tidak salah ada yang menyumbangkan tanahnya seluas 2000 meter persegi secara hibah yang bisa dipakai untuk para korban yang telah kehilangan rumahnya dimana lokasi  rumah mereka yang telah hancur itu sudah tidak layak untuk dihuni kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh tampak sekali nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan bangsa ini, tetapi sungguh ironi juga kalau kita tengok ke belakang terutama sejak reformasi dimana rasa toleransi, penghormatan kepada yang lebih tua, sopan santun dan tingkat kepercayaan kepada pemimpin-pemimpin bangsa telah mencapai titik yang sangat memprihatinkan. Semuanya merasa paling benar, saling curiga, masa bodo dengan keadaan yang sebenarnya terjadi (di lingkungan sekitar). Lihat saja bagaimana pemilu lemarin baik legislatif maupun presiden, dengan mudahnya uang dihambur-hamburkan demi sebuah kepentingan dan kekuasaan. Caci maki dan fitnah sering kali diperdengarkan dan dipertontonkan. Suatu yang bertolak belakang dengan apa yang terjadi sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah bangsa Indonesia harus punya musuh bersama dan mengalami bencana besar dulu baru kita bisa bersatu ? Pertanyaan yang tampaknya mudah tapi sulit untuk dicari jawabannya dengan aksi nyata. Mari kita bersama-sama untuk mencari jawabannya lewat hati nurani.  Merdeka !!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-3836624722471810599?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/3836624722471810599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/apakah-indonesia-bersatu-apabila-ada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3836624722471810599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3836624722471810599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/apakah-indonesia-bersatu-apabila-ada.html' title='Apakah INDONESIA BERSATU APABILA ADA BENCANA DAN MUSUH BERSAMA ?'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-462085588698697850</id><published>2010-09-13T11:09:00.000+07:00</published><updated>2010-09-13T11:10:32.637+07:00</updated><title type='text'>Orang-Orang yang Ditolong Allah dalam Kesulitan</title><content type='html'>Abdullah bin Umar ra. menceritakan, ia mendengar Rasulullah saw. bersabda bahwa telah pergi tiga golongan dari orang orang sebelum kamu. Mereka menemukan sebuah gua tempat bermalam, dan merekapun masuk ke dalamnya. Tiba-tiba sebuah batu besar jatuh menutup pintu gua, sehingga mereka terkurung di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada yang dapt melepaskan kita dari bencana batu ini, melainkan apabila kita mendoa kepada Allah SWT dengan amal salehmu," kata salah seorang dari mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah salah seorang di atanra mereka memanjatkan doa. "Ya Allah aku mempunyai ibu bapak yang sudah tua. Biasanya aku tidak mau memberi minum keluarga dan hamba sahayaku, sebelum keduanya selesai minum. Pada suatu hari aku pergi mencari sesuatu, dan beberapa waktu lamanya kemudian aku kembali kepada keduanya sehingga mereka tertidur. Lalu aku memerah susu untuk mereka tetapi setelah kudapati keduanya masih tidur. Aku tidak mau memberikan minuman itu kepada keluarga dan sahayaku, sebelum kedua orang-tauaku itu minum lebih dulu. Lalu aku menunggu beliau berdua bangun dari tidurnya, sedangkan gelas susu tetap kupegang hingga keduanya bangun saat fajar telah menyingsing. Setelah mereka bangun, kuberikan minuman yang telah kusediakan itu. Ya Allah, jika aku berbuat demikian benar-benar karena mencari ridho Engkau, maka bukakanlah untuk kami batu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bergeserlah batu itu sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian seorang lagi dari mereka mulai berdoa "Ya Allah, ada seorang gadis cantik yang sangat kucintai. Ia anak pamanku sendiri. Pada suatu waktu aku menginginkan dirinya, tetapi ia menolak permintaanku. Satu tahun kemudian ketika menghadapi musim kemarau, ia datang kepadaku dan aku memberikan kepadanya 120 dinar suapaya ia mau bersenang-senang dengaku. Permintaanku itu diturutinya. Namun sewaktu aku telah berduaan dengannya dan akan melampiaskan hajatku. Ia mengingatkan: kularang kamu merusak kesucianku kecuali dengan cara yang benar (yakni setelah nikah). Karena itu aku tidak jadi menuruti nafsuku. Lalu aku pergi meinggalkannya, meski aku sangat mencintai dan menginginkannya. Dinar yang telah kuberikan kepadanya juga kutinggalkan semua untuknya. Ya Allah jika perbuatanku ini sesuai dengan ridhamu, maka bukakanlah pintu gua ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian batu yang berada di pintu gua itu bergeser sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya orang ketiga dari mereka itu mulai berdoa. "Ya Allah aku pernah mengupah beberapa orang bekerja dan telah kubayar lunas upah mereka kecuali satu orang yang pergi tanpa mengambil upahnya. Kemudian upahnya itu aku gunakan untuk usaha. Beberapa waktu kemudian dia datang kembali meminta upahnya. Aku katakan padanya, bahwa semua biri-biri, unta, dan sahaya it uadalah upahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia katakan, "Hai hamba Allah, jangnlah kamu mengolok-olok aku", Aku jawab: "Sungguh aku tidak mengolok-olok Kamu". Maka diambilnya harta itu semuanya tanpa satupun yang ditinggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah, apabila yang demikian itu kulakukan semata-mata karena mencari ridha-Mu, mohon bukakanlah pintu ga ini untuk kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian batu di pintu gua itu bergeser lebih besar lagi, sehingga mereka bertiga dapat keluar dari gua tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kisah ini, kita dapat mengambil pelajaran bahwa orang yang berbakti kepada orang tuanya, orang yang dapat menjaga nafsu, dan juga orang yang jujur/tidak zhalim adalah orang-orang yang ditolong oleh Allah swt dalam masa kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini disarikan dari bagian buku : Ridho Allah tergantung Ridho Orang Tua. Syamsul Rijal Hamid. Penerbit Cahaya Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-462085588698697850?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/462085588698697850/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/orang-orang-yang-ditolong-allah-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/462085588698697850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/462085588698697850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/orang-orang-yang-ditolong-allah-dalam.html' title='Orang-Orang yang Ditolong Allah dalam Kesulitan'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-1038984693167207960</id><published>2010-09-13T11:07:00.001+07:00</published><updated>2010-09-13T11:08:49.162+07:00</updated><title type='text'>Belajar dari Wejangan Nabi Khiddir pada Sunan Kalijaga</title><content type='html'>Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari pengalaman hidup, baik itu pengalaman hidup pribadi maupun orang lain. Orang Jawa menyebut belajar pada pengalaman orang lain itu sebagai "kaca benggala". Nah, kini kita belajar pada pengalaman dari Kanjeng Sunan Kalijaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu, Kanjeng Sunan Kalijaga yang juga dijuluki Syech Malaka berniat hendak pergi ke Mekkah. Tetapi, niatnya itu akhirnya dihadang Nabi Khidir. Nabi Khidir berpesan hendaknya Kanjeng Sunan Kalijaga mengurungkan niatnya untuk pergi ke Mekkah, sebab ada hal yang lebih penting untuk dilakukan yakni kembali ke pulau Jawa. Kalau tidak, maka penduduk pulau Jawa akan kembali kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana wejangan dari Nabi Khidir pada Kanjeng Sunan Kalijaga? Hal itu tercetus lewat Suluk Linglung Sunan Kalijaga. Inilah kutipan wejangannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Birahi ananireku,&lt;br /&gt;aranira Allah jati.&lt;br /&gt;Tanana kalih tetiga,&lt;br /&gt;sapa wruha yen wus dadi,&lt;br /&gt;ingsun weruh pesti nora,&lt;br /&gt;ngarani namanireki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbullah hasrat kehendak Allah menjadikan terwujudnya dirimu; dengan adanya wujud dirimu menunjukkan akan adanya Allah dengan sesungguhnya; Allah itu tidak mungkin ada dua apalagi tiga. Siapa yang mengetahui asal muasal kejadian dirinya, saya berani memastikan bahwa orang itu tidak akan membanggakan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sipat jamal ta puniku,&lt;br /&gt;ingkang kinen angarani,&lt;br /&gt;pepakane ana ika,&lt;br /&gt;akon ngarani puniki,&lt;br /&gt;iya Allah angandika,&lt;br /&gt;mring Muhammad kang kekasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pun sifat jamal (sifat terpuji/bagus) itu ialah, sifat yang selalu berusaha menyebutkan, bahwa pada dasarnya adanya dirinya, karena ada yang mewujudkan adanya. Demikianlah yang difirmankan Allah kepada Nabi Muhammad yang menjadi Kekasih-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yen tanana sira iku,&lt;br /&gt;ingsun tanana ngarani,&lt;br /&gt;mung sira ngarani ing wang,&lt;br /&gt;dene tunggal lan sireki iya Ingsun iya sira,&lt;br /&gt;aranira aran mami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak ada dirimu, Allah tidak dikenal/disebut-sebut; Hanya dengan sebab ada kamulah yang menyebutkan keberadaan-Ku; Sehingga kelihatan seolah-olah satu dengan dirimu. Adanya AKU, Allah, menjadikan dirimu. Wujudmu menunjukkan adanya Dzatku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tauhid hidayat sireku,&lt;br /&gt;tunggal lawan Sang Hyang Widhi,&lt;br /&gt;tunggal sira lawan Allah,&lt;br /&gt;uga donya uga akhir,&lt;br /&gt;ya rumangsana pangeran,&lt;br /&gt;ya Allah ana nireki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tauhid hidayah yang sudah ada padamu, menyatu dengan Tuhan. Menyatu dengan Allah, baik di dunia maupun di akherat. Dan kamu merasa bahwa Allah itu ada dalam dirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruh idhofi neng sireku,&lt;br /&gt;makrifat ya den arani,&lt;br /&gt;uripe ingaranan Syahdat,&lt;br /&gt;urip tunggil jroning urip sujud rukuk pangasonya,&lt;br /&gt;rukuk pamore Hyang Widhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruh idhofi ada dalam dirimu. Makrifat sebutannya. Hidupnya disebut Syahadat (kesaksian), hidup tunggal dalam hidup. Sujud rukuk sebagai penghiasnya. Rukuk berarti dekat dengan Tuhan pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarat tananamu nyamur,&lt;br /&gt;ja melu yen sira wedi,&lt;br /&gt;lan ja melu-melu Allah,&lt;br /&gt;iku aran sakaratil,&lt;br /&gt;ruh idhofi mati tannana,&lt;br /&gt;urip mati mati urip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderitaan yang selalu menyertai menjelang ajal (sekarat) tidak terjadi padamu. Jangan takut menghadapi sakratulmaut, dan jangan ikut-ikutan takut menjelang pertemuanmu dengan Allah. Perasaan takut itulah yang disebut dengan sekarat. Ruh idhofi tak akan mati; Hidup mati, mati hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liring mati sajroning ngahurip,&lt;br /&gt;iya urip sajtoning pejah,&lt;br /&gt;urip bae selawase,&lt;br /&gt;kang mati nepsu iku,&lt;br /&gt;badan dhohir ingkang nglakoni,&lt;br /&gt;katampan badan kang nyata,&lt;br /&gt;pamore sawujud, pagene ngrasa matiya,&lt;br /&gt;Syekh Malaya (S.Kalijaga) den padhang sira nampani,&lt;br /&gt;Wahyu prapta nugraha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mati di dalam kehidupan. Atau sama dengan hidup dalam kematian. Ialah hidup abadi. Yang mati itu nafsunya. Lahiriah badan yang menjalani mati. Tertimpa pada jasad yang sebenarnya. Kenyataannya satu wujud. Raga sirna, sukma mukhsa. Jelasnya mengalami kematian! Syeh Malaya (S.Kalijaga), terimalah hal ini sebagai ajaranku dengan hatimu yang lapang. Anugerah berupa wahyu akan datang padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari wejangan tersebut kita bisa lebih mengenal GUSTI ALLAH dan seharusnya manusia tidak takut untuk menghadapi kematian. Disamping itu juga terdapat wejangan tentang bagaimana seharusnya semedi yang disebut "mati sajroning ngahurip" dan bagaimana dalam menjalani kehidupan di dunia ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-1038984693167207960?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/1038984693167207960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/belajar-dari-wejangan-nabi-khiddir-pada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1038984693167207960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1038984693167207960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/belajar-dari-wejangan-nabi-khiddir-pada.html' title='Belajar dari Wejangan Nabi Khiddir pada Sunan Kalijaga'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-7112748082821712861</id><published>2010-09-13T11:03:00.000+07:00</published><updated>2010-09-13T11:04:17.507+07:00</updated><title type='text'>Mekkah, Kota Suci, Kekuasaan dan Teladan Ibrahim</title><content type='html'>Kiblat atas keyakinan hanya ada satu TUHAN&lt;br /&gt;Kota Mekkah adalah kota yang namanya masuk ke dalam hati sanubari yang paling dalam pada setiap umat Islam. Mekkah adalah symbol dari keyakinan, cerita dan sejarah. Mulai dari Nabi Ibrahim, kemudian Nabi Ismail dan yang terakhir Nabi Muhamad SAW. Mereka semua adalah tokoh sekaligus teladan bagi setiap Muslim di seluruh dunia. Karena dari mereka jugalah mandat atau perintah turun langsung dari Allah SWT untuk mendirikan kabah.&lt;br /&gt;Ada Masjidil Haram yang penuh pesona, ada Hajar Aswad yang merupakan bentuk dari kesempurnaan bangunan suci Ka’bah, Juga ada sumber mata air yang mengeluarkan air zamzam terus menerus sepanjang jaman. Semua ini adalah sumber untuk inspirasi bagi kemuliaan kehidupan dunia sekarang dah di akhirat kelak.&lt;br /&gt;Mekkah adalah sebuah kota yang mempunyai perjalanan sejarah paling panjang bila dibadingkan dengan kota manapun di dunia. Usia Mekkah adalah seumur dengan Nabi Adam yang menurut ajaran Islam adalah manusia pertama yang ada di muka bumi ini. Menurut ahli sejarah Muslim Azraqi, bumi atau tempat yang pertama kali diciptakan oleh Allah adalah Mekkah. Juga disebutkan bahwa tempat pertemuan Adam dan Hawa pertama kali setelah turun di bumi adalah di lereng Gunung Rahmah (Jabal Rahmah). Hingga tidaklah mengherankan bila sampai sekarang banyak orang datang ke tempat ini dengan tujuan utama untuk berdo’a agar segera mendapat jodoh.&lt;br /&gt;Pada jaman Nabi Ibrahim terjadi penyempurnaan bangunan Ka’bah yang menjadi inti atau symbol utama dari Kota Mekkah. Pada masa itu Nabi Ibrahim sukses menjadikan kota Mekkah sebagai titik temu atau kiblat bagi semua agama samawi. Maka bisa dikatakan bila pengukuhan Mekkah sebagai kota suci mencapai puncaknya dia jaman Nabi yang merupakan “Bapak Para Nabi” ini. Beserta anaknya Ismail dan hajar, Mereka bertiga inilah yang mengajarkan tentang arti pentingnya ketauhidan dan pengorbanan serta ibadah dilaksanakan oleh umat Islam sekarang ini.&lt;br /&gt;Selanjutnya, keluarga besar Nabi Muhammad SAW adalah yang menjadi penerus yang memelihara dan menjaga “tradisi” atau “warisan” Nabi Ibrahim. Yang dimaksudkan dengan memelihara dan menjaga “tradisi” atau “warisan” di sini adalah bukan hanya dari bentuk fisiknya saja. Namun yang lebih utama adalah memelihara dan menjaga akan adanya keyakinan bahwa hanya ada satu TUHAN, yaitu ALLAH SWT, dan Mekkah beserta Ka’bah sebagai kiblatnya.&lt;br /&gt;Keyakinan akan adanya hanya satu TUHAN inilah yang menjadi alat utama bagi Nabi Muhamad SAW untuk mengawali perjuangannya dalam menyebarkan agama Islam dan menghadapi setiap rintangan beserta tantangan yang selalu menghadangnya.&lt;br /&gt;Dari kisah ini bisa kita lihat bahwa Kota Mekkah bisa menjadi inspirasi bagi terwujudnya perdamaian di dunia, terutama bagi pemeluk tiga agama samawi (Islam, Kristen dan Yahudi) yang sebetulnya masih dalam satu ikatan saudara, yaitu merupakan keluarga besar Nabi Ibrahim.&lt;br /&gt;Namun sayang sekali, sampai saat ini kita belum berhasil dan tidak punya daya untuk mengilangkan sikap saling curiga serta nafsu egoisme yang ditambah dengan kepentingan politik dan kepentingan duniawi yang lain. Ketika melihat perjalanan sejarah panjang dari agama-agama samawi yang ada, seharusnya segala macam perbedaan itu bisa disatukan dalam ruang persaudaraan dan persatuan dengan prisip saling menghargai.&lt;br /&gt;Sedang bagi umat Islam sendiri, mejadikan Kota Mekkah sebagai kiblat dari perdamaian bukan hanya karena memandang perdamaian adalah penting, namun juga karena Kota Mekkah harus bebas dari segela macam pentuk kekerasan. Dan hal ini sudah sepantasnya bukan hanya di laksanakan di Kota Mekkah saja, tapi juga di semua tempat di seluruh penjuru dunia ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-7112748082821712861?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/7112748082821712861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/mekkah-kota-suci-kekuasaan-dan-teladan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/7112748082821712861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/7112748082821712861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/mekkah-kota-suci-kekuasaan-dan-teladan.html' title='Mekkah, Kota Suci, Kekuasaan dan Teladan Ibrahim'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-5495941247295524508</id><published>2010-09-13T11:01:00.000+07:00</published><updated>2010-09-13T11:02:21.810+07:00</updated><title type='text'>Apa Yang Kurang dari bangsa Sebesar Indonesia?</title><content type='html'>Saya tetap kukuh dgn perspektif awal saya bahwa kita&lt;br /&gt;kurang, kurang dan kurang ( double kurang )dalam segi&lt;br /&gt;keahlian ( ekonomi, politk, sosial, budaya, sains,&lt;br /&gt;research, eksplorasi)seperti olah pikir terstruktur&lt;br /&gt;dan tersistem yg dianut oleh para filsuf sehingga arah&lt;br /&gt;kebijakan para birokrat pemerintahan selalu salah&lt;br /&gt;kaprah dan kacau-balau.. artinya kita sebagian besar&lt;br /&gt;bangsa ini tidak dilatih berfikir runtun, rumit,&lt;br /&gt;integral tapi terpola sehingga yg dihasilkan adalah&lt;br /&gt;manusia-manusia ABS( asal bapak senang) dan ya..ya..ya&lt;br /&gt;..( ngihhh pak) sebagai akibat sistem kebapakan (&lt;br /&gt;paternalistik) dan lebih pada tokoh panutan&lt;br /&gt;Kharismatis dibanding kemandirian pemikiran..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya bisa ditebak, kebijakan ,UU dan Kepres dan&lt;br /&gt;Kebijakan Birokrat cenderung singkat( temporer) dan&lt;br /&gt;tidak berjangkauan jauh ke depan ( jangka panjang)&lt;br /&gt;baik dlm misi dan visi. Sedang freedom thinker(Pemikir&lt;br /&gt;merdeka ) kurang berperan dalam hal ini .Yang&lt;br /&gt;dihasilkan adalah kebijakan top down( atasan ke&lt;br /&gt;bawahan) dibanding bottom up( rakyat atau bawahan ke&lt;br /&gt;atasan ) dgn tujuan laten yaitu mempertahankan&lt;br /&gt;otoritas dan kekuasaan. Ada benarnya sistem Politik&lt;br /&gt;otoriter selaku salah satu kesalahan fatal bagi&lt;br /&gt;perkembangan pemikiran..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi perlu saya tekankan yg menggagas pemikiran&lt;br /&gt;kearah kesetaraan hak Politik untuk bersuara adalah&lt;br /&gt;para Filsuf Politik semacam John Locke( aliran&lt;br /&gt;filsafat Empirik), Rosseau ( filosof Rasionalist&lt;br /&gt;positifisme ) dan Plato filsuf Yunani, selaku pemikir&lt;br /&gt;Politik dalam " Republika" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya makin meyakini hal ini disebabkan oleh ketidak&lt;br /&gt;mampuan kita-bangsa ini untuk bisa berfikir filosofis&lt;br /&gt;dalam bidang Politik termasuk bidang Ekonomi dimana&lt;br /&gt;kita di brain wash dgn rumus-rumus ekonomi Liberali&lt;br /&gt;Kapitalism gagasan filosof Ekonomi Adam Smith dalam&lt;br /&gt;"Filsafat Moral" nya, juga John Locke Filosof&lt;br /&gt;Politik dan Ekonomi dgn gagasan Industrialisasi&lt;br /&gt;Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita gagal mengembangkan ciri khas sendiri dalam&lt;br /&gt;sektor Ekonomi Makro juga Mikro…. Hasilnya bisa diduga&lt;br /&gt;yaitu terkaman kapitalis atas dunia ke 3 dgn gagasan&lt;br /&gt;seram yaitu liberalisasi global dan kapitalisme . Hal&lt;br /&gt;ini tersebab kita tidak punya rumusan antitesa atas&lt;br /&gt;kapitalisme yang artinya lemahnya pemikiran-pemikiran&lt;br /&gt;filosofis dibidang Ekonomi demi terciptanya iklim&lt;br /&gt;ekonomi yg kondusif dalam menghadang laju para&lt;br /&gt;kapital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang di bidang Budaya keagamaan tidak berbeda jauh,&lt;br /&gt;terkaman liberalism style lebih tajam dibanding budaya&lt;br /&gt;adiluhung negeri sendiri.. Disaat negara Barat sedang&lt;br /&gt;sibuk dgn Enlightment( pencerahan akal budi rasional)&lt;br /&gt;kita umat timur lebih condong pada Enlightening (&lt;br /&gt;pencerahan spirituil).. Ditandai dgn menjamurnya&lt;br /&gt;tarekat dan aliran-aliran kebathinan dgn harapan&lt;br /&gt;mengungguli para ahli mesin-mesin modern..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang dimasa sekarang kebanyakan sarjana filsafat&lt;br /&gt;lebih pada hafalan ttg output keluaran pemikiran para&lt;br /&gt;filosof dunia, bukannya berfikir sendiri dan&lt;br /&gt;mengeluarkan isi pemikiran otentik diri sendiri,&lt;br /&gt;sehingga pengetahuan mereka ttg filsafat lebih berupa&lt;br /&gt;pengetahuan ttg sejarah, asal usul dan tokoh beserta&lt;br /&gt;keluaran pemikiran dibanding bagaimana cara&lt;br /&gt;berfilsafat… Ini kelemahan para sarjana itu sehingga&lt;br /&gt;mereka belum pantas disebut filsuf yg berfikir….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kebangkitan Timur atau renaissance harus dan&lt;br /&gt;wajib dimulai dari pencerahan akal rasio bergandengan&lt;br /&gt;dgn pencerahan rohani spiritualisme.. Pencerahan&lt;br /&gt;rohani saja akan gagal total dalam menghadang laju&lt;br /&gt;kapitalis bermazhab liberalisme..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-5495941247295524508?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/5495941247295524508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/apa-yang-kurang-dari-bangsa-sebesar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/5495941247295524508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/5495941247295524508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/apa-yang-kurang-dari-bangsa-sebesar.html' title='Apa Yang Kurang dari bangsa Sebesar Indonesia?'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-4431152552860914895</id><published>2010-09-08T11:44:00.000+07:00</published><updated>2010-09-08T11:45:30.267+07:00</updated><title type='text'>“Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah “(Q.S. Al-Qamar: 1)”</title><content type='html'>Benarkah peristiwa menakjubkan 14 abad yabg lalu saat Rasulullah dengan izin Allah membelah bulan?. Apapun yang datang dari Allah dan Rasulnya masuk akal atau tidak maka tiada pilihan untuk menolaknya. Karena sebuah penolakan adalah sbuah jawaban sedekat apa Iman kita pada kebenaran itu?. Untaian Risalah berikut smoga bisa menambah keyakinan kita akan sebuah kebenaran,… kebenaran yang mutlak dari-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bulan terbelah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman: “Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)” Apakah kalian akan membenarkan kisah yang dari ayat Al-Qur’an ini menyebabkan masuk Islamnya pimpinan Hizb Islami Inggris ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini adalah kisahnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi [Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah] mengandung mukjizat secara ilmiah ? Maka saya menjawabnya: Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjagkaunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta’alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?” Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan ? Mereka menjawab: Coba belah bulan, ..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulat itu dengan sebenar-benarnya. Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, “Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!” Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Maka mereka pun pada menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?”Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dansaling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap ….sampai akhir surat Al-Qamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, “Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku menambahkan??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: Dipersilahkan dengan senang hati.”&lt;br /&gt;Daud Musa Pitkhok berkata, “Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah makna-makna Al-Qur’an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku membuka-buka terjemahan Al-Qur’an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu??? Maka, aku pun menghentikan dari membaca ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasam hamba-Nya dalam pencarian kebenaran. Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besardalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal saat yang sama dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan, sakit dan perselisihan. Presenter pun berkata, ” Andai dana itu digunakan untuk memakmurkan bumi, tentulah lebih banyak berguna”. Ketiga pakar itu pun membela diri dengan proyek antariksanya dan berkata, “Proyek antariksa ini akan membawa dampak yang sangat positif pada banyak segmen kehidupan manusia, baik segi kedokteran, industri, dan pertanian. Jadi pendanaan tersebut bukanlah hal yang sia-sia, akan tetapi hal itu dalam rangka pengembangan kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan diantara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakiknya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget danberkata, “Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?” Mereka pun menjawab, “Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun. Maka presenter itu pun bertanya, “Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya. Mereka menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali.!!! Presenter pun bertanya, “Bagaimana kalian bisa yakin akanhal itu?” Mereka menjawab, “Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, “Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, “Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, “Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin !!!! Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah … Maka aku pun berguman, “Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur’an dan aku baca surat Al-Qamar, dan … saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-4431152552860914895?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/4431152552860914895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/sungguh-telah-dekat-hari-qiamat-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4431152552860914895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4431152552860914895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/sungguh-telah-dekat-hari-qiamat-dan.html' title='“Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah “(Q.S. Al-Qamar: 1)”'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-783067888838344117</id><published>2010-09-08T11:40:00.001+07:00</published><updated>2010-09-08T11:40:55.717+07:00</updated><title type='text'>Onani di sisi agama dan kesehatan</title><content type='html'>Sejenak penulis mencoba membongkar masalah ini melalui informasi dari berbagai nara sumber yang ada, sangat banyak dialami oleh kaum muda. Bukanlah rahasia bahwa onani (masturbasi) sering dilakukan oleh kaum muda yang belum menikah. Bukan hanya pria diantaranya wanita pun ada yang melakukannya. bagaimana syari’at kita memandang permasalahan ini, dari sisi hukum agama dan kesehatan? Bener ga sih  onani itu merupakan penyelesaian yang bisa menekan gejolak seksualitas seseorang? Onani adalah masturbasi dan memiliki beberapa istilah adalah rancap,yang maksudnya melakukan perangsangan organ sendiri dengan cara menggesek-geseknya melalui tangan atau benda-bendai lainya hingga mengeluarkan sperma dan mencapai orgasme. Dalam bahasa gaulnya adalah coli, ngocok atau main sabun yaitu kegiatan yang dilakukan seseorang dalam memenuhi kebutuhan seksualnya, ada yang menggunakan tambahan alat bantu seperti sabun, Vibration atau benda-benda yang pas digunakan (:D), sehingga dengan itu seseorang bisa mengeluarkan sperma yang dalam bahasa resminya ejakulasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dari onani adalah untuk melepaskan keinginan nafsu seksual dengan jalan yang tidak bersenggama. dari sumber yang didapat, dalam islam onani dikenal dengan beberapa nama yaitu, al-istimna’ al-istimna’ billkaff, nikah al-yad, jildu umairah, al-i’timar atau ‘adatus sirriyah. Masturbasi yang dilakukan oleh wanita, disebut al-ilthaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penelitian, Pemuda &amp; Pemudi yang berumur antara 13 – 20 tahun merupakan usia yang paling mendominasi dalam melakukan onani. dan yang paling banyak melakukan onani adalah orang yang belum menikah, menjanda, duda dll. dibandingkan dengan wanita, pria lebih mendominasi untuk melakukan onani. penyebabnya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Nafsu seksual anak perempuan tidak datang melonjak dan eksplosif, berbeda dengan anak laki-laki.&lt;br /&gt;    * Perhatian anak perempuan tidak tertuju kepada masalah sanggama atau karena mimpi seksual dan mengeluarkan sperma(ihtilam) lebih banyak dialami oleh anak-anak laki-laki. Mimpi erotis yang menyebabkan orgasme pada anak perempuan terjadi jika perasaan itu telah dialaminya dalam keadaan terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan kesehatan mengatakan bahwa onani tidak merusak kesehatan kalo tidak berlebihan yah maksimal 1bulan 1 kali lahh.. :D . karena ia hanyalah mengeluarkan apa yang berlebihan pada tubuh kehilangan benih tidaklah merugikan tubuh karena kelenjar benih akan segera mengisi kekosongan. Walau tidak memberi dampak secara medis, masturbasi dapat memberi dampak pada keintiman dan kelanggengan pernikahan. Dari penelitian Dr. Archibald mengatakan bahwa pria yang bermasturbasi akan terus melakukannya sekalipun telah menikah. Mereka bermasturbasi karena ketagihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan menurut agama onani adalah perbuatan yang di kategorikan dosa besar ( wah.. penulis ikut menyesal setelah tau hal ini dari nara sumber :) ) ). tetapi ada alasan lain yang membuat hal ini tidak menjadi berdosa. Nah.. kenapa begitu ya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksudkan dengan tidak berdosa dalam onani adalah hal-hal bukanlah bertujuan menghalalkan perbuatan onani tetapi didasarkan kepada kaedah usul fiqh yang menyatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperbolehkan melakukannya takala anda ingin menghindari dari yang namanya Zina.Tetapi di sini perlu diperhatikan bahawa onani yang di sahkan dari prinsip yang di atas hanyalah dalam suasana yang amat menekan, berbeda pula dengan onani yang dilakukan setiap hari atau setiap waktu yang terlahir dari Video B*k*p, gambar-gambar hot atau angan-angan ketika melihat seseorang yang bisa dikatakan seksi boo. yang jelas kesimpulannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Onani pada dasarnya adalah perbuatan yang haram disisi agama islam&lt;br /&gt;    * Sebagian ahli fiqih mengatakan bahwa onani di shah kan jikalau seseorang itu berkeyakinan bahwa ia akan dapat menjauhi perbuatan yang lebih terjerumus dalam kesalahan agama yang lebih besar. seperti Zinah, Keabsahan ini bukan berarti menghalalkan onani loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wah.. menyesal rasanya.. tapi, bagi yang udah terlanjur, tidak ada habis-habisnya pengampunan Allah untuk kita. karna pada dasarnya Allah maha pengasih, maha penyayang dan maha pengampun, maka bersyukurlah kita dijadikan manusia. nah, kalo ada diantara kalian merasa lebih mengerti dalam hal ini, silahkan tuangkan semuanya demi kebahagiaan bersama. Semoha tuhan selalu mengampuni orang yang bertobat. amiiin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Bagi yang udah terlanjur kebanyakan onani dimasa muda biasanya akan mengalami ejakulasi dini. jangan menyesal, karna http://www.solusipria.com akan segera membantu anda dengan cara alami dan permanen. sudah terbukti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-783067888838344117?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/783067888838344117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/onani-di-sisi-agama-dan-kesehatan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/783067888838344117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/783067888838344117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/onani-di-sisi-agama-dan-kesehatan.html' title='Onani di sisi agama dan kesehatan'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-1601083493514746316</id><published>2010-09-08T11:30:00.000+07:00</published><updated>2010-09-08T11:31:49.475+07:00</updated><title type='text'>Tipe pria yang disukai wanita</title><content type='html'>Menurut survey yang ada, Wanita menyukai pria bukan karna bertampang ganteng atau berkantong tebal. survey membuktikan bahwasannya ada beberapa kategori pria yang disukai wanita atara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas Pria Yang Disukai Wanita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Percaya Diri&lt;br /&gt;Keyakinan diri adalah kualitas utama yang sering dicari oleh wanita. Lakukan hal-hal yang terbaik misalnya kalau anda mahir bermain badminton, maka teruskan bermain badminton dan juga c0ba bermain sepakbola. Secara tidak langsung bakat dan kemahiran yang dimiliki akan menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdiri tegak ketika bercakap. Tetapi cara terbaik untuk membuatkan anda yakin pada diri sendiri ialah memandang wanita tepat pada matanya. Cara ini membuatkan anda kelihatan lebih yakin dan matang. Si dia juga akan memberi tindak balas yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Humoris Tinggi&lt;br /&gt;Jangan bercakap terlalu serius atau ketawa yang dibuat-buat. Anda dianjurkan agar tidak bersama teman wanita ketika si dia bersedih. Kemungkinan ini akan membuatkan dirinya lebih berduka. Paling tidak, coba mengingati film atau kisah lucu yang anda pernah tonton lalu menceritakan kepadanya agar si dia kembali tersenyum. Bujukan dengan cara ini akan lebih masuk ke dalam hati daripada memaksakan diri mewujudkan suasana ceria. Anda boleh mencari ide agar si dia dapat melupakan krisis yang dihadapinya. Di samping itu anda juga boleh membantunya menyelesaikan kekusutan yang melanda jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Romantis&lt;br /&gt;Wanita sebenarnya menginginkan lelaki yang romantik. Lelaki yang romantik ialah lelaki yang pandai mengambil hati dan bijak berkata-kata. Sikap yang mengambil berat tentang diri mereka dan penyayang menjadi salah satu aspek yang sering diberi perhatian oleh wanita. Biarpun mereka kelihatan agresif tetapi dalam hal pemilihan teman lelaki kebanyakannya mencari yang romantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Lelaki Bijak&lt;br /&gt;Wanita sering bermimpikan lelaki yang bijak pandai. Untuk kekuatan, selalulah berolahraga karena ini akan menambahkan jumlah oksigen ke dalam otak. Fikiran menjadi lapang dan otak mudah menerima ilmu atau perkara baru. Wanita suka lelaki yang bijak dan rajin membaca. Anda tidak harus seorang ahli akademik tetapi Anda bisa mulai belajar karena ini akan memperlihatkan anda seorang yang intelek. Selain gagah, hati wanita mudah cair dengan lelaki yang kelihatan intelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menyukai Anak-Anak&lt;br /&gt;Wanita menganggap seorang lelaki bijak adalah berpengetahuan luas dalam pelbagai bidang termasuk menjaga anak-anak. Hati wanita mudah tersentuh dengan lelaki yang suka anak-anak. Ini membuktikan anda layak menjadi bapa yang penyayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bijak Berdandan&lt;br /&gt;Lelaki juga hendaklah pandai merawat atau memanjakan tubuh. Selain pakaian yang sesuai dan kemas, kebersihan tubuh juga hendaklah diberi perhatian. Selain itu, kuku hendaklah dipotong rapi dan bersih&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-1601083493514746316?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/1601083493514746316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/tipe-pria-yang-disukai-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1601083493514746316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1601083493514746316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/tipe-pria-yang-disukai-wanita.html' title='Tipe pria yang disukai wanita'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-4587538049262283724</id><published>2010-09-08T11:27:00.000+07:00</published><updated>2010-09-08T11:29:24.461+07:00</updated><title type='text'>Imam Mahdi ternyata orang indonesia?</title><content type='html'>Saya akan menyampaikan beberapa isi dari buku “Oktober 2015 Imam Mahdi Akan Datang” dari penulis Jaber Bolushi. Penulis buku tersebut mengakui sekarang kita sudah berada di akhir zaman dimana tanda-tanda dekatnya kiamat sudah terjadi sekitar 95% jadi tanda-tanda yang belum muncul tinggal 5% saja. Percayalah bahwa Kiamat sudah dekat, bahkan pernah ada film-nya di SCTV “Kiamat Sudah Dekat”. Buku ini mengambil sumber utama-nya dari Al-Quran. Jadi Al-Quran sungguh hebat, peristiwa yang sudah terjadi atau yang akan terjadi ternyata bisa diketahui dengan mempelajari Al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramalan2 pada buku tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2008 =&gt; Israel akan memperluas daerahnya. Terjadi pengusiran besar-besaran rakyat Palestina oleh kaum Yahudi tersebut. Mereka akan menentukan garis batas akhir negara Israel dan membangun pemukiman besar di Palestina bagi kaum Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2010 =&gt; Atas kebijakan presiden baru AS, ia akan menarik pasukannya yang berada di Iraq. Karena AS akan mencoba menaklukkan negara-negara lain, seperti Sudan, Mesir dan Syria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2014 =&gt; Dimulainya Perang Dunia ke 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21 Maret – 9 Mei 2014 =&gt; Terjadi perubahan cuaca yang amat radikal akibat asteroid yang mendekat (atau mungkin menabrak) Bumi. Terjadi hujan yang sangat lebat selama 50 hari tersebut, menyebabkan rusaknya hampir seluruh lahan pertanian di Bumi. Bencana tersebut adalah bencana terbesar yang pernah terjadi semenjak Adam as turun ke Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan-bulan awal 2015 =&gt; AS menguasai Sudan, lalu memasuki Mesir namun gagal menaklukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;April 2015 =&gt; Munculnya Sufyani sebagai pemimpin kejam di Damaskus, Syria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 Ramadhan tahun itu =&gt; Seruan yang datang dari langit yang menandakan Imam Mahdi akan datang dan menyuruh manusia untuk mengikuti ajaran Imam Mahdi. Seruan itu datang ke seluruh tempat di dunia dalam bahasa masing-masing dan dapat dimengerti oleh seluruh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oktober 2015 =&gt; Asteroid kecil yang menubruk Missisipi di AS, menyebabkan kekacauan besar di AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 Oktober 2015 =&gt; Imam Mahdi muncul di Mekkah.&lt;br /&gt;(Saya mendapat informasi dari orang soleh dan beriman bukan dukun / tukang sihir bahwa Imam Mahdi sebetulnya sudah ada namun dihilangkan ke alam lain oleh Allah sama seperti Nabi Isa (kalo tidak salah dihilangkan tahun 1927 atau 1935 saya lupa dicari catatan sudah hilang), jadi Imam Mahdi akan muncul lagi ke bumi secara langsung di Mekah. Jadi percuma mencari Imam Mahdi sekarang tidak akan ketemu, karena telah dihilangkan oleh Allah SWT. Dan Ini juga mengagetkan saya, bahwa Imam Mahdi yang kita tunggu itu ternyata orang Indonesia dari sebuah kota kecil di Jawa Tengah, awalnya saya tidak percaya, dugaan saya Imam Mahdi pastinya orang arab tapi ternyata ya benar Imam Mahdi adalah seseorang dari Jawa Tengah tersebut, ciri-cirinya juga mirip namanya sama dengan nabi Muhammad, yakni Muhammad bin Abdullah dan banyak ciri-ciri lainnya, namun beliau ini sudah meninggal (dihilangkan) dan akan muncul lagi tahun Oktober 2015).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24 Oktober 2015 =&gt; Imam Mahdi dibai’at di Ka’bah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian =&gt; Pasukan Sufyani bergerak menuju Kuffah dan menimbulkan kekacauan besar disana, namun kemudian dapat ditumpas. Sedangkan itu pasukan yang lain bergerak menuju Madinah dan menghancurkan kota tersebut termasuk Masjid Nabawi. Pasukan tersebut ingin membunuh Imam Mahdi di Mekkah, namun ditumpas oleh pasukan malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian =&gt; Pasukan Imam Mahdi bergerak menuju Kuffah dan mendirikan pusat pemerintahan disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Februari 2016 =&gt; Asteroid kedua yang menubruk pantai barat AS, AS semakin menuju jurang kehancuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 September 2018 =&gt; Nabi Isa as datang dari langit untuk membantu Imam Mahdi dalam misi Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Februari 2019 =&gt; AS hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Februari 2019 =&gt; Israel menghancurkan Masjidil Aqsha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2019 – 2021 =&gt; Kaum Yahudi dari seluruh dunia berbondong-bondong ke Israel. Terjadi eksodus besar-besaran pada masa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Agustus 2022 =&gt; Imam Mahdi merebut Jerusalem, Israel pun hancur. Tanggal ini berpapasan dengan Tish B’Av, hari besar dalam Yahudi yang merupakan hari kehancuran I Haikal Solomon oleh Raja Nebuchadnezzar dan kehancuran II Haikal Solomon oleh Raja Titus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tahu kebenarannya seberapa benar, tapi setidaknya, dengan adanya ini kita bisa membuka hati untuk semakin mendekatkan diri kepada ALLAH.SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam posting ini saya bertujuan untuk mencari kebenaran  isi buku itu, karna pada dasarnya saya sangat tidak percaya atas kutipan diatas apakah benar atau salah.  Saya sangat berharap anda membenarkan dari isi buku yang lagi heboh itu. Mohon  untuk saudara-saudara muslim membenarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita semua selalu dalam lindungan dan ampunan ALLAH.SWT. amiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-4587538049262283724?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/4587538049262283724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/imam-mahdi-ternyata-orang-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4587538049262283724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4587538049262283724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/imam-mahdi-ternyata-orang-indonesia.html' title='Imam Mahdi ternyata orang indonesia?'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-7418556588439741118</id><published>2010-09-08T11:13:00.000+07:00</published><updated>2010-09-08T11:17:08.143+07:00</updated><title type='text'>Ramalan 2009-2043</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebelumnya, Saya tidak berharap Anda untuk mempercayai semua ramalan tersebut karena kita hidup di dunia ini selalu dihadapkan pada realita yang terkadang sangat berbeda dengan mimpi kita. Jika dikoreksi lagi, tidak 100% ramalan Jucelino selalu tepat.Namun setidaknya kita dapat lebih waspada, lebih memperkuat iman dan menjaga keutuhan bumi ini untuk kehidupan kita dan anak cucu kita kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jucelino Nobrega da Luz yang berasal dari Brasil, lahir 07 Maret 1960, profesinya saat ini adalah sebagai seorang guru bahasa Inggris dan Jerman di sebuah sekolah di Brasil, dan dengan istri serta kedua anaknya menjalani hidup yang sederhana dan dia adalah penduduk yang sangat biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramalan Jucelino Secara Beruntun Terbukti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila orang atau makna yang ditemuinya di dalam mimpi termasuk urusan pribadi, ia hanya memberitahukan kepada yang bersangkutan, tetapi jika yang bersangkutan adalah seorang kepala negara atau tokoh terkenal dan berkuasa di dalam masyarakat, selain akan berefek besar terhadap masyarakat, maka ia juga akan memberitahu pers dan media massa di negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan Jucelino dengan ahli ramal lainnya ialah, firasat yang ditemui dalam mimpinya akan disampaikannya secara utuh dan tanpa diseleksi, langsung kepada yang bersangkutan. Selain itu seperti yang disampaikan di atas, ia juga memberitahu kepada yang bersangkutan tentang pendokumentasian perihal ramalannya di biro notaris pemerintah, atau memperoleh bukti pengiriman dari jawatan pos negara, adakalanya ia mengirim surat yang dilampiri resi tentang suratnya atau mengirim berita singkat kepada yang bersangkutan. Oleh karena itu ia setiap hari membutuhkan biaya cukup besar untuk keperluan korespondensi firasat mimpinya. Biaya-biaya tersebut harus berasal dari penghasilan minim seorang guru yang kehidupan sehari-harinya dilakukan dengan berhemat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung aja pada intinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa ramalan Jucelino tentang masa depan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Tahun 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tanggal 25 Januari bakal terjadi gempa bumi besar ber-skala richter 8,9 menyerang Osaka dan Kobe, Jepang, dikuatirkan korban tewas mencapai beberapa puluh ribu orang.&lt;br /&gt;- Bulan November di Jepang terjadi lagi gempa bumi besar, bakal ada ribuan orang tewas.&lt;br /&gt;- Terjadi pemberontakan terhadap pemerintahan Brasil dikarenakan krisis ekonomi dan tidak mampu menerbitkan dana asuransi dan pensiun, sehingga rakyat di ibu kota dan penjara memberontak.&lt;br /&gt;- Tanggal 24 Agustus Istambul, Turki, bakal terjadi gempa bumi besar berskala Richter 8,9, jalanan banyak yang retak dan patah.&lt;br /&gt;- Tanggal 16 Desember di wilayah timur Sumatera, Indonesia, bakal terjadi 7,8 skala Richter gempa bumi, ribuan orang tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tahun2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temperatur beberapa negara Afrika kemungkinan besar meningkat hingga 58° Celcius, bersamaan itu terjadi kekurangan air bersih yang parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suhu di Afrika bisa mencapai 58° Celcius, angka yang pada awal mendengar seolah-olah sulit dipercaya, namun pada kenyataannya pada awal bulan Mei 2007, menurut info para pelancong yang pergi ke sekitar wilayah Afrika, temperatur di Yunani dan Turki sudah mencapai 39° hingga 40° Celcius, sedangkan ibu kota utama Irak dan jazirah Arab temperatur tingginya bertahan di suhu 45° – 46° Celcius, pada musim panas suhu tertinggi dimungkinkan terjadi. Suhu awal Mei saja sudah sedemikian tinggi, bisa dibayangkan pada tahun 2010 kelak pemanasan global bakal semakin parah, temperatur di banyak negara Afrika sangat dimungkinkan mencetak rekor tertinggi yang susah dibayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 15 Juni pasar saham di New York bakal runtuh, ekonomi dunia akan memasuki kondisi krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya jaman es kedua. Ia juga meramalkan dengan tepat tentang anomali cuaca, salah satunya, pada tahun 2003 terjadi suhu panas di Eropa, di dalam surat peringatan tanggal 29 Oktober 2001 Jucelino meramalkan: “Alam akan menyerang balik bumi, kenaikan temperatur di Perancis, Jerman dan Portugal menimbulkan puluhan ribu korban tewas, bencana ini bisa terjadi pada tahun 2003 dan 2004.” Realitanya, suhu musim panas di Eropa pada tahun 2003 mencapai puncaknya, terdapat sekitar 35 ribu orang mati kepanasan. Diantaranya di Perancis dan Jerman yang paling hebat, korban tewas di Perancis sebanyak 14.000 jiwa, di Jerman sekitar 7.000 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemanasan global&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disimak dari ramalan Jucelino, pemanasan global semakin lama semakin naik, sampai tahun 2012 suhu di negara Afrika barangkali bisa mencapai 58° Celcius yang meresahkan orang, bersamaan dengan itu juga bisa terjadi kekurangan air yang parah, sesudah itu suhu juga akan semakin naik, hingga tahun 2015 suhu rata-rata bumi bisa mencapai 59° Celcius, banyak orang akan mati kepanasan, ketakutan besar umat manusia akan semakin mengglobal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila betul-betul terjadi seperti itu, tentu saja bisa berakibat kekeringan dan kekurangan pasokan pangan dan menimbulkan ketegangan antar negara, Jucelino juga meramalkan tahun 2011 bisa jadi kekurangan air maka menimbulkan meletusnya perang baru, tentang perang ini ia tidak meramalkan secara rinci, namun dirasakan itu bukannya perang perbatasan yang sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun gejala pemanasan yang terjadi sekarang ini bukannya seperti yang dianggap para pakar cuaca bahwa “kecepatan pemanasan sangat lamban”, melainkan melonjak dengan drastis. Akan tetapi pemanasan seolah-olah juga mutlak tidak berlangsung terus menerus, sesudah pemanasan global, telah menanti gejala berbalik menjadi ekstrim dingin. Asalkan suhu bumi sedemikian meningkat drastis, pulau Greenland dan kutub selatan akan ada es dalam jumlah cukup besar yang meleleh, hal mutlak yang tak dapat dihindari, alhasil sirkulasi besar samudra menjadi lemah sehingga berubah menjadi efek pendinginan, meluncur secepat kilat, yang menandakan akan terjadi sebuah kelahiran jaman es baru. Dalam ramalan Jucelino sepertinya juga dibuktikan bahwa pada tahun 2027 sesudah terjadi keadaan pendinginan global, masih lagi akan menghadapi sebuah jaman es yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi detail ramalan tersebut:&lt;br /&gt;“Gunung berapi Yellow Stone Park di Amerika mulai meletus, oleh karena semburan api begitu besar sehingga menga-kibatkan lahar dan asap akan meluas ke segala penjuru hingga sejauh 1.600 km, seperti Kansas, Nebraska dan Montana dan lain sebagainya, bakal mengalami bencana besar, sesudah gunung api ini meletus bisa terlahir lagi jaman es baru. Letusan gunung berapi bukan hanya terjadi di Yellow Stone Park , di seluruh tempat di dunia bisa juga terjadi, oleh karena semburan asap telah menutupi matahari, lebih-lebih lagi arus sirkulasi besar dari samudera terhenti maka telah merangsang pembentukan gejala pendinginan global.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemanasan global gempa bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tahun 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Penelitian metode penyembuhan penyakit kanker berhasil dengan sukses, akan tetapi jenis penyakit baru lainnya bakal muncul.&lt;br /&gt;- Wabah beracun yang mematikan bakal muncul, dinamakan ALS (red.: terjemahan harfiah, belum tentu akurat) atau”Heroes” yang menyebabkan kehilangan kekebalan tubuh, apabila terjangkit penyakit tersebut, dalam tempo 4 jam bakal meninggal.&lt;br /&gt;- Flu burung jenis H5N1 mulai resmi menyerang umat manusia, hingga tahun 2013 terdapat sekitar 73.000.000 orang tewas karena virus ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri khas ramalan Jucelino tidak saja meramalkan penyakit menular dan terjadinya gempa, bahkan penyakit yang belum terjadi dan nama dari gempapun bisa diramal, misalnya judul buku karangan Al Gore, mantan wakil presiden AS, berjudul An Inconvenient Truth, angin puting beliung menyapu ibu kota Brazil, Rio de Janeiro menimbulkan ribuan korban tewas, ALS sebutan untuk penyakit menular yang muncul pada tahun 2011, gempa bumi besar dari San Francisco, AS, tahun 2006 dinamakan The Big One dan lain-lain contoh tipikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tahun 2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Oleh karena perluasan area kebakaran ladang sewaktu musim kekeringan, gurunisasi dimulai, antara tahun 2015 – 2020 rimba belantara Amazon bakal lenyap.&lt;br /&gt;- Mulai 6 Desember langit berubah memasuki jaman awan hitam, disebut sebagai kabut pekat karena cuaca.&lt;br /&gt;- Oleh karena tersebar luasnya penyakit menular umat manusia mulai punah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramalan Jucelino, Andaikata umat manusia kita masih mempertahankan keadaan seperti sekarang ini, umat manusia dari tahun 2008 – 2012 bakal menjalani hari-hari penuh ketakutan, pertanda awal sebelum bencana terjadi, langit di seluruh dunia akan diselimuti dengan “awan hitam”. Selalu merasakan bencana demi bencana besar yang akan disongsong oleh dunia di masa depan, termasuk pergerakan cuaca dan meletusnya perang, bencana diupayakan menjadi 0, apabila masih saja terjadi, juga apabila mengubah cakupannya menjadi kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parahnya situasi telah begitu mendesak, tapi jikalau kita umat manusia masih saja berkeras kepala mempertahankan ketidakpedulian dan mati rasa, Jucelino memperingatkan kepada umat manusia tentang ramalan masa depan yang gelap, seakan-akan sudah bakal terjadi secara terus menerus. Kita setiap orang harus sadar, lebih-lebih harus menyadari sikonnya yang begitu parah, entah secara pribadi, kelompok, tingkatan negara, menjaga pos kerja masing-masing, bertindak dengan gerakan nyata, karena batas terakhir bakal tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tanpa tenaga” dan “minim tenaga” mutlak tak bisa disamakan, makna tanpa tenaga ialah tak peduli menggalang berapa banyak orangpun tak akan terbentuk tenaga, sedangkan minim tenaga, bila jumlah orang yang dikumpulkan semakin banyak, maka tenaganya bisa berubah semakin perkasa. Misalkan saja dimulai dari diri sendiri masing-masing orang, meskipun tenaga seseorang lemah, namun kita bisa mempengaruhi beberapa juta bahkan puluh juta orang, menentukan sebuah kekuatan perkasa yang bisa dibentuk untuk mengubah bencana besar pada masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tahun 2013&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Penelitian untuk metode penyembuhan penyakit kanker selain tumor otak dinyatakan berhasil.&lt;br /&gt;- Pulau Bahama dari kepulauan Hindia barat (gugus kepulauan dekat Karibia), antara tanggal 1 -25 November terjadi gempa bumi dikarenakan letusan gunung berapi di canares (LaPalma) dan the Yellowstone – Supervolcano, sesudah itu juga bakal terjadi tsunami super raksasa setinggi 150 meter, gelombang tsunami setinggi kira-kira 80 meter akan menyapu lautan Karibia, daratan AS, Brazil dan lain-lain juga bakal diterjang masuk jauh ke daratan hingga 15 – 20 km. Sebelum tsunami terjadi, air laut akan surut sedalam 6 meter, sejumlah besar penyu juga akan mulai bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diramalkan oleh Jucelino di saat anjing dan kucing mengetahui akan ada bencana besar menimpa, mereka tentu akan melarikan diri dari tempat tinggalnya, 24 jam sebelum meninggalkan lokasi mereka akan menunjukkan tanda-tanda gerakan tak lazim, maka itu kita bisa berdasarkan hal tersebut menjadikannya sebagai standar pengamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tahun 2014&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Planet kecil perlahan-lahan mendekati bumi dan ada kemungkinan bertubrukan dengan bumi, eksistensi planet kecil ini mempengaruhi permasalahan tentang timbul tenggelamnya umat manusia di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Tahun 2015&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengahan November suhu rata-rata dunia kemungkinan mencapai 59° Celcius, ada banyak orang mati kepanasan, dengan demikian kekalutan besar dunia semakin parah saja.&lt;br /&gt;Antara tahun 2012 – 2015 Gunung Krakatau Meletus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gunung krakatau meletus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Tahun 2016&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pertengahan bulan April terjadi serangan taifun, ada ibu kota di Tiongkok mengalami kerusakan, sekitar 1.000 orang tewas.&lt;br /&gt;- Presiden AS saat ini George W. Bush bakal masuk ruang gawat darurat RS, jiwanya di ambang kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tahun 2018&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai masalah pendekatan planet kecil ke bumi, para pemimpin berbagai pemerintahan dunia berkumpul mengadakan rapat penanggulangannya. Jucelino pada tahun 2000 sudah meramalkan, selain itu juga memberitahu keberadaan planet kecil itu kepada NASA, pada tanggal 31 Juni 2002 sebagian kecil petinggi NASA menamakan planet kecil tersebut “2002NZT7″.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Tahun 2019&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kemungkinan besar solusi dari hasil penelitian bakal menggunakan kekuatan ilmiah, akan tetapi apabila bumi bertabrakan dengannya, maka bisa mengakibatkan 1/3 penduduk dunia musnah. Jucelino meramalkan kemungkinan planet kecil menubruk bumi sebesar 60%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wilayah laut timur Jepang bakal terjadi gempa bumi super besar yang masih lebih hebat daripada gempa bumi besar yang pernah terjadi di lautan Sumatera , Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Tahun 2023&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Gempa bumi akan terjadi di San Francisco dengan kekuatan 8.9 skala richter pada tanggal 09 Februari 2023&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Tahun 2025&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Para pakar klimatologi menemukan kembali planet kecil, ternyata sangat mungkin bertabrakan kembali dengan bumi, kemungkinan bertubrukan mencapai 80%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Tahun 2026&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Terjadi gempa super besar di San Francisco pada 17 July 2026 dengan kekuatan 10.8 skala richter, disebut sebagai “The Big One”, patahan besar San Andreas Fault bisa rusak, negara bagian California bisa hancur, banyak kawah gunung berapi bakal terbuka kembali, ketinggian tsunami juga bisa melebihi 150 meter. Kerusakan yang terjadi mencapai 300x dari gempa tsunami pada tanggal 26 Desember 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Tahun 2036&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- 80% kemungkinan terjadi tubrukan asteroid pada tanggal 11/11/2036 (Para ahli astronomi akan mulai ateroid tersebut melintas pada tanggal 13/04/2036)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Tahun 2043&lt;br /&gt;Penduduk dunia berkurang secara drastis, terdapat sekitar 80% penduduk tewas di dalam bencana.&lt;br /&gt;Waktu yang diberikan kepada umat manusia tidak tersisa banyak, mulai Desember 2007, awan hitam bakal menyebar keseluruh pelosok dunia. Ramalan Jucelino, Andaikata umat manusia kita masih mempertahankan keadaan seperti sekarang ini, umat manusia dari tahun 2008 – 2012 bakal menjalani hari-hari penuh ketakutan, pertanda awal sebelum bencana terjadi, langit di seluruh dunia akan diselimuti dengan “awan hitam”. Selalu merasakan bencana demi bencana besar yang akan disongsong oleh dunia di masa depan, termasuk pergerakan cuaca dan meletusnya perang, bencana diupayakan menjadi 0, apabila masih saja terjadi, juga apabila mengubah cakupannya menjadi kecil, akhir tahun 2007 adalah batas paling akhir umat manusia mulai mendusin. Jucelino mendambakan akhir tahun 2007 di dunia bakal terjadi “perubahan kesadaran” yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang saya katakan di awal tulisan, saya tidak berharap Anda untuk mempercayai semua ramalan tersebut karena kita hidup di dunia ini selalu dihadapkan pada realita yang terkadang sangat berbeda dengan mimpi kita. Jika dikoreksi lagi, tidak 100% ramalan Jucelino selalu tepat.Namun setidaknya kita dapat lebih waspada, lebih memperkuat iman dan menjaga keutuhan bumi ini untuk kehidupan kita dan anak cucu kita kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita serahkan segalanya kepada ALLAH Yang Maha Kuasa karena dengan kuasa-Nya kita ada dan dengan kuasa-Nya pula kita binasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karna Allah maha mengetahui apa yang ada di balik segala2nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasan lebih lengkap dan sumber berasal dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.jucelinodaluz.com.br/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.martin-wagner.org/prophecies.htm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.mysteriousuniverse.org/tag/jucelino-nobrega-da-luz/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.richardpalace.com/2008/05/24/jucelino-nobrega-da-luz/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.ratingyoutube.com/watch?v=D_oYupKBZ1k&amp;feature=related&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://semuabisnis,com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-7418556588439741118?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/7418556588439741118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/ramalan-2009-2043.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/7418556588439741118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/7418556588439741118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2010/09/ramalan-2009-2043.html' title='Ramalan 2009-2043'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-3080700359397250387</id><published>2009-12-20T06:13:00.001+07:00</published><updated>2009-12-20T06:13:58.821+07:00</updated><title type='text'>MENATA HATI MENGELOLA DIRI</title><content type='html'>Orang bijak mengataka “ mendung memang kelabu, tetapi mendung itu pasti akan berlalu”. Kalau permasalahan dianggap sebagai beban maka yang terjadi adalah penumpukan rasa tertekan ang pada akhirnya akan memicu stress. Sedangkan apabila permasalahan dianggap sebagai tantangan , maka akal budi kita akan menuntun menuju sosial terbaik, yang denga pengalaman tersebut akan mendewasakan dan mencerdaskan pribadi kita. &lt;br /&gt;Bagaimana caranya ? berikut adalah langkah-langkahnya. &lt;br /&gt;1.  Merubah sikap dan persepsi&lt;br /&gt;Mungkin kita belum memahami dengan baik peran-peran yang ada dalam kehidupan ini, maka kita harus merubah cara pandang dan sikap dari negatif menjadi positif. Dari menganggap tugas-tugas kita adalah sesuatu yang berat dan melelahkan menjadi sikap poditif bahwa tugas-tugas yang diemban adalah mulia dan membanggakan.&lt;br /&gt;2. Membangun Kepercayaan diri&lt;br /&gt;Percaya diri tidak melulu beratri berani tampil di depan orag lain, tetapi juga percaya diri bahwa kita memang mapu untuk melaksanakan tugas peran-paeran sebagai masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diatas itu semua, mari kita kembalikan segalanya pada sang maha pemilik alam dan jiwa ini dengan berserah diri. Bersihkan hati dan pikiran, yang menurut Ary Ginanjar Agustiar dalam buku ESQ 165 Way sebagai Zero Mind Process, agar kita lebih pandai mendengar suara hati kita yang bening. Bertawakal dan mendekatkan hati dan jiwa pada tuhan yang maka kuasa.&lt;br /&gt;Hidup sebenarnya jauh lebih sederhana daripada yang pernah kita bayangkan. Maka apabila menghadapi masalah, daripada merasa menderita, lebih baik kita berdamai dengan masalah. Beberapa diantaranya adalah denga mempaerkuat iman dan taqwa, beribadah penuh cinta bukan sekedar kewajiban, menghadapi masalah dengan sistematis dan proporsional, menerima segala perubahan degan penuh ikhlas da berusaha berarti bagi orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-3080700359397250387?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/3080700359397250387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/menata-hati-mengelola-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3080700359397250387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3080700359397250387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/menata-hati-mengelola-diri.html' title='MENATA HATI MENGELOLA DIRI'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-3042998682510383194</id><published>2009-12-20T06:11:00.000+07:00</published><updated>2009-12-20T06:13:17.911+07:00</updated><title type='text'>Asal Mula  BUKIT CATU</title><content type='html'>Alkisah di pedalaman pulau bali, terdapat sebuah desa yang subur dan makmur. Sawah dan ladangnya selalu memberikan hasil panen yang melimpah. Di desa itu, tinggal seorang petani yang bernama Pak Jurna dan istrinya. Mereka menginginkan hasil panennya lebih banyak dari sebelumnya. “Sebaiknya pada musim tanam padi sekarang ini kita kaul” usul Pak Jurna pada istrinya. “Kaul apa, pak ?” sahut bu jurna. “Begini, kalau hasil panen meningkat, maka kita akan membuat sebuah tumpeng besar”. Ujar Pak Jurna. Ibu jurna pun menyetujuainya.&lt;br /&gt;Ternyata hasil panennya menigkat. Sesuai dengan niat mereka, maka Pak Jurna dan istrinya membuat sebuah tumpeng besar disertai dengan pesta makan dan minum. Namun Pak Jurna dan istrinya belum puas dengan hasil panen yang diperolehnya. Maka mereka berkaul lai untuk musim panen berikutnya. “Jika hasil panen padi kita meningkat lagi, kita akan membuat tiga tumpeng yang besar-besar”, kata Pak Jurna yang diiyakan oleh istrinya. Mereka ingin mengadakan pesta makan dan minum yang lebih meriah lagi dari sebelumya. &lt;br /&gt;Tibalah pada panen berikutnya, ternyata benar-benar terjadi. Hasil panennya lebih menigkat. Pak Jurna dan istrinya melaksanakan kaulnya. Sebagian dari sisa panennya dibelikan hewan ternak oleh Pak Jurna. Tetapi mereka belum merasa puas. Pak Jurna dan istrinya berkaul lagi, bila hasil poanen dan ternaknya menjadi lebih banyak maka akan membuat lima buah tumpeng besar. Panen berikutnya, benar-benar melimpah ruah dan ternaknya semakin banyak. “Suatu anugerah dari sang dewata, karena yang kita mohon selalu terkabul”, ucap Pak Jurna. &lt;br /&gt;Pada suatu pagi yang indah, Pak Jurna pergi ke sawah. Setibanya di tepi sawah, ia melihat sesuatu yang aneh. “Onggokan tanah sebesar catu?” tanyanya dalam hati. “Perasaanku onggokan tanah itu kemarin belum ada!”, pikir Pak Jurna sambil mengingat-ingat. Catu adalah alat penakar beras dari tempurung kelapa. Pak Jurna melanjutkan niatnya untuk berkeliling sawahnya. Setibanya di rumah, dia bercerita pada istrinya tentang apa yang telah dilihatnya. Ia mengusulkan pada istrinya untuk membuat catu nasi seperti yang dilihatnya di sawah. Sang isteri menyetujuinya. Mereka merencanakan membuat beberapa catu nasi, dengan harapa hasil panennya menjadi melimpah ruah melebihi hasil panen orang lain.&lt;br /&gt;Hasil panen Pak Jurna melipah ruah. Lumbung padinya penuh. Para tetangga sangat takjub akan keberhasilan dan keberuntungan Pak Jurna yan tiada bandingnya. Pak Jurna dan isterinya membuat beberapa catu nasi. Pesta dilaksanakan dengan sangat meriah. Beberapa catu nasi dibawa ke tempat sebuah catu yang berupa onggokan tanah berada. Namun Pak Jurna sangat terkejut melihat catu tersebut bertambah besar.&lt;br /&gt;Pak Jurna segera pulang kerumah dan memerintahkan isterinya untuk membuat catu yang lebih besar lagi. Sebuah catu yang dimaksud telah siap dibawa ke sawah. Sambil bersenandung Pak Jurna membawa catu nasi besar. Namun setelah Pak Jurna tiba di tempat yang di tuju, Pak Jurna terkejut. “ Astaga ! catu semakin tinggi dan besar!” teriaknya. “tidak apa-apa. Aku masih mempunyai simpanan beras yang dapat membuat catu sebesar ini”, ujar Pak Jurna dengan sombongnya.&lt;br /&gt;Setiap Pak Jurna membuat catu lebih besar, onggokan tanah yang berupa catu bertambah besar dan tinggi. Lama kelamaan catu itu menjadi sebuah bukit. Pak Jurna dan isterinya tak bisa berbuat apa-apa. Mereka tidak sanggup lagi membuat catu nasi. Kemudian apa yang terjadi? Pak Jurna jatuh miskin karena perbuatan dan keangkuhannya sendiri. Akhirnya, onggokan tanah itu telah berubah menjadi bukit yang dinamai bukit catu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan Moral : Bersyukurlah atas segala sesuatu yang telah diberikan oleh yang maha kuasa. Jangan serakah dan sombong, karena perbuatan itu akan mendapatkan balasan yang sangat pedih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-3042998682510383194?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/3042998682510383194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/asal-mula-bukit-catu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3042998682510383194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3042998682510383194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/asal-mula-bukit-catu.html' title='Asal Mula  BUKIT CATU'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-1873594815587460694</id><published>2009-12-18T13:31:00.000+07:00</published><updated>2009-12-18T13:33:41.580+07:00</updated><title type='text'>BAGAIMANA PERTUMBUHAN TANAMAN ANGGREK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SysiNkHu84I/AAAAAAAAAGk/FXOPJpHeV5Q/s1600-h/254.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 98px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SysiNkHu84I/AAAAAAAAAGk/FXOPJpHeV5Q/s320/254.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416460593272910722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya telah diulas tentang bentuk pertumbuhan dan habitat dari tanaman anggrek. Yang mana hal itu, berpengaruh terhadap kebutuhan tanaman anggrek untuk pertumbuhannya. Untuk tumbuh dengan baik, dan berbunga rajin, tanaman anggrek membutuhkan kondisi tertentu. Apalagi saat ini, dengan manipulasi genetik dan hibrida yang sudah tingkat tinggi, manipulasi iklim juga diperlukan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada beberapa faktor dasar yang sangat menentukan pertumbuhan tanaman angrek, dan ini harus tercukupi. Bila ingin pertumbuhan tanaman baik dan rajin berbunga. &lt;br /&gt;1.  Intensitas Cahaya&lt;br /&gt;Memberikan peran utama terhadap pembentukan karbohidrat pada proses fotosiintesis, dan pembongkaran karbohidrat pada proses respirasi yang akan menghasilkan energi yang digunakan untuk pertumbuhan tanaman. Untuk memperoleh intensitas yang sesuai dengan yang diinginkan maka digunakan peneduh atau shading paranet. Kelebihan atau kekurangan intensitaas cahaya  akan mempengaruhi pertumbuhan anggrek. Setiap jenis tanaman anggrek membutuhkan intensitas cahaya matahari yang berbeda.&lt;br /&gt;2.  kelembapan udara&lt;br /&gt;  Kelembaban udara adalah jumlah uap air yang terkandung di udara (RH), Relatif Umidity. Umumnya semakin tinggi temperatur mengakibatkan penguapan yang tinggi, sehingga kelembaban udara juga ikut tinggi. Pada budidaya anggrek sebagian besar jenis anggrek menginginkan kelembaban minimal 60%. Anggrek yang berada dikelembaban yang terlalu rendah akan mengalami penguapan yang berlebih, sehingga terjadi dehidrasi. Biasanya ditunjukkan dengan permukaan daun anggrek atau Bulb yang mengerut kekuningan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Temperatur&lt;br /&gt;  Temperetur berpengaruh terhadap pertumbuhan dan pembungaan anggrek. Setiap anggrek memiliki penyesuaian tertentu terhadap temperatur sekitarnya. Dan akan mempengaruhi pertumbuhannya, baik pertumpuhan vegetatif maupun pertumbuhan generatif. Misalnya dendrobium sangat sesuai ditanam ditemperatur siang antara 28 – 32 oC dan bila dibudidayakan dikisaran temperatur 22 -24 oC maka akan mengalami kemunduran berbunga. Phalaenopsis menghendaki suhu yang optimal antara 18 -24 oC. Bila dibudidayakan didaerah panas akan dominan pada pertumbuhan vegetatif,  dan kualitas bunga akan jelek.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4.  Sirkulasi Udara&lt;br /&gt;  Sirkulasi udara memegang peranan penting dalam pertukaran O2 dan CO2 dilingkungan. Selain itu sirkulasi udara juga berfungsi mengendalikan kondisi kelembaban udara. Anggrek, bila dibudidayakan pada tempat dengan sirkulasi udara yang kurang baik, akan mengalami kelambanan pertumbuhan dan pembungaan, dan lebih rentan terhadap serangan penyakit. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk memberikan hasil yang terbaik, keempat faktor diatas saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan. Keempatnya harus terpenuhi. Nursery anggrek bila telah memenuhi keempat faktor tersebut, dijamin kualitas tanaman yang dihasilkan akan baik. Tinggal menambah menejemen pemeliharaan untuk menghasilkan yang lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-1873594815587460694?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/1873594815587460694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/bagaimana-pertumbuhan-tanaman-anggrek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1873594815587460694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1873594815587460694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/bagaimana-pertumbuhan-tanaman-anggrek.html' title='BAGAIMANA PERTUMBUHAN TANAMAN ANGGREK'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SysiNkHu84I/AAAAAAAAAGk/FXOPJpHeV5Q/s72-c/254.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-6760715051700392350</id><published>2009-12-18T13:27:00.000+07:00</published><updated>2009-12-18T13:31:17.648+07:00</updated><title type='text'>Mengenal lebih jauh karakteristik tanaman anggrek</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SyshYO2lvWI/AAAAAAAAAGc/lpQQkjYIQKk/s1600-h/123.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 104px; height: 94px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SyshYO2lvWI/AAAAAAAAAGc/lpQQkjYIQKk/s320/123.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416459677030792546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Anggrek, Siapa yang tidak mengenalnya? Variasi bunganya bermacam – macam, dan sasoknya cantik mempesona. Eksistensinya sebagai  tanaman hias di Indonesia sudah cukup lama. Anggrek sudah dikenal sejak 200 tahun lalu dan sejak 50 tahun terakhir mulai dibudidayakan secara luas. Saat ini dengan perkembangan teknologi, lahir silangan-silangan anggrek yang lebih indah.&lt;br /&gt;Anggrek mempunyai variasi jenis cukup banyak, baik yang species maupun hibrida. Masing-masing jenis memerlukan perlakuan yang berbeda pula. Tak kenal maka tak sayang. Jangan sampai  para kolektor, hobiis, atau anda yang sekedar suka,  tidak mengenal karakter anggrek yang di banggakan. Bukan tidak mungkin akan kecewa. Ketika didapati anggrek tersebut layu atau mati tanpa diketahui penyebabnya.&lt;br /&gt;Tanaman anggrek mempunyai bentuk pertumbuhan yang berbeda-beda, hal ini digolongkan menjadi 2 bagian; yaitu :&lt;br /&gt;1.    Monopodial&lt;br /&gt;Anggrek tipe ini hanya memiliki satu batang dan satu titik tumbuh. Daun-daun baru selalu tumbuh dari ujung batangnya. &lt;br /&gt;Contoh : Phalaenopsis, Vanda.&lt;br /&gt;2.   Simpodial&lt;br /&gt;Batang memiliki lebih dari satu titik tumbuh. Titik tumbuh ditandai oleh munculnya tunas baru disekitar batang utama. Anggrek ini bila dewasa akan membentuk rumpun. Anggrek Dapat diperbanyak dengan cara split, stek batang dan biji.&lt;br /&gt;Contoh : Dendrobium, cattleya, Oncidium, Cymbidium&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berdasarkan habitatnya (tempat tumbuhnya) tanaman anggrek dibedakan menjadi 4 kelompok sebagai berikut :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;a.   Anggrek Epifit&lt;br /&gt;Anggrek yang tumbuh menumpang pada pohon lain tanpa merugikan tanaman inangnya dan membutuhkan naungan dari cahaya matahari, akar anggrek menyerap makanan dari air hujan, kabut dan udara disekitarnya&lt;br /&gt;Contoh : Dendrobium, Cattleya, Phalaenopsis, Oncidium&lt;br /&gt;b.   Anggrek Saprofit&lt;br /&gt;Anggrek yang tumbuh pada media yang mengandung humus atau daun-daun kering serta membutuhkan sedikit cahaya matahari.&lt;br /&gt;Contoh : Goodyera sp.&lt;br /&gt;c.   Anggrek Terestrial&lt;br /&gt;Anggrek yang tumbuh ditanah dan membutuhkan cahaya matahari langsung, itulah sebabnya anggrek jenis ini disebut anggrek tanah&lt;br /&gt;Contoh : Spataglotis, Arachnis, Vanda&lt;br /&gt;d.   Anggrek Litofit&lt;br /&gt;Anggrek yang tumbuk pada batu-batuan atau tanah berbatu dan tahan terhadap matahari penuh. Anggrek ini mengambil makanan dari air, hujan, udara, humus dan bagian tubuhnya yang telah mati&lt;br /&gt;Contoh : Paphiopedilum&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dasar pengetahuan inilah yang harus dipahami oleh kolektor maupun hobiis anggrek. Pada dasarnya perawatan anggrek sangat gampang. Namun yang harus juga diketahui adalah agaimana tanaman anggrek mau berbunga dengan rajin. Percuma punya tanaman anggrek terawat dengan bagus, subur, tapi tidak mau berbunga. Karena anggrek yang menjadi perhatian adalah pada keindahan bunganya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-6760715051700392350?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/6760715051700392350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/mengenal-lebih-jauh-karakteristik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/6760715051700392350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/6760715051700392350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/mengenal-lebih-jauh-karakteristik.html' title='Mengenal lebih jauh karakteristik tanaman anggrek'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SyshYO2lvWI/AAAAAAAAAGc/lpQQkjYIQKk/s72-c/123.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-9028980591154114013</id><published>2009-12-18T13:24:00.000+07:00</published><updated>2009-12-18T13:26:46.620+07:00</updated><title type='text'>Perawatan anggrek</title><content type='html'>Anggrek atau Orchidaceae termasuk dalam keluarga tanaman bunga-bungaan. Anggrek terdapat pada hutan yang gelap, di lereng yang terbuka, pada batu karang yang terjal, pada batu-batuan didaerah pantai dengan garis pasang surut tinggi. Bahkan di tepi gurun pasir pun anggrek dapat ditemukan. Tumbuh dari kutub utara sampai daerah katulistiwa dan selatan pada semua benua kecuali Antartika. &lt;br /&gt;Anggrek yang banyak digemari adalah anggrek epifit dari daerah tropis. &lt;br /&gt;Anggrek mempunyai lebih banyak jenis (species) nya daripada keluarga tanaman bunga-bungaan lainnya. Para ahli tumbuh-tumbuhan berkeyakinan anggrek mempunyai lebih dari 25.000 species yang tersebar di seluruh dunia. Tetapi karena kerusakan hutan kita kehilangan species yang belum dikenali dan tidak tahu dengan pasti berapa jumlahnya. &lt;br /&gt;Indonesia terkenal di seluruh dunia dengan kekayaan anggreknya yang mempunyai lebih dari 4000 species anggrek yang tersebar di hampir semua pulau. Kalimantan, Papua, Sumatera, Jawa termasuk pulau-pulau yang terkenal didunia karena kekayaan anggreknya.  Genus yang banyak tumbuh meliputi : Vanda, Phalaenopsis, Paphiopedilum, Dendrobium, Coelogyne, Cymbidium, Bulbophyllum dll.&lt;br /&gt;Anggrek yang terkenal dari Indonesia adalah "anggrek bulan" (Phalaenopsis amabilis) yang diangkat sebagai "Bunga Nasional" dan dijuluki "puspa pesona", dan "anggrek kantung" (Paphiopedilum javanicum). &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;KARAKTERISTIK &lt;br /&gt;Perbedaan tanaman anggrek dengan tanaman bunga-bungan lainnya adalah pada bentuk bunganya.&lt;br /&gt;Pada bunga anggrek umumnya : &lt;br /&gt;• mempunyai tiga sepal (daun kelopak bunga). Salah satunya yang terletak pada bagian belakang (punggung) yang menghadap keatas dinamakan sepal dorsal. &lt;br /&gt;• mempunyai tiga petal (daun mahkota bunga) yang letaknya selang seling dengan daun kelopak bunga. Salah satu dari petal yang terletak dibawah berbentuk seperti lidah yang disebut labellum (bibir bunga), membuat bunga simetris antara kiri dan kanan. &lt;br /&gt;• putik dan benang sari (bagian jantan dan betina) yang bergabung bersama pada bagian yang disebut column. &lt;br /&gt;• tepung sari yang biasanya berkumpul bersama pada bagian yang disebut pollinia. &lt;br /&gt;• buahnya mempunyai biji yang sangat kecil dan banyak. &lt;br /&gt;• tangkai bunga dapat berkelak-kelok saat pertumbuhannya, tergantung arah sumber cahaya. &lt;br /&gt;      JENIS ANGGREK&lt;br /&gt;Berdasarkan pertumbuhannya secara umum anggrek dibagi menjadi 2 jenis : &lt;br /&gt;• Anggrek Simpodial : Biasanya pola tumbuhnya horizontal seperti tumbuhan merambat. Batang tumbuhnya disebut rhizome. Rhizome terbaring horizontal pada permukaan tanah dan akar-akarnya tumbuh pada sekitar panjang rhizome dengan arah menurun dan membuat batang vertikal keatas yang disebut umbi semu (pseudobulb). Ada yang pseudobulb nya memanjang keatas seperti batang (cane), dan ada pula yang pendek dan bulat atau pipih.  Salah satu fungsi dari pseudobulb adalah sebagai tempat penyimpanan air dan sari makanan. Pseudobulb yang berkerut adalah tanda tanaman tersebut mengalami masalah dalam penyerapan air.  Setiap pseudobulb mempunyai satu sampai beberapa daun. Tunas baru muncul dari dasar pseudobulb yang sudah tua dan tempat titik tumbuhnya disebut "eye" (mata).  Pada jenis pseudobulb yang pendek dan bulat, ada yang dibungkus oleh pelepah daun (sheath) dimana dari dasar pseudobulb tersebut bunga akan muncul, contoh : coelogyne, Oncidium.  Pada pseudobulb yang berbentuk batang (cane), tangkai bunga akan muncul dari ujung batangnya, contoh: dendrobium. &lt;br /&gt;• Anggrek Monopodial : Anggrek yang tumbuh keatas dari satu batang (stem). Daunnya akan bertambah terus dari ujung batang selama hidupnya. Jenis ini tidak mempunyai rhizome dan pseudobulb, dan biasanya tumbuh akar udara (aerial root) dari sepanjang batangnya. Tangkai bunga (spike/inflorescence) tumbuh dari sisi batang dan dimulai dari sebelah bawah (bukan dari ujungnya), berbeda dengan sympodial (dendrobium) dimana tangkai bunga tumbuh dari ujung batang. Jika ujung batangnya rusak karena busuk (contoh: jenis phalaenopsis) atau dipotong/distek (contoh: jenis vanda), maka akan muncul batang baru dari sisi batang lama dan daun akan tumbuh dari batang baru tersebut. &lt;br /&gt;Berdasarkan tempat tumbuhnya, anggrek dibagi menjadi beberapa jenis : &lt;br /&gt;• Epiphyte:&lt;br /&gt;Angrek yang tumbuh menumpang pada batang tanaman lainnya tetapi tidak parasit (tidak mengambil sari makanan dari tanaman tersebut). Dengan demikian anggrek akan memperoleh posisi yang lebih baik untuk mendapatkan cahaya yang lebih. Akarnya melekat pada dahan pohon dan mendapatkan air hanya dari hujan dan kabut. &lt;br /&gt;• Lithophyte:&lt;br /&gt;Anggrek yang tumbuh pada batu-batuan. Mereka menggunakan batu sebagai pegangannya. &lt;br /&gt;• Saprophyte:&lt;br /&gt;Anggrek yang tumbuh pada humus dan daun-daun kering. &lt;br /&gt;• Terrestrial:&lt;br /&gt;Anggrek yang tumbuh pada padang rumput, tanah humus dihutan. &lt;br /&gt; Berdasarkan kisaran suhu udara yang sesuai, anggrek dibagi dalam 3 jenis : &lt;br /&gt;• Anggrek suhu dingin (gunung, ketinggian 2000-4000m) : tumbuh baik pada suhu 15-21°C pada siang hari dan 10-13°C pada malam hari. Contoh : Cymbidium, Masdevallia, Miltonia, Odontoglossum, Oncidium, Paphiopedilum&lt;br /&gt;• Anggrek suhu sedang (dataran tinggi, 750-2000m) : tumbuh baik pada suhu 21-32°C pada siang hari dan 13-18°C pada malam hari. Contoh : Brassavola, Cattleya, Dendrobium, Epidendrum, Laelia, Paphiopedilum (molted leaves) &lt;br /&gt;• Anggrek suhu panas (dataran rendah, 0-750m) : tumbuh baik pada suhu 26 35°C pada siang hari dan 18-24°C pada malam hari. Contoh : Phalaenopsis, Vanda, beberapa jenis Dendrobium. &lt;br /&gt;NAMA ANGGREK&lt;br /&gt;Seperti keluarga tanaman lainnya, secara umum anggrek dibagi dalam kelompok besar yang disebut genus (genera) dan dibagi lagi menjadi sub-genus yang mengelompokkan anggota genus tsb (species) yang mempunyai karakteristik sama. Dari sebuah species mungkin ada yang mempunyai beberapa varietas, misal : dendrobium anosmum var. superbum, dendrobium anosmum var. huttonii, dll. &lt;br /&gt;Seperti lazimnya semua tanaman, anggrek pun mempunyai nama. Baik itu nama berdasarkan ilmu pengetahuan yang menggunakan nama latin maupun nama yang diberikan oleh penduduk dimana anggrek tsb tumbuh (nama lokal/populernya).&lt;br /&gt;Untuk keseragaman secara ilmiah, nama tanaman menggunakan sistim penamaan binomial (nama ganda). Sehingga setiap anggrek mempunyai nama awal (first name) dan nama akhir (last name) seperti nama kebanyakan orang. &lt;br /&gt;Kata pertama menunjukkan genusnya (atau intergenerik jika anggrek tsb hasil persilangan antar genus). &lt;br /&gt;Kata kedua adalah nama speciesnya (atau nama yang diberikan oleh penyilangnya untuk anggrek silangan). &lt;br /&gt;Agar nama anggrek hasil silangan dapat diakui oleh seluruh dunia, maka anggrek tersebut harus didaftarkan pada the International Orchid Registrar yang saat ini dikelola oleh The Royal Horticultural Society.  &lt;br /&gt;Keterangan : Persilangan intergenerik adalah persilangan antar genus dalam satu keluarga, misalnya : &lt;br /&gt; Doritis dengan Phalaenopsis. &lt;br /&gt;  Brassavola dengan Cattleya dan Laelia. &lt;br /&gt; Brassia dengan Miltonia dan Oncidium, dll. &lt;br /&gt;Untuk keseragaman dalam cara penulisannya maka huruf pertama dari kata pertama (nama genus) pada anggrek species menggunakan huruf besar dan kata keduanya (nama speciesnya) menggunakan huruf kecil semua. Pada anggrek species semua kata ditulis dengan huruf miring (italic). &lt;br /&gt;Untuk anggrek hibrida (silangan), huruf pertama dari kata pertama (nama genus atau intergenerik) menggunakan huruf besar dan huruf pertama dari kata keduanya juga menggunakan huruf besar. Untuk anggrek hibrida kata pertama ditulis dengan huruf miring(italic), sedang kata kedua dan seterusnya dengan huruf tegak (normal). &lt;br /&gt;Contoh nama anggrek species : &lt;br /&gt;• Coelogyne pandurata (nama lokalnya : anggrek hitam). &lt;br /&gt;• Dendrobium crumenatum (anggrek merpati). &lt;br /&gt;• Dendrobium secundum (anggrek sikat). &lt;br /&gt;• Grammatophylum speciosa (anggrek tebu). &lt;br /&gt;• Phalaenopsis amabilis (anggrek bulan). &lt;br /&gt;• Paphiopedilum javanicum. &lt;br /&gt;Contoh nama anggrek hibrida : &lt;br /&gt;• Brassavola Little Stars. &lt;br /&gt;• Dendrobium Blue Sky. &lt;br /&gt;• Blc. Alma Kee (Brassolaeliocattleya : Brassavola, Laelia dan Cattleya).&lt;br /&gt;• Epc. Middleburg (Epicattleya : Epidendrum dan Cattleya). &lt;br /&gt;Agar penulisannya menjadi lebih singkat, kadang-kadang nama genus atau nama intergeneriknya disingkat. Dibawah ini ada beberapa singkatan nama genus dan intergenerik yang biasa digunakan. &lt;br /&gt;Arach. :  Arachnis&lt;br /&gt;Aranda :  Aranda (Intergenerik : Arachnis x Vanda)&lt;br /&gt;Arnth. :  Aranthera (Arachnis x Renanthera)&lt;br /&gt;Ascda. :  Ascocenda (Ascocentrum x Vanda)&lt;br /&gt;B. :  Brassavola&lt;br /&gt;Colm. :  Colmanara (Miltonia x Odontoglossum x Oncidium)&lt;br /&gt;Ctna. :  Cattleytonia (Broughtonia x Cattleya)&lt;br /&gt;Bc. :  Brassocattleya (Brassavola x Cattleya)&lt;br /&gt;Bl. :  Brassolaelia (Brassavola x Laelia)&lt;br /&gt;Blc. :  Brassolaeliocattleya (Brassavola x Laelia x Cattleya)&lt;br /&gt;Bulb. :  Bulbophyllum&lt;br /&gt;C. atau Catt. :  Cattleya&lt;br /&gt;Cym. :  Cymbidium&lt;br /&gt;D. atau Den. :  Dendrobium&lt;br /&gt;Dor. :  Doritis&lt;br /&gt;Dtps. :  Doritaenopsis (Doritis x Phalaenopsis)&lt;br /&gt;Epc. atau Epic. :  Epicattleya (Epidendrum x Cattleya)&lt;br /&gt;Gram. :  Grammatophyllum&lt;br /&gt;Hwra. :  Howeara (Leochilus x Oncidium x Rodriguezia)&lt;br /&gt;Kgw. :  Kagawara (Ascocentrum x Renanthera x Vanda)&lt;br /&gt;L. :  Laelia&lt;br /&gt;Lc. :  Laeliocattleya (Laelia x Cattleya)&lt;br /&gt;Milt. :  Miltonia&lt;br /&gt;Mttsa. :  Miltassia (Miltonia x Brassia)&lt;br /&gt;Mkra. :  Mokara (Arachnis x Ascocentrum x Vanda)&lt;br /&gt;O. atau Onc. :  Oncidium&lt;br /&gt;Paph. :  Paphiopedilum&lt;br /&gt;Phal. :  Phalaenopsis&lt;br /&gt;Pot. :  Potinara (Brassavola x Cattleya x Laelia x Sophronitis)&lt;br /&gt;Ren. :  Renanthera&lt;br /&gt;Soph. :  Sophronitis&lt;br /&gt;Sl. :  Sophrolaelia (Sophronitis x Laelia)&lt;br /&gt;Slc. :  Sophrolaeliocattleya (Sophronitis x Laelia x Cattleya)&lt;br /&gt;Spa. :  Spathoglottis&lt;br /&gt;V. :  Vanda&lt;br /&gt;Vdnps. :  Vandaenopsis (Vanda x Phalaenopsis)&lt;br /&gt;Vdps. :  Vandopsis&lt;br /&gt;Z. :  Zygopetalum&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PEMBIAKAN ANGGREK&lt;br /&gt;Anggrek dapat diperbanyak dengan cara :&lt;br /&gt;• Pembiakan generatif : Perbanyakan dengan biji buah yang telah masak.&lt;br /&gt;Masa masak buah anggrek sangat tergantung dari jenis anggreknya, dan iklim juga mempengaruhi kematangan buahnya.&lt;br /&gt;Pembiakan generatif ini memerlukan perlakuan yang khusus diantaranya biji harus steril dari hama dan penyakit. &lt;br /&gt;• Pembiakan vegetatif : Pembiakan dengan mengambil bagian tanaman induknya seperti : &lt;br /&gt; Stek untuk jenis monopodial. &lt;br /&gt; Memecah rumpun untuk jenis simpodial. &lt;br /&gt; Keiki, yaitu anak tanaman yang tumbuh dari batang atas (dendrobium), atau tangkai bunga (phalaenopsis). &lt;br /&gt; Kultur jaringan, yaitu mengambil sebagian jaringan tanaman untuk diperbanyak dengan melalui proses di laboratorium. Dengan cara ini bisa dihasilkan tanaman bebas virus meskipun tanaman induknya terjangkit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-9028980591154114013?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/9028980591154114013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/perawatan-anggrek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/9028980591154114013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/9028980591154114013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/perawatan-anggrek.html' title='Perawatan anggrek'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-8219400723128417338</id><published>2009-12-18T13:19:00.000+07:00</published><updated>2009-12-18T13:21:30.186+07:00</updated><title type='text'>KOLEKSI PUISI</title><content type='html'>DOA SEORANG SERDADU SEBELUM BERPERANG&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Oleh :&lt;br /&gt;W.S. Rendra&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Tuhanku, &lt;br /&gt;WajahMu membayang di kota terbakar &lt;br /&gt;dan firmanMu terguris di atas ribuan &lt;br /&gt;kuburan yang dangkal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak menangis kehilangan bapa &lt;br /&gt;Tanah sepi kehilangan lelakinya &lt;br /&gt;Bukannya benih yang disebar di bumi subur ini &lt;br /&gt;tapi bangkai dan wajah mati yang sia-sia &lt;br /&gt;Apabila malam turun nanti &lt;br /&gt;sempurnalah sudah warna dosa &lt;br /&gt;dan mesiu kembali lagi bicara &lt;br /&gt;Waktu itu, Tuhanku, &lt;br /&gt;perkenankan aku membunuh &lt;br /&gt;perkenankan aku menusukkan sangkurku &lt;br /&gt;Malam dan wajahku &lt;br /&gt;adalah satu warna &lt;br /&gt;Dosa dan nafasku &lt;br /&gt;adalah satu udara. &lt;br /&gt;Tak ada lagi pilihan &lt;br /&gt;kecuali menyadari &lt;br /&gt;-biarpun bersama penyesalan- &lt;br /&gt;Apa yang bisa diucapkan &lt;br /&gt;oleh bibirku yang terjajah ? &lt;br /&gt;Sementara kulihat kedua lengaMu yang capai &lt;br /&gt;mendekap bumi yang mengkhianatiMu &lt;br /&gt;Tuhanku &lt;br /&gt;Erat-erat kugenggam senapanku &lt;br /&gt;Perkenankan aku membunuh &lt;br /&gt;Perkenankan aku menusukkan sangkurku &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMA INI DI NEGERIMU&lt;br /&gt;Musthofa Bisri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini di negerimu &lt;br /&gt;Manuasia tak punya tempat &lt;br /&gt;Kecuali di pinggir-pinggir sejarah yang mampat &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Inilah negeri paling aneh &lt;br /&gt;Dimana keserakahan dimapankan &lt;br /&gt;Kekuasaan dikerucutkan &lt;br /&gt;Kemunafikan dibudayakan &lt;br /&gt;Telinga-telinga disumbat harta dan martabat &lt;br /&gt;Mulut-mulut dibungkam iming-iming dan ancaman &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang penting yang berpesta setiap hari &lt;br /&gt;Membiarkan leher-leher mereka dijerat dasi &lt;br /&gt;Agar hanya bisa mengangguk dengan tegas &lt;br /&gt;Berpose dengan gagah &lt;br /&gt;Di depan kamera otomatis yang gagu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah negeri paling aneh &lt;br /&gt;Negeri adiluhung yang mengimpor &lt;br /&gt;Majikan asing dan sampah &lt;br /&gt;Negeri berbudaya yang mengekspor &lt;br /&gt;Babu-babu dan asap &lt;br /&gt;Negeri yang sangat sukses &lt;br /&gt;Menernakkan kambing hitam dan tikus-tikus &lt;br /&gt;Negeri yang akngkuh dengan utang-utang &lt;br /&gt;Yang tak terbayar &lt;br /&gt;Negeri teka-teki penuh misteri &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini di negeri mu &lt;br /&gt;Kebenaran ditaklukkan &lt;br /&gt;Oleh rasa takut dan ambisi &lt;br /&gt;Keadilan ditundukkan &lt;br /&gt;Oleh kekuasaan dan kepentingan &lt;br /&gt;Nurani dilumpuhkan &lt;br /&gt;Oleh nafsu dan angkara &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini di negeri mu &lt;br /&gt;Manusia hanya bisa &lt;br /&gt;Mengintip masalahnya dibicarakan &lt;br /&gt;Menghabiskan anggaran &lt;br /&gt;Oleh entah siapa &lt;br /&gt;Yang hanya berkepentingan &lt;br /&gt;Terhadap anggaran &lt;br /&gt;Dan dirinya sendiri &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini di negeri mu &lt;br /&gt;Anginpun menjadi badai &lt;br /&gt;Matahari bersembunyi &lt;br /&gt;Bulan dan bintang tenggelam &lt;br /&gt;Burung-burung mati &lt;br /&gt;Bunga-bunga layu sebelum berkembang &lt;br /&gt;Dan tembang menjadi sumbang &lt;br /&gt;Puisi menjadi tak indah lagi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tersisa tinggal doa &lt;br /&gt;Dalam rintihan &lt;br /&gt;Mereka yang tersia-sia &lt;br /&gt;Dan teraniaya &lt;br /&gt;Untunglah allah yang maha tahu &lt;br /&gt;Masih berkenan memberi waktu &lt;br /&gt;Kepadamu untuk memperbaiki negerimu &lt;br /&gt;Dari kampus-kampusmu yang terkucil &lt;br /&gt;Ia mengirim burung-burung ababil &lt;br /&gt;Menghujani segala yang batil &lt;br /&gt;Dengan batu-batu membakar dari sijjil &lt;br /&gt;Dan pasukan bergajah abradah kerdil &lt;br /&gt;Bagai daun-daun dimakan ulat &lt;br /&gt;Beruntuhan menggigil &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negeri mu &lt;br /&gt;Kini telah menyingsing fajar peradaban baru &lt;br /&gt;Jangan tunggu, ambil posisi mu &lt;br /&gt;Proklamasikan kembali &lt;br /&gt;Kemerdekaan negeri mu &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAGU SEORANG GERILYA&lt;br /&gt;(Untuk puteraku Isaias Sadewa)&lt;br /&gt;Oleh : &lt;br /&gt;W.S. Rendra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau melayang jauh, kekasihku. &lt;br /&gt;Engkau mandi cahaya matahari. &lt;br /&gt;Aku di sini memandangmu, &lt;br /&gt;menyandang senapan, berbendera pusaka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara pohon-pohon pisang di kampung kita yang berdebu, &lt;br /&gt;engkau berkudung selendang katun di kepalamu. &lt;br /&gt;Engkau menjadi suatu keindahan, &lt;br /&gt;sementara dari jauh &lt;br /&gt;resimen tank penindas terdengar menderu. &lt;br /&gt;Malam bermandi  cahaya matahari, &lt;br /&gt;kehijauan menyelimuti medan perang yang membara. &lt;br /&gt;Di dalam hujan tembakan mortir, kekasihku, &lt;br /&gt;engkau menjadi pelangi yang agung dan syahdu &lt;br /&gt;Peluruku habis &lt;br /&gt;dan darah muncrat dari dadaku. &lt;br /&gt;Maka  di saat seperti itu &lt;br /&gt;kamu menyanyikan lagu-lagu perjuangan &lt;br /&gt;bersama kakek-kakekku yang telah gugur &lt;br /&gt;di dalam berjuang membela rakyat jelata &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAI, KAMU ! &lt;br /&gt; Oleh : &lt;br /&gt;W.S. Rendra&lt;br /&gt;Luka-luka di dalam lembaga, &lt;br /&gt;intaian keangkuhan kekerdilan jiwa, &lt;br /&gt;noda di dalam pergaulan antar manusia, &lt;br /&gt;duduk di dalam kemacetan angan-angan. &lt;br /&gt;Aku berontak dengan memandang cakrawala. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jari-jari waktu menggamitku. &lt;br /&gt;Aku menyimak kepada arus kali. &lt;br /&gt;Lagu margasatwa agak mereda. &lt;br /&gt;Indahnya ketenangan turun ke hatiku. &lt;br /&gt;Lepas sudah himpitan-himpitan yang mengekangku. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;ORANG-ORANG MISKIN&lt;br /&gt;Oleh : &lt;br /&gt;W.S. Rendra&lt;br /&gt;Orang-orang miskin di jalan, &lt;br /&gt;yang tinggal di dalam selokan, &lt;br /&gt;yang kalah di dalam pergulatan, &lt;br /&gt;yang diledek oleh impian, &lt;br /&gt;janganlah mereka ditinggalkan. &lt;br /&gt;Angin membawa bau baju mereka. &lt;br /&gt;Rambut mereka melekat di bulan purnama. &lt;br /&gt;Wanita-wanita bunting berbaris di cakrawala, &lt;br /&gt;mengandung buah jalan raya. &lt;br /&gt;Orang-orang miskin. Orang-orang berdosa. &lt;br /&gt;Bayi gelap dalam batin. Rumput dan lumut jalan raya. &lt;br /&gt;Tak bisa kamu abaikan. &lt;br /&gt;Bila kamu remehkan mereka, &lt;br /&gt;di jalan  kamu akan diburu bayangan. &lt;br /&gt;Tidurmu akan penuh igauan, &lt;br /&gt;dan bahasa anak-anakmu sukar kamu terka. &lt;br /&gt;Jangan kamu bilang negara ini kaya &lt;br /&gt;karena orang-orang berkembang di kota dan di desa. &lt;br /&gt;Jangan kamu bilang dirimu kaya &lt;br /&gt;bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya. &lt;br /&gt;Lambang negara ini mestinya trompah dan blacu. &lt;br /&gt;Dan perlu diusulkan &lt;br /&gt;agar ketemu presiden tak perlu berdasi seperti Belanda. &lt;br /&gt;Dan tentara di jalan jangan bebas memukul mahasiswa. &lt;br /&gt;Orang-orang miskin di jalan &lt;br /&gt;masuk ke dalam tidur malammu. &lt;br /&gt;Perempuan-perempuan bunga raya &lt;br /&gt;menyuapi putra-putramu. &lt;br /&gt;Tangan-tangan kotor dari jalanan &lt;br /&gt;meraba-raba kaca jendelamu. &lt;br /&gt;Mereka tak bisa kamu biarkan. &lt;br /&gt;Jumlah mereka tak bisa kamu mistik menjadi nol. &lt;br /&gt;Mereka akan menjadi pertanyaan &lt;br /&gt;yang mencegat ideologimu. &lt;br /&gt;Gigi mereka yang kuning &lt;br /&gt;akan meringis di muka agamamu. &lt;br /&gt;Kuman-kuman sipilis dan tbc dari gang-gang gelap &lt;br /&gt;akan hinggap di gorden presidenan &lt;br /&gt;dan buku programma gedung kesenian. &lt;br /&gt;Orang-orang miskin berbaris sepanjang sejarah, &lt;br /&gt;bagai udara panas yang selalu ada, &lt;br /&gt;bagai gerimis yang selalu membayang. &lt;br /&gt;Orang-orang miskin mengangkat pisau-pisau &lt;br /&gt;tertuju ke dada kita, &lt;br /&gt;atau ke dada mereka sendiri. &lt;br /&gt;O, kenangkanlah : &lt;br /&gt;orang-orang miskin &lt;br /&gt;juga berasal dari kemah Ibrahim &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GERILYA &lt;br /&gt;Oleh :&lt;br /&gt;W.S. Rendra&lt;br /&gt;Tubuh biru &lt;br /&gt;tatapan mata biru &lt;br /&gt;lelaki berguling di jalan&lt;br /&gt;Angin tergantung &lt;br /&gt;terkecap pahitnya tembakau &lt;br /&gt;bendungan keluh dan bencana&lt;br /&gt;Tubuh biru &lt;br /&gt;tatapan mata biru &lt;br /&gt;lelaki berguling dijalan &lt;br /&gt;Dengan tujuh lubang pelor &lt;br /&gt;diketuk gerbang langit &lt;br /&gt;dan menyala mentari muda &lt;br /&gt;melepas kesumatnya &lt;br /&gt;Gadis berjalan di subuh merah &lt;br /&gt;dengan sayur-mayur di punggung &lt;br /&gt;melihatnya pertama Ia beri jeritan manis &lt;br /&gt;dan duka daun wortel &lt;br /&gt;Tubuh biru &lt;br /&gt;tatapan mata biru &lt;br /&gt;lelaki berguling dijalan &lt;br /&gt;Orang-orang kampung mengenalnya &lt;br /&gt;anak janda berambut ombak &lt;br /&gt;ditimba air bergantang-gantang &lt;br /&gt;disiram atas tubuhnya &lt;br /&gt;Tubuh biru &lt;br /&gt;tatapan mata biru &lt;br /&gt;lelaki berguling dijalan &lt;br /&gt;Lewat gardu Belanda dengan berani &lt;br /&gt;berlindung warna malam &lt;br /&gt;sendiri masuk kota &lt;br /&gt;ingin ikut ngubur ibunya &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;GUGUR&lt;br /&gt; Oleh :&lt;br /&gt;W.S. Rendra&lt;br /&gt;Ia merangkak &lt;br /&gt;di atas bumi yang dicintainya &lt;br /&gt;Tiada kuasa lagi menegak &lt;br /&gt;Telah ia lepaskan dengan gemilang &lt;br /&gt;pelor terakhir dari bedilnya &lt;br /&gt;Ke dada musuh yang merebut kotanya &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Ia merangkak &lt;br /&gt;di atas bumi yang dicintainya &lt;br /&gt;Ia sudah tua &lt;br /&gt;luka-luka di badannya &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Bagai harimau tua &lt;br /&gt;susah payah maut menjeratnya &lt;br /&gt;Matanya bagai saga &lt;br /&gt;menatap musuh pergi dari kotanya &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Sesudah pertempuran yang gemilang itu &lt;br /&gt;lima pemuda mengangkatnya &lt;br /&gt;di antaranya anaknya &lt;br /&gt;Ia menolak &lt;br /&gt;dan tetap merangkak &lt;br /&gt;menuju kota kesayangannya &lt;br /&gt;Ia merangkak &lt;br /&gt;di atas bumi yang dicintainya &lt;br /&gt;Belumlagi selusin tindak &lt;br /&gt;mautpun menghadangnya. &lt;br /&gt;Ketika anaknya memegang tangannya &lt;br /&gt;ia berkata : &lt;br /&gt;" Yang berasal dari tanah &lt;br /&gt;kembali rebah pada tanah. &lt;br /&gt;Dan aku pun berasal dari tanah &lt;br /&gt;tanah Ambarawa yang kucinta &lt;br /&gt;Kita bukanlah anak jadah &lt;br /&gt;Kerna kita punya bumi kecintaan. &lt;br /&gt;Bumi yang menyusui kita &lt;br /&gt;dengan mata airnya. &lt;br /&gt;Bumi kita adalah tempat pautan yang sah. &lt;br /&gt;Bumi kita adalah kehormatan. &lt;br /&gt;Bumi kita adalah juwa dari jiwa. &lt;br /&gt;Ia adalah bumi nenek moyang. &lt;br /&gt;Ia adalah bumi waris yang sekarang. &lt;br /&gt;Ia adalah bumi waris yang akan datang." &lt;br /&gt;Hari pun berangkat malam &lt;br /&gt;Bumi berpeluh dan terbakar &lt;br /&gt;Kerna api menyala di kota Ambarawa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua itu kembali berkata : &lt;br /&gt;"Lihatlah, hari telah fajar ! &lt;br /&gt;Wahai bumi yang indah, &lt;br /&gt;kita akan berpelukan buat selama-lamanya ! &lt;br /&gt;Nanti sekali waktu &lt;br /&gt;seorang cucuku &lt;br /&gt;akan menacapkan bajak &lt;br /&gt;di bumi tempatku berkubur &lt;br /&gt;kemudian akan ditanamnya benih &lt;br /&gt;dan tumbuh dengan subur &lt;br /&gt;Maka ia pun berkata : &lt;br /&gt;-Alangkah gemburnya tanah di sini!" &lt;br /&gt;Hari pun lengkap malam &lt;br /&gt;ketika menutup matanya &lt;br /&gt;TAHANAN&lt;br /&gt;Oleh :&lt;br /&gt;W.S. Rendra&lt;br /&gt;Atas ranjang batu &lt;br /&gt;tubuhnya panjang &lt;br /&gt;bukit barisan tanpa bulan &lt;br /&gt;kabur dan liat &lt;br /&gt;dengan mata sepikan terali &lt;br /&gt;Di lorong-lorong &lt;br /&gt;jantung matanya &lt;br /&gt;para pemuda bertangan merah &lt;br /&gt;serdadu-serdadu Belanda rebah &lt;br /&gt;Di mulutnya menetes &lt;br /&gt;lewat mimpi &lt;br /&gt;darah di cawan tembikar &lt;br /&gt;dijelmakan satu senyum &lt;br /&gt;barat  di perut gunung &lt;br /&gt;(Para pemuda bertangan merah &lt;br /&gt;adik lelaki neruskan dendam) &lt;br /&gt;Dini hari bernyanyi &lt;br /&gt;di luar dirinya &lt;br /&gt;Anak lonceng &lt;br /&gt;menggeliat enam kali &lt;br /&gt;di perut ibunya &lt;br /&gt;Mendadak &lt;br /&gt;dipejamkan matanya &lt;br /&gt;Sipir memutar kunci selnya &lt;br /&gt;dan berkata &lt;br /&gt;-He, pemberontak &lt;br /&gt;hari yang berikut bukan milikmu ! &lt;br /&gt;Diseret di muka peleton algojo &lt;br /&gt;ia meludah &lt;br /&gt;tapi tak dikatakannya &lt;br /&gt;-Semalam kucicip sudah &lt;br /&gt;betapa lezatnya madu darah. &lt;br /&gt;Dan tak pernah didengarnya &lt;br /&gt;enam pucuk senapan &lt;br /&gt;meletus bersama &lt;br /&gt;Petani&lt;br /&gt;KEKECEWAAN PETANI&lt;br /&gt;Kau menanam padi susah payah&lt;br /&gt;Walau harus berjemur di sawah&lt;br /&gt;Tapi kau tidak takut kalah&lt;br /&gt;Dengan tikus-tikus sawah&lt;br /&gt;Walau hasil panen harus dijual murah&lt;br /&gt;Tapi tekadmu tidak akan goyah&lt;br /&gt;Sungguh besar jasamu petani&lt;br /&gt;Kau memanen padi dengan ani-ani&lt;br /&gt;Kau pergi ke sawah setiap hari&lt;br /&gt;Walau kau harus pergi pagi-pagi&lt;br /&gt;Jika kau panen kau juga berbagi&lt;br /&gt;Terima kasih atas jasa petani&lt;br /&gt;CINTA KEBERSIHAN&lt;br /&gt;Mari teman, mari kemari&lt;br /&gt;Kita singsingkan lengan baju&lt;br /&gt;Kita bersihkan rumah&lt;br /&gt;Kita bersihkan lingkungan&lt;br /&gt;Kita jaga selalu kebersihan&lt;br /&gt;Jangan biarkan sampah berserakan&lt;br /&gt;Buanglah sampah pada tempatnya&lt;br /&gt;Kita cinta kebersihan&lt;br /&gt;Rumah bersih nyaman&lt;br /&gt;Lingkungan bersih sehat&lt;br /&gt;DESAKU&lt;br /&gt;Desaku, tempat kudilahirkan&lt;br /&gt;Dan tempat kudibesarkan&lt;br /&gt;Kelestarian lingkungannya&lt;br /&gt;Sangat indah dan menawan&lt;br /&gt;Membuat orang tak bosan memandang&lt;br /&gt;Desaku sangat damai&lt;br /&gt;Tidak ada keributan&lt;br /&gt;Warganya rukun dan saling menyayangi&lt;br /&gt;By : M.Afif Kurniawan, siswa kelas IV Salman SDIT Al Furqon Palembang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah dan Ibu&lt;br /&gt;Ibu….Engkau telah mempertaruhkan dua nyawamu&lt;br /&gt;atau engkau akan kehilanganku dan ayah….&lt;br /&gt;Engkau telah membantu ibuku merawatku,&lt;br /&gt;mendidikku, dan membesarkanku&lt;br /&gt;Terima kasih atas segala kehormatan kalian&lt;br /&gt;untuk menjadikanku anakmu Oh….Ibu dan ayah….&lt;br /&gt;Aku sangat berterima kasih kepadamu&lt;br /&gt;Maafkan aku bila aku salah padamu&lt;br /&gt; Karya : Tami, Siswa Kelas IV Ali SDIT Al Furqon Palembang&lt;br /&gt;MATAHARI   &lt;br /&gt;Oleh : &lt;br /&gt;W.S. Rendra&lt;br /&gt;Matahari bangkit dari sanubariku. &lt;br /&gt;Menyentuh permukaan samodra raya. &lt;br /&gt;Matahari keluar dari mulutku, &lt;br /&gt;menjadi pelangi di cakrawala. &lt;br /&gt;Wajahmu keluar dari jidatku, &lt;br /&gt;wahai kamu, wanita miskin ! &lt;br /&gt;kakimu terbenam di dalam lumpur. &lt;br /&gt;Kamu harapkan beras seperempat gantang, &lt;br /&gt;dan di tengah sawah tuan tanah menanammu ! &lt;br /&gt;Satu juta lelaki gundul &lt;br /&gt;keluar dari hutan belantara, &lt;br /&gt;tubuh mereka terbalut lumpur &lt;br /&gt;dan kepala mereka berkilatan &lt;br /&gt;memantulkan cahaya matahari. &lt;br /&gt;Mata mereka menyala &lt;br /&gt;tubuh mereka menjadi bara &lt;br /&gt;dan mereka membakar dunia. &lt;br /&gt;Matahri adalah cakra jingga &lt;br /&gt;yang dilepas tangan Sang Krishna. &lt;br /&gt;Ia menjadi rahmat dan kutukanmu, &lt;br /&gt;ya, umat manusia ! &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;BULAN PURNAMA &lt;br /&gt;Oleh : &lt;br /&gt;W.S. Rendra&lt;br /&gt;Bulan terbit dari lautan. &lt;br /&gt;Rambutnya yang tergerai ia kibaskan. &lt;br /&gt;Dan menjelang malam, &lt;br /&gt;wajahnya yang bundar, &lt;br /&gt;menyinari gubug-gubug kaum gelandangan &lt;br /&gt;kota Jakarta. &lt;br /&gt;Langit sangat cerah. &lt;br /&gt;Para pencuri bermain gitar. &lt;br /&gt;dan kaum pelacur naik penghasilannya. &lt;br /&gt;Malam yang permai &lt;br /&gt;anugerah bagi sopir taksi. &lt;br /&gt;Pertanda nasib baik &lt;br /&gt;bagi tukang kopi di kaki lima. &lt;br /&gt;Bulan purnama duduk di sanggul babu. &lt;br /&gt;Dan cahayanya yang kemilau &lt;br /&gt;membuat tuannya gemetaran. &lt;br /&gt;“kemari, kamu !” kata tuannya &lt;br /&gt;“Tidak, tuan, aku takut nyonya !” &lt;br /&gt;Karena sudah penasaran, &lt;br /&gt;oleh cahaya rembulan, &lt;br /&gt;maka tuannya bertindak masuk dapur &lt;br /&gt;dan langsung menerkamnya &lt;br /&gt;Bulan purnama raya masuk ke perut babu. &lt;br /&gt;Lalu naik ke ubun-ubun &lt;br /&gt;menjadi mimpi yang gemilang. &lt;br /&gt;Menjelang pukul dua, &lt;br /&gt;rembulan turun di jalan raya, &lt;br /&gt;dengan rok satin putih, &lt;br /&gt;dan parfum yang tajam baunya. &lt;br /&gt;Ia disambar petugas keamanan, &lt;br /&gt;lalu disuguhkan pada tamu negara &lt;br /&gt;yang haus akan hiburan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BURUNG-BURUNG KONDOR &lt;br /&gt;  Oleh : &lt;br /&gt;W.S. Rendra&lt;br /&gt;Angin gunung turun merembes ke hutan, &lt;br /&gt;lalu bertiup di atas permukaan kali yang luas, &lt;br /&gt;dan akhirnya berumah di daun-daun tembakau. &lt;br /&gt;Kemudian hatinya pilu &lt;br /&gt;melihat jejak-jejak sedih para petani - buruh &lt;br /&gt;yang terpacak di atas tanah gembur &lt;br /&gt;namun tidak memberi kemakmuran bagi penduduknya. &lt;br /&gt;Para tani - buruh bekerja, &lt;br /&gt;berumah di gubug-gubug tanpa jendela, &lt;br /&gt;menanam bibit di tanah yang subur, &lt;br /&gt;memanen hasil yang berlimpah dan makmur &lt;br /&gt;namun hidup mereka sendiri sengsara. &lt;br /&gt;Mereka memanen untuk tuan tanah &lt;br /&gt;yang mempunyai istana indah. &lt;br /&gt;Keringat mereka menjadi emas &lt;br /&gt;yang diambil oleh cukong-cukong pabrik cerutu di Eropa. &lt;br /&gt;Dan bila mereka menuntut perataan pendapatan, &lt;br /&gt;para ahli ekonomi membetulkan letak dasi, &lt;br /&gt;dan menjawab dengan mengirim kondom. &lt;br /&gt;Penderitaan mengalir &lt;br /&gt;dari parit-parit wajah rakyatku. &lt;br /&gt;Dari pagi sampai sore, &lt;br /&gt;rakyat negeriku bergerak dengan lunglai, &lt;br /&gt;menggapai-gapai, &lt;br /&gt;menoleh ke kiri, menoleh ke kanan, &lt;br /&gt;di dalam usaha tak menentu. &lt;br /&gt;Di hari senja mereka menjadi onggokan sampah, &lt;br /&gt;dan di malam hari mereka terpelanting ke lantai, &lt;br /&gt;dan sukmanya berubah menjadi burung kondor. &lt;br /&gt;Beribu-ribu burung kondor, &lt;br /&gt;berjuta-juta burung kondor, &lt;br /&gt;bergerak menuju ke gunung tinggi, &lt;br /&gt;dan disana mendapat hiburan dari sepi. &lt;br /&gt;Karena hanya sepi &lt;br /&gt;mampu menghisap dendam dan sakit hati.   &lt;br /&gt;Burung-burung kondor menjerit. &lt;br /&gt;Di dalam marah menjerit, &lt;br /&gt;bergema di tempat-tempat yang sepi. &lt;br /&gt;Burung-burung kondor menjerit &lt;br /&gt;di batu-batu gunung menjerit &lt;br /&gt;bergema di tempat-tempat yang sepi &lt;br /&gt;Berjuta-juta burung kondor mencakar batu-batu, &lt;br /&gt;mematuki batu-batu, mematuki udara, &lt;br /&gt;dan di kota orang-orang  bersiap menembaknya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-8219400723128417338?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/8219400723128417338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/koleksi-puisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/8219400723128417338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/8219400723128417338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/koleksi-puisi.html' title='KOLEKSI PUISI'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-7928500797959956304</id><published>2009-12-18T13:16:00.000+07:00</published><updated>2009-12-18T13:17:48.990+07:00</updated><title type='text'>Mencegah lebih baik daripada mendapatkan warisan tak diinginkan tersebut.</title><content type='html'>Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Itulah mengapa, cegahlah penyakit itu agar tak sampai “mampir” pada anak. Lakukan observasi lewat data riwayat kesehatan keluarga, penyakit apa sajakah yang mungkin diturunkan kepada anak. Dengan demikian, kita dapat melakukan antisipasi, agar jangan sampai warisan tidak diinginkan itu diidap anak. Toh, untuk sebagian penyakit, kita masih memiliki waktu untuk mencegahnya.&lt;br /&gt;1. OBESITAS&lt;br /&gt;Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Anak dikatakan obesitas jika bila beratnya lebih dari 20% dari berat idealnya. Celakanya, faktor keturunan dapat memengaruhi terjadinya kegemukan. Dari hasil penelitian gizi di Amerika Serikat, dilaporkan bahwa anak-anak dari orangtua normal mempunyai 10% peluang menjadi gemuk. Peluang itu akan bertambah menjadi 40-50% bila salah satu orangtua menderita obesitas dan akan meningkat menjadi 70-80% bila kedua orangtua menyandang obesitas. Oleh karena itu, bayi yang lahir dari orangtua yang tambun akan mempunyai kecenderungan menjadi gemuk. Gemuk di saat bayi atau anak-anak mempunyai kemungkinan sulit menjadi kurus pada waktu dewasa, disebabkan pada anak-anak sudah membentuk sel yang jumlahnya lebih dari normal.&lt;br /&gt;Namun, bukan berarti obesitas tidak dapat dicegah. Angka di atas adalah risiko, karena gaya hidup sehat tetap menjadi faktor utama, apakah anak mengalami obesitas atau tidak.&lt;br /&gt;Itulah mengapa, cegahlah si kecil agar tidak mengalami obesitas, tindakan itu antara lain:&lt;br /&gt;  Mengurangi asupan makanan kaya gula seperti minuman ringan&lt;br /&gt;  Hindari mengonsumsi makanan berlemak terlalu sering&lt;br /&gt;  Jauhi mengonsumsi banyak camilan&lt;br /&gt;  Biasakan mengonsumsi makanan dengan gizi cukup dan seimbang&lt;br /&gt;  Konsumsi sayuran dan makanan kaya serat&lt;br /&gt;  Melakukan aktivitas fisik untuk membakar kalori&lt;br /&gt;2. ASMA&lt;br /&gt;Asma juga merupakan salah satu penyakit keturunan. Dari sebuah penelitian ditemukan, 30% penyakit asma diturunkan orangtua. Faktor ibu ternyata lebih kuat menurunkan asma dibandingkan dengan bapak. Penelitian lainnya menyebutkan, orangtua penderita asma kemungkinan 8-16 kali menurunkan asma dibandingkan dengan orangtua yang tidak asma, terlebih lagi bila si anak alergi terhadap tungau debu rumah.&lt;br /&gt;Itulah mengapa, bila salah satu orangtua misalnya ayah menderita asma, maka besar kemungkinan bayi yang dilahirkan dapat menderita asma di kemudian hari. Untuk itu, setiap bayi yang baru lahir dari orangtua yang mempunyai riwayat keturunan asma, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter keluarganya untuk mendapat nasihat agar anak ini tidak mengalami serangan asma di kemudian hari. Misal dengan menjaga kebersihan rumah dari debu, menjauhi makanan yang berisiko menimbulkan alergi, membersihkan binatang peliharaan secara teratur, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Bila si kecil menderita asma, lakukan pencegahan agar asmanya dapat terkontrol dan tidak mengganggu aktivitasnya. &lt;br /&gt;Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:&lt;br /&gt;  Gunakan obat-obat asma sesuai anjuran dokter. Sebisanya gunakan obat-obatan hirup sebelum terpaksa memakai obat-obatan oral (diminum). Sediakan dua obat, satu untuk mencegah timbulnya asma dan satu lagi untuk mengatasi jika serangan mendadak terjadi.&lt;br /&gt;  Kenali dan hindari faktor pencetus. Setiap anak umumnya memiliki faktor pencetus berbeda, ada yang karena makanan, minuman dingin, kacang, polusi, bau cat, debu, dan sebagainya.&lt;br /&gt;  Hindari olahraga atau aktivitas fisik terlalu berlebihan, ini akan membuat asma semakin cepat kambuh.&lt;br /&gt;  Jauhi stres. Hindari dengan gaya hidup sehat. Luangkan waktu untuk bermain bersama dan berekreasi.&lt;br /&gt;  Lakukan olahraga teratur agar tubuh si kecil tetap bugar dan sehat. Badan yang sehat dapat memperingan serangan asma.&lt;br /&gt;3. ALERGI&lt;br /&gt;Berdasarkan penelitian ilmiah, alergi pada anak sebagian besar disebabkan faktor keturunan. Jika kedua orangtua mempunyai bakat alergi, kemungkinan anak terserang alergi sekitar 70-80%. Tapi, jika hanya salah satu orangtua yang punya alergi, kemungkinannya menurun menjadi 30%. Selain faktor keturunan, alergi bisa tercetus karena faktor lingkungan. Faktor pencetus alergi dari luar ini disebut alergen, yang akan bekerja jika seorang anak membawa sifat alergi. Alergen ini sendiri dibedakan menjadi tiga, yaitu alergen hirup, makanan, dan alergen suntik. Pada alergen hirup, pemicunya paling banyak adalah tungau debu rumah, di samping serbuk sari. Reaksi alergi akibat tungau ini antara lain sesak nafas, bersin-bersin, atau batuk. Sedangkan alergen suntik disebabkan oleh gigitan serangga atau suntikan. Biasanya akan menimbulkan reaksi pada kulit, dan bentuknya bisa beragam.&lt;br /&gt;Cara mencegah: Bila ada riwayat keluarga, baik saudara kandung, orangtua, kakek, nenek, atau saudara dekat lain yang kena alergi atau asma, deteksi kemungkinan alergi ini bahkan ketika anak belum dilahirkan. Caranya:&lt;br /&gt;  Ibu perlu menghindari atau minimalkan penyebab alergi sejak hamil&lt;br /&gt;  Hindari pencetus alergi dari lingkungan, contoh kecoak, serta tungau yang sering ada pada karpet, kasur kapuk, sofa, gorden. Juga bulu binatang peliharaan seperti kucing, anjing.&lt;br /&gt;  Tunda pemberian makanan penyebab alergi seperti telur, kacang tanah, dan ikan, sampai usia di atas 2-3 tahun&lt;br /&gt;  Bila membeli makanan kemasan, biasakan untuk melihat komposisi bahan penyusunnya&lt;br /&gt;  Bila bayi minum ASI, ibu juga perlu menghindari makanan penyebab alergi. Bila ASI tidak memungkinkan, gunakan susu formula hipoalergenik&lt;br /&gt;Cara mengatasi:&lt;br /&gt;Jika anak telanjur menyandang alergi, sebaiknya: &lt;br /&gt;  Identifikasi pencetusnya dan hindari. Jika anak alergi debu, maka bersihkan karpet, boneka, kain, dan sebagainya.&lt;br /&gt;  Obat-obatan antialergi dapat digunakan tapi dalam jangka panjang tidak dianjurkan.&lt;br /&gt;4. BUTA WARNA&lt;br /&gt;Cirinya, antara lain anak sulit membedakan beberapa warna seperti hijau dengan biru dan merah dengan biru. Ibu biasanya berperan sebagai pembawa (carrier) dalam gangguan buta warna. Namun, ibu pembawa gen ini mungkin saja memiliki penglihatan normal dan tidak buta warna. Jika ibu “pembawa” (carrier) memiliki anak laki-laki, maka 50% anak itu berisiko menderita buta warna. Jika seorang wanita buta warna, anak lelakinya pasti buta warna. Buta warna umumnya jarang terjadi pada anak perempuan.&lt;br /&gt;Cara mendeteksi anak yang mengalami buta warna: &lt;br /&gt;  Sering salah menyebutkan warna.&lt;br /&gt;  Tidak dapat membedakan beberapa warna seperti hijau, biru, merah, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Cara mengatasi:&lt;br /&gt;Anak buta warna tidak mengalami hambatan secara fisik dan kesehatan. Anak dapat hidup, beraktivitas, sekolah, dan merintis karier seperti anak-anak lainnya. Bahkan beberapa anak tidak sadar dirinya buta warna hingga suatu ketika dilakukan tes buta warna. Hal yang dapat dilakukan orangtua adalah membantu anak saat pemilihan kariernya karena ada beberapa profesi yang mungkin tidak dapat dilakoninya secara maksimal. Tidak masalah, toh masih banyak ratusan profesi lainnya yang dapat digeluti.&lt;br /&gt;Narasumber: dr. Sugito Wonodirekso, M.S.,&lt;br /&gt;Ketua Perkumpulan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) Pusat&lt;br /&gt;5. HEMOFILIA&lt;br /&gt;Darah pada seorang penyandang hemofilia tidak dapat membeku dengan sendirinya secara normal. Proses pembekuan darah pada seorang penderita hemofilia tidak secepat dan sebanyak orang lain yang normal. Penyakit ini juga merupakan penyakit turunan dan diturunkan. &lt;br /&gt;Bagaimana mengetes seseorang diduga membawa bakat hemofilia atau tidak, ada dua cara untuk memastikannya, antara lain dengan meneliti riwayat kesehatan keluarga. Bila sang ayah hemofilia, maka sang anak perempuan merupakan pembawa (carrier). Sementara jika sang ibu yang carrier, maka sang anak wanitanya memiliki kesempatan 50% menjadi seorang carrier. Cara lainnya melalui tes DNA. Contoh darah tidak hanya di ambil dari orang yang berpotensial sebagai carrier tetapi juga pada seluruh anggota keluarga yang lainnya. Hasil dari tes tersebut baru dapat dilihat setelah 10-14 hari.&lt;br /&gt;Cara mengatasi:&lt;br /&gt;Jika si kecil divonis menyandang hemofilia, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan:&lt;br /&gt;  Menjaga berat tubuh agar tetap proporsional. Ingat, berat berlebih dapat mengakibatkan perdarahan. Utamanya pada penderita hemofilia berat. &lt;br /&gt;  Lakukan olahraga secara teratur. Olahraga dapat memperkuat otot sehingga otot tidak mudah cedera. Pilihlah olahraga yang sesuai seperti berenang. Hindari olahraga yang memungkinkannya berkontak fisik seperti sepakbola karena berisiko menyebabkannya terluka dan mengalami perdarahan.&lt;br /&gt;  Lakukan pemeriksaan gigi dan gusi secara teratur. Paling lambat setiap enam bulan sekali.&lt;br /&gt;6. DIABETES&lt;br /&gt;Diabetes adalah istilah populernya. Penyakit ini juga merupakan penyakit keturunan. Jika salah satu orangtua atau keduanya mengidap penyakit ini maka kemungkinan anak-anaknya akan mengalami risiko menderita penyakit yang sama sebanyak 40%. Apalagi jika gaya hidup anak tidak sehat.&lt;br /&gt;Namun, jangan khawatir penyakit ini dapat dihindari dengan jalan:&lt;br /&gt;  Lakukan gaya hidup sehat. Olahraga teratur.&lt;br /&gt;  Hindari makanan kaya dengan gula yang dapat mengundang diabetes. Jangan mengonsumsi makanan dengan gula lebih dari 2,5 sendok makan dalam seharinya.&lt;br /&gt;  Jaga berat badan (BB). Perhatikan asupannya, jangan sampai BB melampaui batas normalnya. Jika BB telah melampaui 110%, dianjurkan untuk segera berdiet rendah kalori atau tingkatkan aktivitas fisik, seperti dengan olahraga.&lt;br /&gt;  Makan makanan alami, konsumsi bahan makanan alami yang kaya serat kasar (sayuran hijau, beras tumbuk, beras merah, buah-buahan).&lt;br /&gt;Jika sejak kecil anak sudah menderita diabetes (diabetes tipe-1), maka ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan karena penderita sepanjang hidupnya memang harus bergantung pada suntikan insulin, antara lain:&lt;br /&gt;  DM-1 merupakan penyakit kronik dan memerlukan pengobatan seumur hidup, maka pasien serta keluarga harus dapat melakukan pemantauan kadar glukosa darah serta penyakitnya di rumah. &lt;br /&gt;  Penanganan penyakit diabetes adalah dengan mengobati gejalanya atau mencegahnya dengan mengatur pola makanan. Atur asupan makanan yang mengandung gula, karbohidrat, serta lemak. Penderita diabetes dianjurkan untuk menjalankan program diet yang ditentukan berdasarkan jumlah kalori yang dibutuhkannya.&lt;br /&gt;  Ajak anak melakukan olahraga yang cukup. Selain mempertahankan berat badan ideal, olahraga juga membantu kerja metabolisme tubuh sehingga dapat mengurangi kebutuhan tubuh akan insulin.&lt;br /&gt;  Orangtua juga harus selalu menyediakan makanan berkadar gula tinggi. Bagaimanapun penderita DM juga sering terkena hipoglikemia atau kekurangan kadar gula darah secara cepat, jadi sediakanlah makanan berkadar gula tinggi, seperti permen. Tentunya, orangtua juga harus mengenali gejala-gejala hipoglikemia dengan benar. &lt;br /&gt;  Anak juga harus dijauhkan dari asap rokok. Rokok merupakan faktor tambahan timbulnya komplikasi penyakit DM.&lt;br /&gt;  Jangan lupa, bawa obat-obatan ketika bepergian jauh. DM tidak menjadi hambatan bagi penderitanya untuk mengadakan perjalanan jarak jauh. Dengan persiapan yang saksama dan cermat, maka perjalanan tersebut dapat dilakukan dengan aman dan lancar.&lt;br /&gt;7. THALASEMIA&lt;br /&gt;Thalasemia merupakan penyakit turunan yang berupa kelainan pembentukan sel darah merah. Pada thalasemia minor, si individu hanya membawa gen penyakit thalasemia, namun ia hidup normal, tanda-tanda penyakit thalasemia tidak muncul. Walau thalasemia minor tak bermasalah, namun bila ia menikah dengan thalasemia minor juga akan terjadi masalah. Ada 25% kemungkinan pada setiap anak mereka untuk menderita thalasemia mayor dengan berbagai ragam keluhan, seperti anemia, lemas, loyo, dan sering mengalami pendarahan. Mencegah tentu lebih baik, karena itu sebelum menikah, setiap pasangan sebaiknya memeriksakan darah. Ini untuk menentukan adakah risiko thalasemia pada hasil keturunan mereka kelak. Ini sudah dilakukan di beberapa negara Asia dan Timur Tengah (Iran). Jika diketahui berisiko, maka pasangan disarankan untuk tidak menikah atau kalaupun menikah memutuskan untuk tidak punya anak lagi.&lt;br /&gt;Cara mengatasi: Jika si kecil mengidap thalasemia, maka harus dilakukan perawatan dan pengobatan yang rutin. Dengan demikian, anak dapat menjalankan hidup selayaknya orang normal di tengah masyarakat.&lt;br /&gt;8. HIPERTENSI/TEKANAN DARAH TINGGI&lt;br /&gt;Salah satu penyebab tekanan darah tinggi adalah faktor keturunan. Meski kemungkinannya kecil, orangtua tetap harus waspada.&lt;br /&gt;Lakukan hal-hal berikut sebagai upaya pencegahan sedini mungkin:&lt;br /&gt;  Kurangi makan makanan yang mengandung garam dan lemak tinggi.&lt;br /&gt;  Kurangi stres. Perbanyak waktu bermain.&lt;br /&gt;  Lakukan olahraga secara teratur. &lt;br /&gt;  Mengukur tekanan darah secara berkala juga sangat disarankan pada anak-anak. Langkah ini penting untuk mendeteksi secara dini kehadiran hipertensi. Untuk anak berusia tiga tahun ke atas, periksakan tekanan darahnya minimal setahun sekali.&lt;br /&gt;  Pemeriksaan tekanan darah juga perlu dilakukan pada bayi dengan kondisi tertentu, yakni bayi yang lahir dengan berat badah rendah, prematur, juga bayi yang dalam pengobatan dengan obat-obatan yang bisa meninggikan tekanan darah.&lt;br /&gt;  Perhatikan asupan makanannya. Dalam hal ini, perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan.&lt;br /&gt;Narasumber: dr. Sugito Wonodirekso, M.S., Ketua Perkumpulan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) Pusat&lt;br /&gt;OBAT TRADISIONAL UNTK BEBERAPA JENIS PENYAKIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Daun salam untuk darah tinggi&lt;br /&gt;Daun salam yang biasanya hanya untuk penyedap rasa masakan, ternyata mengandung khasiat menyembuhkan berbagai penyakit seperti : Kencing manis, tekanan darah tinggi, maag dan diare.&lt;br /&gt;Khasiat daun salam menurut beberapa penelitian, ditemukan zat minyak asiri, tanin, flavonoid, sitral, dan euganol. Salam biasanya tumbuh dan hidup di daratan rendah hingga yang berketinggian 1400 h diatas permukaan laut (dpl) bukan hanya orang indonesia, bangsa inggris juga mengenal dan menyebutnya salam Leaf.&lt;br /&gt;Adapun cara menggunakan salam untuk mengatasi darah tinggi adalah mencuci 3 lembar daun salam, cuci kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, kemudian setelah dingin disaring, lalu minum. Lakukan sehari 2 kali, dan tiap minum sebanyak 0.5 gelas.&lt;br /&gt;2. Khasiat teh jahe untuk kanker&lt;br /&gt;Salah satu penemuan terbaru yang patut dicatat menfaat sari jahe dan teh hijau untuk mengatakan. Demikian yang disampaikan para ahli dalam sebuah pertemuan bagi kalangan riset kanker di amerika serikat 2003.&lt;br /&gt;Belum ada informasi apakah mengkonsumsi jahe dalam bentuk sederhana memberikan manfaat untuk mencegah kanker. Soalnya, bukankah selama ini masyarakat sudah sedemikian akrab mengenal jahe, mulai dari wedang ronde, sekoteng, permen jahe dan lain-lain.&lt;br /&gt;Merokok yang selama ini dilakukan jutaa orang dari berbagai belahan dunia, memang faktor pertama penyebab kanker. Sedangkan faktor kurang gizi menjadi masalah di negara berkembang.&lt;br /&gt;3. Khasiat ciplukan untuk Diabetes&lt;br /&gt;Tumbuhan ciplukan merupakan tumbuhan liar, berupa semak/ perdu yang rendah (Bisanya sampai 1 meter) dan mempunyai umur kurang lebih 1 tahun. Tumbuhan ini tumbuh dengan subur di daratan rendah sampai ketinggian 1550 meter (dpl) tersebar tanah tegalan, sawah-sawah kering serta dapat ditemukan dihutan-hutan jati, bunganya berwarna kering, buah bunganya berwarna kuning,  buahnya berbentuk bulat dan berwarna hijau kekuningan bila masih muda, tetapi bila sudah tua berwarna coklat dengan rasa asam-asam manis. Buah ciplikan yang muda dilindungi cangkap penutup buah.&lt;br /&gt;Buah ciplukan yang dalam suku sunda disebut cecendet, mengandung senyawa kimia asam sitrun dan fisalin. Selain itu juga mengandung asam malat, alkoloid, tanin, kriptoxantin, vitamin C, dan gula.&lt;br /&gt; Dibetes Militus&lt;br /&gt;Bahan : Tumbuhan ciplikan yang sudah berbuah dicabut beserta akar-akarnya dan dibersihkan. Cara membuat : dilayukan dan direbus gelas air sampai mendidih hingga 1 gelas, kemudia disaring dan diminum 1 kali sehari.&lt;br /&gt; Ayan &lt;br /&gt;Bahan : 8-10 telur buah ciplikan yang sudah dimasak&lt;br /&gt;Cara menggunakan : setiap hari secara rutin.&lt;br /&gt; Sakit paru-paru&lt;br /&gt;Bahan : Tumbuhan ciplukan lengkap&lt;br /&gt;Cara membuat : direbus dengan 3-5 gelas air sampai mendidih da disaring diminum 3 kali sehari 1 gelas.&lt;br /&gt;4. Khasiat Buah Buni&lt;br /&gt;Pohon ini bertinggi 15-30 m. Pohon buni berbatang sedang ini tersebar di asia tenggara dan australia, di jawa timbuh liar di hutan atau ditanam dihalaman dan dapat ditemukan dari daratan randah sampai 1400 meter dpl, daun tunggal, bertangkai pendek, bentuk telur sungsang sampai lenset, tapi rata agak bergelombang, meruncing, panggkal tumpul. Daunnya berwarna hijau muda, setelah tua menjadi hijau tua. Buni berumah dua, bunga dalam tandan, keluar dari ketiak daun atau di ujung percabangan, buahnya kecil-kecil panjang sekitar 1 cm, bentuknya alips berwarna hijau, bila masak manjadi ngu kehitaman dan rasanya manis sedikit asam. Biji pipih dengan rusuk berbenruk jala muda rasanya sedikit masam, dapat disanyur atau dimakan mentah sebagai lalab, buahnya dirujak dengan buah lain, sedang yang masak dapat dimakan langsung, diekstrak dengan bredy dibuat selai atau sirop. Daunnya oleh pembuat jamu disebut mojar, baiasanya dipakai untuk campuran ramuan jamu kesehatan. Perbanyakan dengan biji atau okulasi.&lt;br /&gt;Selai dikenal oleh masyarakat sebagai buah buni, ada nama lain dimasing-masing daerah yaitu : barune, huni, gedeh, wena (Sunda), wuni (jawa), burneh (madura), buni, katakuli (maluku), bune tedong (makasar), U yeh cah (china).&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Darah Tinggi&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buah buni yang telah masak sebanyak 30 butir dicuci bersih. Kunyah sampai halus, bijinya dibuang dan daging buahnya ditelan. Segera minum air hangat 1 gelas lakuka 3-2 kali sehari.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kurang darah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buah buni yang telah mask sebanyak 50 butir, asam kawak sebanyak 2 jari, rimpang kunyit seukuran ¾ jari, dicuci lalu ditumbuk sampai halus. Tambahkan ½ cangkir air minum dan 1 sendok makan madu, aduk sampai merata. Peras dan saring, lalu diminum lakukan 2-3 kali sehari, dalam tendan, keluar ari ketiak daun atau diujung bercabang bauahnya kecil-kecil panjang sekitar 1 cm, bentuknya elips berwarna hijau, bila masak menjadi ungu kehitaman dan rasanya manis sedikit asam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-7928500797959956304?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/7928500797959956304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/mencegah-lebih-baik-daripada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/7928500797959956304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/7928500797959956304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/mencegah-lebih-baik-daripada.html' title='Mencegah lebih baik daripada mendapatkan warisan tak diinginkan tersebut.'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-5585602523996909552</id><published>2009-12-18T13:08:00.000+07:00</published><updated>2009-12-18T13:14:43.348+07:00</updated><title type='text'>KIAMAT 2012</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SysdsvbDHhI/AAAAAAAAAGU/-9k4tIlJOzo/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 98px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SysdsvbDHhI/AAAAAAAAAGU/-9k4tIlJOzo/s320/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416455631324519954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;antara Ramalan, Sains dan Tinjauan Nubuwat Akhir Zaman&lt;br /&gt;Bila anda search di Goggle entri 2012, atau kiamat 2012 atau kehancuran dunia 2012 atau tema-tema seputar ramalan tentang 2012, anda akan terkejut. Lebih dari 700.000 hit akan muncul dan lebih dari 6500 video telah diposting di Youtube. Berita-berita di media eletronik dan media cetak juga tidak kalah heboh. Coba perhatikan petikan-petikan berikut:&lt;br /&gt;Sebenarnya 2012 itu satu perubahan besar di dunia ini, di alam semesta. Saya tidak tahu gambaran yang akan terjadi setelah 2012. Namun saat ini, zaman yang dinamakan iron age (zaman besi) yang akan berakhir pada 2012. Setelah itu, alam memasuki zaman emas (golden age). Saat transisi dari kedua masa inilah akan terjadi berbagai bencana yang memakan banyak korban jiwa. Kalau saya bilang laundry ya, pembersihan dari Tuhan. -Mama Lauren (paranormal).&lt;br /&gt;Anda harus mengerti, tidak akan ada sama sekali sisa, kita harus akan memulai kembali semua kebudayaan dan kehidupan dari awal lagi. – Patrick Geryl, pekerja laboratorium di Belgia.&lt;br /&gt;Jadi saya melihat 21-12-2012 itu akan menjadi angka tabrakan beruntun. Mau nanya ke ahli hitungan mistik China, Arab, Mesir atau Indonesia, Kejawen, memang itu angka tabrakan. Bilangan 12-12-12 itu memang angka benturan, angka tabrakan, atau angka angkara murka, atau angka kehancuran. –Ki Gendeng Pamungkas (paranormal)&lt;br /&gt;Artikelku dilandasi oleh penelitian terhadap kalender suku Maya, yang sudah kulakukan selama 27 tahun. Dalam system kalender Maya, aku mengamati siklus bintik matahari, transit planet Venus dan kaitannya dengan bencana alam yang terjadi. Rangkaian akhir penelitian tersebut belum kutemukan, sampai di tahun 2002. Di tahun itu, aku sadar..tahun 2012 yang katanya, merupakan tahun terakhir dalam kalender suku Indian Maya, juga merupakan titik puncak pergerakan matahari dan transit kedua Planet Venus. - William Hart&lt;br /&gt;Setidaknya satu penafsiran ilmiah terhadap Kitab Suci memprediksi Bumi akan musnah pada 2012. Berbagai gerakan Armageddon kaum muslim, Kristen dan Yahudi dengan aktif berupaya mempercepat pertempuran akhir zaman. Lawrence E. Joseph, penulis Apocalipse 2012&lt;br /&gt;Demikianlah hiruk pikuk isu seputar kiamat 2012. Para ilmuan, pakar sains, ahli astronomi, arkeologi, paranormal, selebritis, hingga para ’ustadz layar kaca’ turut ambil bagian dalam memperbincangkan kiamat  2012.&lt;br /&gt;Lalu, benarkah apa yang diramalkan oleh para ilmuan dan paranormal akan menjadi kenyataan? Akankah 2012 menjadi tahun hancurnya peradaban manusia? Ada apa di balik isu kiamat 2012? Bagaimana tinjauan nubuwat akhir zaman tentang isu kiamat 2012? Adakah riwayat dan nubuwat yang menjelaskan ramalan tersebut? Dan yang terpenting, bagaimana kita bersikap?&lt;br /&gt;Buku ini akan menjelaskan !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-5585602523996909552?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/5585602523996909552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/kiamat-2012.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/5585602523996909552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/5585602523996909552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/kiamat-2012.html' title='KIAMAT 2012'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SysdsvbDHhI/AAAAAAAAAGU/-9k4tIlJOzo/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-4395373985131256838</id><published>2009-12-18T13:05:00.000+07:00</published><updated>2009-12-18T13:08:44.003+07:00</updated><title type='text'>Benarkah Lagu Terang Bulan Asli Buatan Indonesia?</title><content type='html'>JAKARTA - Lagu Terang Bulan mendadak kembali tenar belakangan ini. Mencuatnya lagu yang pertama kali diputar di RRI Jakarta dengan piringan hitam pada 1956 silam, kemudian menjadi 'amunisi' bagi sekelompok masyarakat di Indonesia yang jengah atas aksi klaim Malaysia terhadap sejumlah produk buatan Indonesia. &lt;br /&gt;Berdasarkan penelusuran okezone, lagu Terang Bulan ini diadaptasi sebuah lagu yang populer berjudul "La Rosalie", pada akhir abad 19 di wilayah jajahan Perancis, sekitar lautan Hindia. "Lo Rosalie sendiri adalah gubahan musisi berkebangsaan Perancis Pierre-Jean de Béranger (1780-1857). Popularitas lagu tersebut sampai melintasi lautan Hindia dan mencapai wilayah Kepulauan Melayu pada awal abad 20. Pada tahun 1888, lagu tersebut digunakan sebagai lagu kebangsaan negara bagian Perak, Malaysia. Lagu tersebut pertama kali digunakan sebagai lagu kebangsaan Perak ketika Sultan Idris dari Perak diundang oleh Ratu Victoria ke London pada tahun 1888, setahun setelah dinobatkan sebagai Sultan. &lt;br /&gt;Nada yang sama kemudian diperkenalkan oleh "Indonesian Bangsawan" (Opera), yang sedang mengadakan pementasan di Singapura pada tahun 1920. Dengan serta-merta, melodi tersebut kemudian menjadi sangat terkenal dan kemudian dinamai Terang Bulan. Terang Bulan dengan segera menjadi lagu tembang "evergreen", yang sering ditampilkan pada pesta-pesta, kabaret-kabaret, dan dinyanyikan oleh begitu banyak orang pada tahun 1920-an hingga 1930-an. &lt;br /&gt;Namun setelah kemerdekaan Malaysia dari Inggris pada 1957 dan lagu "Allah Lanjutkan Usia Sultan" diadaptasi sebagai lagu kebangsaan negara Malaysia dengan judul "Negaraku", lagu tersebut tidak dimainkan secara bebas lagi dan penggunaannya telah diatur oleh Undang-undang.  &lt;br /&gt;Polemik lagu kebangsaan Malaysia menjadi sebuah tanda tanya karena hingga kini belum bisa dipastikan siapa pencipta lagu tersebut. Kepala Cabang Lokanta Surakarta Perum Percetakan Negara RI, Ruktiningsih lantas menggelar jumpa pers di Solo pada 28 Agustus 2009.  &lt;br /&gt;Menurut dia, lagu 'Terang Bulan' pertama kali diputar di RRI Jakarta pada tahun 1956, sedangkan Malaysia baru merdeka pada 31 Agustus 1957. Perbedaan antara lagu Terang bulan dengan lagu kebangsaan Malaysia 'Negaraku', kata dia, hanya terletak pada syairnya saja, sedangkan nada dan iramanya hampir sama.  &lt;br /&gt;Di saat yang hampir bersamaan kemudian Aden Bachri mengungkapkan lagu Terang Bulan adalah ciptaan ayahnya, Syaiful Bachri. Bachri kemudian akan mendatangi perusahaan rekaman negara Lokanta di Surakarta, Solo untuk menyusuri keberadaan rekaman asli Terang Bulan. &lt;br /&gt;Bachri seperti diberitakan RCTI juga berniat mendatangi Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, bila telah memiliki bukti autentik. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik hingga kini belum bisa memastikan lagu Terang Bulan asli buatan Indonesia. &lt;br /&gt;Kepada okezone, dia mengatakan pihaknya segera melakukan penyelidikan asal muasal lagu tersebut. "Kita mengecek sejarah lagu itu di Arsip  Nasional," ujarnya, di Jakarta.&lt;br /&gt;Maubaca.com.- Setelah Malaysia mengklaim tari Pendet sebagai kebudayaannya kini, Malaysia harus membela diri dengan lagu kebangsaannya yang hampir sama dengan lagu terang bulan ciptaan bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;Lagu terang bulan sejak tahun 1940 sudah populer di Indonesia dan digunakan oleh Malaysia tahun 1950 sebagai lagu resmi kebangsaan. &lt;br /&gt;Lagu Negaraku juga iramanya sama dengan lagu Mamula Moon dari Hawai. Belum diketahui secara jelas apakah lagu Mamula Moon atau Terang Bulan yang pertama lahir. &lt;br /&gt;Berikut Lirik lagu terang bulan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terang bulan &lt;br /&gt;Terang bulan di kali &lt;br /&gt;Buaya timbul disangkalah mati &lt;br /&gt;Jangan percaya mulutlah lelaki &lt;br /&gt;Berani sumpah 'tapi takut mati &lt;br /&gt;Jangan percaya mulutlah lelaki &lt;br /&gt;Berani sumpah 'tapi takut mati &lt;br /&gt;Waktu potong padi di tengah sawah &lt;br /&gt;Sambil bernyanyi riuh rendah &lt;br /&gt;Memotong padi semua orang &lt;br /&gt;Sedari pagi sampai petang &lt;br /&gt;Waktu potong padi di tengah sawah &lt;br /&gt;Sambil bernyanyi riuh rendah &lt;br /&gt;Bersenang hati sambil bersuka &lt;br /&gt;Tolonglah kami bersama sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan Lirik lagu kebangsaan Malaysia "Negaraku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negaraku&lt;br /&gt;Tanah tumpahnya darahku,&lt;br /&gt;Rakyat hidup&lt;br /&gt;bersatu dan maju,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahmat bahagia&lt;br /&gt;Tuhan kurniakan,&lt;br /&gt;Raja kita&lt;br /&gt;selamat bertakhta,&lt;br /&gt;Rahmat bahagia&lt;br /&gt;Tuhan kurniakan.&lt;br /&gt;Raja kita&lt;br /&gt;selamat bertakhta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-4395373985131256838?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/4395373985131256838/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/benarkah-lagu-terang-bulan-asli-buatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4395373985131256838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4395373985131256838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/12/benarkah-lagu-terang-bulan-asli-buatan.html' title='Benarkah Lagu Terang Bulan Asli Buatan Indonesia?'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-108362989163322419</id><published>2009-11-01T15:41:00.000+07:00</published><updated>2009-11-01T15:42:53.823+07:00</updated><title type='text'>Jadilah Sahabat Bumi</title><content type='html'>Jadilah Sahabat Bumi&lt;br /&gt;Satu hal yang terkadang melintas satu pertanyaan, sebenernya apa sih yang dicari manusia? Ketika hamparan hijau, kicau burung dan semilir angin yang segar, pohon2 senantiasa berbuah dan menjulang tinggi masih tersedia dimana2 dan lingkungan yang sehat masih tersedia, dengan perlahan dan bertambah cepat berganti dengan perumahan , industri dan simbol2 modern lain yang pastinya tidak mau dikatakan sebagai “pengerusakan lingkungan”. Bahkan itu terjadi hampir di setiap belahan bumi. Dengan berlalu masa yang cukup panjang secara perlahan dampak2 yang tidak menguntungkan mulai dirasakan dan mulai terasa puncak akibat pengerusakan, Negara2 maju yang lebih awal melakukan perusakan lingkungan tentu wajar juga yang pertama menyerukan perlunya “ramah lingkungan”, lumayanlah namanya negara maju, titik balik dari “musuh bumi” menjadi “sahabat bumi” cukup enak dilihat. Dan kembali negara berkembang konyol di tengah!. Menikmati hasil merusak lingkungan kayaknya belum kenyang udah harus ikut “arus kuat” menjadi shabat bumi lagi, ibarat pertemanan jadinya nanggung mau nerusin ngrusak ga bisa, mau jadi sahabat lagi agak canggung, tapi sekali lagi tetep ungkapan “masih untung’ tetep berlaku, artinya walau nanggung tapi kebaikan tetep baik.&lt;br /&gt;Terus pertanyaan diatas kalo dilanjutkan begini, kalau dihitung2 pada awalnya (lingkungan) sudah baik dirusak kemudian diperbaiki lha tujuan manusia itu apa? Kalo dikatakan bodoh pastinya ga mau, dan kalo dilihat juga memang bukan orang bodoh. Kalo pinter, masak orang pinter melakukan seperti diatas?.&lt;br /&gt;Tentusaja hampir setiap orang punya alasan2 berbuat sesuatu, termasuk yang berhubungan dengan lingkungan seperti diatas, tapi perlu diingat juga, setiap yang menentang pasti juga punya alasan yang hampir sama kuat, yang kalo ditotal tetep intinya juga “Barang bagus dirusak terus diperbaiki”. Kalo mau diperpanjang dikit ato dirubah pertanyaanya menjadi “Apakah kemajuan itu harus merusak lingkungan?” Kalo jawabanya “Ya” lha ngapain sekarang gencar kampanye “Hijau” “sahabat Bumi” dll, apakah tidak sama dengan mundur?. Kalo jawabanya “Tidak” lha mengapa dulu harus ngrusak? Mengapa pertimbangan lingkungan ga pernah masuk daftar?.&lt;br /&gt;Mengapa sampai orang (kebanyakan orang) merusak? Apakah mereka tak berilmu tak beragama? Mengapa Ilmu pengetahuan dan Agama seolah tak mampu mempengaruhi setiap keputusan yang diambil?&lt;br /&gt;Mungkin saja masalahnya ilmu dan agama yang ada belum bisa menimbulkan kesadaran! Dan kesalahan hampir pasti terletak pada penyikapan kita terhadap ilmu dan agama yang kita peroleh belum pada proporsi yang semestinya sehingga tidak mampu membangkitkan kesadaran, kesadaran apa saja akan mampu dibangkitakn manakala sebuah pertanyaan sederhana dimunculkan: “Apa tujuan saya diciptakan?” tentu jawabannya pasti ada . Manusia saja menciptakan negara pasti membuat hak dan kewajiban yang mengandung penghargaan dan sanksi, mungkinkah kita diciptakan seolah tanpa beban kewajiban?, hal ini saja jika kita renungkan sejenak dengan pikiran yang tenang dan sedikit ketulusan akan membuat kita terhenyak, seolah kita melupakan sesuatu yang sangat logis. Dan kalau terus menerus pertanyaan diatas kita kembangkan sendiri akan muncul jawaban2 yang menuntun kita kearah yang lebih baik…maka itulah bibit kesadaran mulai muncul, manakala kesadaran itu muncul, bukan saja Bumi kita jadikan sahabat tetapi Bumi adalah bagian dari diri kita sendiri, dimana setiap hal yang tak baik akan tersentuh nurani kita (minimal) akan muncul perasaan tidak tega, tanpa menunggu kampanye dan peraturan otomatis Bumi (minimal sekitar kita) akan terjaga, jika kesadaran secara kolektif dibangkitkan oleh Negara melalui peraturan2 yang tetap mengacu pada kesadaran, maka hamparan hijau, kicau burung, dan segarnya udara tak mustahil akan menjadi bagian kita lagi……..semoga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-108362989163322419?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/108362989163322419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/11/jadilah-sahabat-bumi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/108362989163322419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/108362989163322419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/11/jadilah-sahabat-bumi.html' title='Jadilah Sahabat Bumi'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-3075346358896922286</id><published>2009-10-27T16:35:00.000+07:00</published><updated>2009-11-01T16:01:16.657+07:00</updated><title type='text'>Puisi  Desta</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Surat Cinta&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutulis surat ini&lt;br /&gt;kala hujan gerimis&lt;br /&gt;bagai bunyi tambur yang gaib,&lt;br /&gt;Dan angin mendesah&lt;br /&gt;mengeluh dan mendesah,&lt;br /&gt;Wahai, dik Narti,&lt;br /&gt;aku cinta kepadamu !&lt;br /&gt;Kutulis surat ini&lt;br /&gt;kala langit menangis&lt;br /&gt;dan dua ekor belibis&lt;br /&gt;bercintaan dalam kolam&lt;br /&gt;bagai dua anak nakal&lt;br /&gt;jenaka dan manis&lt;br /&gt;mengibaskan ekor&lt;br /&gt;serta menggetarkan bulu-bulunya,&lt;br /&gt;Wahai, dik Narti,&lt;br /&gt;kupinang kau menjadi istriku !&lt;br /&gt;Kaki-kaki hujan yang runcing&lt;br /&gt;menyentuhkan ujungnya di bumi,&lt;br /&gt;Kaki-kaki cinta yang tegas&lt;br /&gt;bagai logam berat gemerlapan&lt;br /&gt;menempuh ke muka&lt;br /&gt;dan tak kan kunjung diundurkan&lt;br /&gt;Selusin malaikat&lt;br /&gt;telah turun&lt;br /&gt;di kala hujan gerimis&lt;br /&gt;Di muka kaca jendela&lt;br /&gt;mereka berkaca dan mencuci rambutnya&lt;br /&gt;untuk ke pesta&lt;br /&gt;Wahai, dik Narti&lt;br /&gt;dengan pakaian pengantin yang anggun&lt;br /&gt;bunga-bunga serta keris keramat&lt;br /&gt;aku ingin membimbingmu ke altar&lt;br /&gt;untuk dikawinkan&lt;br /&gt;Aku melamarmu,&lt;br /&gt;Kau tahu dari dulu:&lt;br /&gt;tiada lebih buruk&lt;br /&gt;dan tiada lebih baik&lt;br /&gt;dari yang lain...&lt;br /&gt;penyair dari kehidupan sehari-hari,&lt;br /&gt;orang yang bermula dari kata&lt;br /&gt;kata yang bermula dari&lt;br /&gt;kehidupan, pikir dan rasa&lt;br /&gt;Semangat kehidupan yang kuat&lt;br /&gt;bagai berjuta-juta jarum alit&lt;br /&gt;menusuki kulit langit:&lt;br /&gt;kantong rejeki dan restu wingit&lt;br /&gt;Lalu tumpahlah gerimis&lt;br /&gt;Angin dan cinta&lt;br /&gt;mendesah dalam gerimis.&lt;br /&gt;Semangat cintaku yang kuta&lt;br /&gt;batgai seribu tangan gaib&lt;br /&gt;menyebarkan seribu jaring&lt;br /&gt;menyergap hatimu&lt;br /&gt;yang selalu tersenyum padaku&lt;br /&gt;Engkau adalah putri duyung&lt;br /&gt;tawananku&lt;br /&gt;Putri duyung dengan&lt;br /&gt;suara merdu lembut&lt;br /&gt;bagai angin laut,&lt;br /&gt;mendesahlah bagiku !&lt;br /&gt;Angin mendesah&lt;br /&gt;selalu mendesah&lt;br /&gt;dengan ratapnya yang merdu.&lt;br /&gt;Engkau adalah putri duyung&lt;br /&gt;tergolek lemas&lt;br /&gt;mengejap-ngejapkan matanya yang indah&lt;br /&gt;dalam jaringku&lt;br /&gt;Wahai, putri duyung,&lt;br /&gt;aku menjaringmu&lt;br /&gt;aku melamarmu&lt;br /&gt;Kutulis surat ini&lt;br /&gt;kala hujan gerimis&lt;br /&gt;kerna langit&lt;br /&gt;gadis manja dan manis&lt;br /&gt;menangis minta mainan.&lt;br /&gt;Dua anak lelaki nakal&lt;br /&gt;bersenda gurau dalam selokan&lt;br /&gt;dan langit iri melihatnya&lt;br /&gt;Wahai, Dik Narti&lt;br /&gt;kuingin dikau&lt;br /&gt;menjadi ibu anak-anakku !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Makna sebuah titipan&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,&lt;br /&gt;bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,&lt;br /&gt;bahwa mobilku hanya titipan Nya,&lt;br /&gt;bahwa rumahku hanya titipan Nya,&lt;br /&gt;bahwa hartaku hanya titipan Nya,&lt;br /&gt;bahwa putraku hanya titipan Nya,&lt;br /&gt;tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,&lt;br /&gt;mengapa Dia menitipkan padaku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?&lt;br /&gt;Dan kalau bukan milikku,&lt;br /&gt;apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?&lt;br /&gt;Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?&lt;br /&gt;Mengapa hatiku justru terasa berat,&lt;br /&gt;ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?&lt;br /&gt;Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah&lt;br /&gt;kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kusebut dengan panggilan apa saja&lt;br /&gt;untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.&lt;br /&gt;Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,&lt;br /&gt;aku ingin lebih banyak harta,&lt;br /&gt;ingin lebih banyak mobil,&lt;br /&gt;lebih banyak rumah,&lt;br /&gt;lebih banyak popularitas,&lt;br /&gt;dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,&lt;br /&gt;Seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.&lt;br /&gt;Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika :&lt;br /&gt;aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan&lt;br /&gt;Nikmat dunia kerap menghampiriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.&lt;br /&gt;Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku", dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku, Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah..."ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;SAJAK BULAN MEI 1998 DI INDONESIA&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tulis sajak ini di bulan gelap raja-raja&lt;br /&gt;Bangkai-bangkai tergeletak lengket di aspal jalan&lt;br /&gt;Amarah merajalela tanpa alamat&lt;br /&gt;Kelakuan muncul dari sampah kehidupan&lt;br /&gt;Pikiran kusut membentur simpul-simpul sejarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O, zaman edan!&lt;br /&gt;O, malam kelam pikiran insan!&lt;br /&gt;Koyak moyak sudah keteduhan tenda kepercayaan&lt;br /&gt;Kitab undang-undang tergeletak di selokan&lt;br /&gt;Kepastian hidup terhuyung-huyung dalam comberan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O, tatawarna fatamorgana kekuasaan!&lt;br /&gt;O, sihir berkilauan dari mahkota raja-raja!&lt;br /&gt;Dari sejak zaman Ibrahim dan Musa&lt;br /&gt;Allah selalu mengingatkan&lt;br /&gt;bahwa hukum harus lebih tinggi&lt;br /&gt;dari ketinggian para politisi, raja-raja, dan tentara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O, kebingungan yang muncul dari kabut ketakutan!&lt;br /&gt;O, rasa putus asa yang terbentur sangkur!&lt;br /&gt;Berhentilah mencari Ratu Adil!&lt;br /&gt;Ratu Adil itu tidak ada. Ratu Adil itu tipu daya!&lt;br /&gt;Apa yang harus kita tegakkan bersama&lt;br /&gt;adalah Hukum Adil&lt;br /&gt;Hukum Adil adalah bintang pedoman di dalam prahara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bau anyir darah yang kini memenuhi udara&lt;br /&gt;menjadi saksi yang akan berkata:&lt;br /&gt;Apabila pemerintah sudah menjarah Daulat Rakyat&lt;br /&gt;apabila cukong-cukong sudah menjarah ekonomi bangsa&lt;br /&gt;apabila aparat keamanan sudah menjarah keamanan&lt;br /&gt;maka rakyat yang tertekan akan mencontoh penguasa&lt;br /&gt;lalu menjadi penjarah di pasar dan jalan raya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai, penguasa dunia yang fana!&lt;br /&gt;Wahai, jiwa yang tertenung sihir tahta!&lt;br /&gt;Apakah masih buta dan tuli di dalam hati?&lt;br /&gt;Apakah masih akan menipu diri sendiri?&lt;br /&gt;Apabila saran akal sehat kamu remehkan&lt;br /&gt;berarti pintu untuk pikiran-pikiran kalap&lt;br /&gt;yang akan muncul dari sudut-sudut gelap&lt;br /&gt;telah kamu bukakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cadar kabut duka cita menutup wajah Ibu Pertiwi&lt;br /&gt;Airmata mengalir dari sajakku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;SAJAK SEBATANG LISONG&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menghisap sebatang lisong&lt;br /&gt;melihat Indonesia Raya&lt;br /&gt;mendengar 130 juta rakyat&lt;br /&gt;dan di langit&lt;br /&gt;dua tiga cukung mengangkang&lt;br /&gt;berak di atas kepala mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;matahari terbit&lt;br /&gt;fajar tiba&lt;br /&gt;dan aku melihat delapan juta kanak - kanak&lt;br /&gt;tanpa pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku bertanya&lt;br /&gt;tetapi pertanyaan - pertanyaanku&lt;br /&gt;membentur meja kekuasaan yang macet&lt;br /&gt;dan papantulis - papantulis para pendidik&lt;br /&gt;yang terlepas dari persoalan kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;delapan juta kanak - kanak&lt;br /&gt;menghadapi satu jalan panjang&lt;br /&gt;tanpa pilihan&lt;br /&gt;tanpa pepohonan&lt;br /&gt;tanpa dangau persinggahan&lt;br /&gt;tanpa ada bayangan ujungnya&lt;br /&gt;????????..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menghisap udara&lt;br /&gt;yang disemprot deodorant&lt;br /&gt;aku melihat sarjana - sarjana menganggur&lt;br /&gt;berpeluh di jalan raya&lt;br /&gt;aku melihat wanita bunting&lt;br /&gt;antri uang pensiunan&lt;br /&gt;dan di langit&lt;br /&gt;para teknokrat berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa bangsa kita adalah malas&lt;br /&gt;bahwa bangsa mesti dibangun&lt;br /&gt;mesti di up-grade&lt;br /&gt;disesuaikan dengan teknologi yang diimpor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gunung - gunung menjulang&lt;br /&gt;langit pesta warna di dalam senjakala&lt;br /&gt;dan aku melihat&lt;br /&gt;protes - protes yang terpendam&lt;br /&gt;terhimpit di bawah tilam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku bertanya&lt;br /&gt;tetapi pertanyaanku&lt;br /&gt;membentur jidat penyair - penyair salon&lt;br /&gt;yang bersajak tentang anggur dan rembulan&lt;br /&gt;sementara ketidak adilan terjadi disampingnya&lt;br /&gt;dan delapan juta kanak - kanak tanpa pendidikan&lt;br /&gt;termangu - mangu di kaki dewi kesenian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bunga - bunga bangsa tahun depan&lt;br /&gt;berkunang - kunang pandang matanya&lt;br /&gt;di bawah iklan berlampu neon&lt;br /&gt;berjuta - juta harapan ibu dan bapak&lt;br /&gt;menjadi gemalau suara yang kacau&lt;br /&gt;menjadi karang di bawah muka samodra&lt;br /&gt;???????????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita mesti berhenti membeli rumus - rumus asing&lt;br /&gt;diktat - diktat hanya boleh memberi metode&lt;br /&gt;tetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaan&lt;br /&gt;kita mesti keluar ke jalan raya&lt;br /&gt;keluar ke desa - desa&lt;br /&gt;mencatat sendiri semua gejala&lt;br /&gt;dan menghayati persoalan yang nyata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inilah sajakku&lt;br /&gt;pamplet masa darurat&lt;br /&gt;apakah artinya kesenian&lt;br /&gt;bila terpisah dari derita lingkungan&lt;br /&gt;apakah artinya berpikir&lt;br /&gt;bila terpisah dari masalah kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Perempuan yang Tergusur&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan lebat turun di hulu subuh&lt;br /&gt;disertai angin gemuruh&lt;br /&gt;yang menerbangkan mimpi&lt;br /&gt;yang lalu tersangkut di ranting pohon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terjaga dan termangu&lt;br /&gt;menatap rak buku-buku&lt;br /&gt;mendengar hujan menghajar dinding&lt;br /&gt;rumah kayuku.&lt;br /&gt;Tiba-tiba pikiran mengganti mimpi&lt;br /&gt;dan lalu terbayanglah wajahmu,&lt;br /&gt;wahai perempupan yang tergusur!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa pilihan&lt;br /&gt;ibumu mati ketika kamu bayi&lt;br /&gt;dan kamu tak pernah tahu siapa ayahmu.&lt;br /&gt;Kamu diasuh nenekmu yang miskin di desa.&lt;br /&gt;Umur enam belas kamu dibawa ke kota&lt;br /&gt;oleh sopir taxi yang mengawinimu.&lt;br /&gt;Karena suka berjudi&lt;br /&gt;ia menambah penghasilan sebagai germo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia paksa kamu jadi primadona pelacurnya.&lt;br /&gt;Bila kamu ragu dan murung,&lt;br /&gt;lalu kurang setoran kamu berikan,&lt;br /&gt;ia memukul kamu babak belur.&lt;br /&gt;Tapi kemudian ia mati ditembak tentara&lt;br /&gt;ketika ikut demontrasi politik&lt;br /&gt;sebagai demonstran bayaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai janda yang pelacur&lt;br /&gt;kamu tinggal di gubuk tepi kali&lt;br /&gt;dibatas kota&lt;br /&gt;Gubernur dan para anggota DPRD&lt;br /&gt;menggolongkanmu sebagai tikus got&lt;br /&gt;yang mengganggu peradaban.&lt;br /&gt;Di dalam hukum positif tempatmu tidak ada.&lt;br /&gt;Jadi kamu digusur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam hujuan lebat pagi ini&lt;br /&gt;apakah kamu lagi berjalan tanpa tujuan&lt;br /&gt;sambhil memeluk kantong plastik&lt;br /&gt;yang berisi sisa hartamu?&lt;br /&gt;Ataukah berteduh di bawah jembatan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian dan usaha&lt;br /&gt;bagai tata rias yang luntur oleh hujan&lt;br /&gt;mengotori wajahmu.&lt;br /&gt;kamu tidak merdeka.&lt;br /&gt;Kamu adalah korban tenung keadaan.&lt;br /&gt;Keadilan terletak diseberang highway yang bebahaya&lt;br /&gt;yang tak mungkin kamu seberangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak tahu cara seketika untuk membelamu.&lt;br /&gt;Tetapi aku memihak kepadamu.&lt;br /&gt;Dengan sajak ini bolehkan aku menyusut keringat dingin&lt;br /&gt;di jidatmu?&lt;br /&gt;O,cendawan peradaban!&lt;br /&gt;O, teka-teki keadilan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berjalan satu arah saja.&lt;br /&gt;Tetapi ia bukan garis lurus.&lt;br /&gt;Ia penuh kelokan yang mengejutkan,&lt;br /&gt;gunung dan jurang yang mengecilkan hati,&lt;br /&gt;Setiap kali kamu lewati kelokan yang berbahaya&lt;br /&gt;puncak penderitaan yang menyakitkan hati,&lt;br /&gt;atau tiba di dasar jurang yang berlimbah lelah,&lt;br /&gt;selalu kamu dapati kedudukan yang tak berubah,&lt;br /&gt;ialah kedudukan kaum terhina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku kagum pada daya tahanmu,&lt;br /&gt;pada caramu menikmati setiap kesempatan,&lt;br /&gt;pada kemampuanmu berdamai dengan dunia,&lt;br /&gt;pada kemampuanmu berdamai dengan diri sendiri,&lt;br /&gt;dan caramu merawat selimut dengan hati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata di gurun pasir kehidupan yang penuh bencana&lt;br /&gt;semak yang berduri bisa juga berbunga.&lt;br /&gt;Menyaksikan kamu tertawa&lt;br /&gt;karena melihat ada kelucuan di dalam ironi,&lt;br /&gt;diam-diam aku memuja kamu di hati ini.&lt;br /&gt;Selamat datang kembali sayang&lt;br /&gt;Angin syahdu mendendang senandung merdu&lt;br /&gt;bait demi bait terlantun,&lt;br /&gt;mekarkan kembang hidupkan taman.&lt;br /&gt;Ini kisah gembira, tentang kembalinya sang Bayu nan&lt;br /&gt;teduh;&lt;br /&gt;Sang kawan sejati,&lt;br /&gt;Sang teman sehati,&lt;br /&gt;kala menatap Cinta.&lt;br /&gt;Dinda, mengapa pergi demikian lama?&lt;br /&gt;Tak tahukah engkau rindu tlah menggunung?&lt;br /&gt;Kini engkau kembali, wahai putri jelita&lt;br /&gt;Kini kerinduan tlah terobati,&lt;br /&gt;Berganti gejolak yang tak kalah merisaukan;&lt;br /&gt;Penantian akan Senyum yang kau tebar,&lt;br /&gt;Senyum termanis dari jiwa yang Indah. Dan,&lt;br /&gt;Tanganpun terulur sambut semerbak kembang setaman;&lt;br /&gt;“Mari dinda, warnai samudra dengan goresan pena.”&lt;br /&gt;”Karena itu, ajaklah perasaan menjunjung tinggi akal budi, meraih puncak-puncak getaran kebenaran sejati, keduanya mewujudkan sebuah simfony.”&lt;br /&gt;Indahnya kematian&lt;br /&gt;Panggilan&lt;br /&gt;Biarkan aku terbaring dalam lelapku,&lt;br /&gt;kerana jiwa ini telah dirasuki cinta,&lt;br /&gt;dan biarkan daku istirahat,&lt;br /&gt;kerana batin ini memiliki segala kekayaan malam dan siang.&lt;br /&gt;Nyalakan lilin-lilin dan bakarlah dupa nan mewangi di sekeliling ranjang ini,&lt;br /&gt;dan taburi tubuh ini dengan wangian melati serta mawar.&lt;br /&gt;Minyakilah rambut ini dengan puspa dupa dan olesi kaki-kaki ini dengan wangian,&lt;br /&gt;dan bacalah isyarat kematian yang telah tertulis jelas di dahi ini.&lt;br /&gt;Biarku istirahat di ranjang ini,&lt;br /&gt;kerana kedua bola mata ini telah teramat lelahnya; Biar sajak-sajak bersalut perak bergetaran dan menyejukkan jiwaku; Terbangkan dawai-dawai harpa dan singkapkan tabir lara hatiku. Nyanyikanlah masa-masa lalu seperti engkau memandang fajar harapan dalam mataku, kerana makna ghaibnya begitu lembut bagai ranjang kapas tempat hatiku berbaring. Hapuslah air matamu, saudaraku, dan tegakkanlah kepalamu seperti bunga bunga menyemai jari-jemarinya menyambut mahkota fajar pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah Kematian berdiri bagai kolom-kolom cahaya antara ranjangku dengan jarak infiniti; Tahanlah nafasmu dan dengarkan kibaran kepak sayap-sayapnya. Dekatilah aku, dan ucapkanlah selamat tinggal buatku. Ciumlah mataku dengan seulas senyummu. Biarkan anak-anak merentang tangan-tangan mungilnya buatku dengan kelembutan jemari merah jambu mereka; Biarkanlah Masa meletakkan tangan lembutnya di dahiku dan memberkatiku; Biarkanlah perawan-perawan mendekati dan melihat bayangan Tuhan dalam mataku, dan mendengar Gema Iradat-Nya berlarian dengan nafasku…&lt;br /&gt;Sahabatku yang tertindas&lt;br /&gt;Wahai engkau yang dilahirkan di atas ranjang kesengsaraan,&lt;br /&gt;diberi makan pada dada penurunan nilai,&lt;br /&gt;yang bermain sebagai seorang anak di rumah tirani,&lt;br /&gt;engkau yang memakan roti basimu dengan keluhan dan meminum air keruhmu bercampur dengan airmata yang getir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai askar yang diperintah oleh hukum yang tidak adil oleh lelaki yang meninggalkan isterinya,anak-anaknya yang masih kecil,&lt;br /&gt;sahabat-sahabatnya,&lt;br /&gt;dan memasuki gelanggang kematian demi kepentingan cita-cita, yang mereka sebut ‘keperluan’.&lt;br /&gt;Wahai penyair yang hidup sebagai orang asing di kampung halamannya, tak dikenali di antara mereka yang mengenalinya, yang hanya berhasrat untuk hidup di atas sampah masyarakat dan dari tinggalan atas permintaan dunia yang hanya tinta dan kertas.&lt;br /&gt;Wahai tawanan yang dilemparkan ke dalam kegelapan kerana kejahatan kecil yang dibuat seumpama kejahatan besar oleh mereka yang membalas kejahatan dengan kejahatan, dibuang dengan kebijaksanaan yang ingin mempertahankan hak melalui cara-cara yang keliru. Dan engkau, Wahai wanita yang malang,&lt;br /&gt;yang kepadanya Tuhan menganugerahkan kecantikan.&lt;br /&gt;Masa muda yang tidak setia memandangnya dan mengekorimu,&lt;br /&gt;memperdayakan engkau,&lt;br /&gt;menanggung kemiskinanmu dengan emas.&lt;br /&gt;Ketika kau menyerah padanya, dia meninggalkanmu. Kau serupa mangsa yang gementar dalam cakar-cakar penurunan nilai dan keadaan yang menyedihkan.&lt;br /&gt;Dan kalian, teman-temanku yang rendah hati,&lt;br /&gt;para martir bagi hukum buatan manusia.&lt;br /&gt;Kau bersedih, dan kesedihanmu adalah akibat dari kebiadaban yang hebat,&lt;br /&gt;dari ketidakadilan sang hakim, dari licik si kaya,&lt;br /&gt;dan dari keegoisan hamba demi hawa nafsunya Jangan putus asa,&lt;br /&gt;kerana di sebalik ketidakadilan dunia ini,&lt;br /&gt;di balik persoalan, di balik awan gemawan,&lt;br /&gt;di balik bumi, di balik semua hal ada suatu kekuatan yang tak lain adalah seluruh kadilan, segenap kelembutan, semua kesopanan, segenap cinta kasih.&lt;br /&gt;Engkau laksana bunga yang tumbuh dalam bayangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera angin yang lembut akan bertiup dan membawa bijianmu memasuki cahaya matahari tempat mereka yang akan menjalani suatu kehidupan indah.Engkau laksana pepohonan telanjang yang rendah kerana berat dan bersama salju musim dingin. Lalu musim bunga akan tiba menyelimutimu dengan dedaunan hijau dan berair banyak.Kebenaran akan mengoyak tabir airmata yang menyembunyikan senyumanmu. Saudaraku, kuucapkan selamat datang padamu dan kuanggap hina para penindasmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Tanya sang anak&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon pada suatu desa terpencil&lt;br /&gt;Terdapat sebuah keluarga&lt;br /&gt;Terdiri dari sang ayah dan ibuSerta seorang anak gadis muda dan naif!&lt;br /&gt;Pada suatu hari sang anak bertanya pada sang ibu!Ibu!&lt;br /&gt;Mengapa aku dilahirkan wanita?Sang ibu menjawab,&lt;br /&gt;“Kerana ibu lebih kuat dari ayah!&lt;br /&gt;“Sang anak terdiam dan berkata,”Kenapa jadi begitu?&lt;br /&gt;“Sang anak pun bertanya kepada sang ayah&lt;br /&gt;!Ayah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ibu lebih kuat dari ayah?&lt;br /&gt;Ayah pun menjawab,”Kerana ibumu seorang wanita!!!&lt;br /&gt;Sang anak kembali terdiam.&lt;br /&gt;Dan sang anak pun kembali bertanya!&lt;br /&gt;Ayah!&lt;br /&gt;Apakah aku lebih kuat dari ayah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sang ayah pun kembali menjawab,” Iya,&lt;br /&gt;kau adalah yang terkuat!”&lt;br /&gt;Sang anak kembali terdiam dan sesekali mengerut dahinya.&lt;br /&gt;Dan dia pun kembali melontarkan pertanyaan yang lain.&lt;br /&gt;Ayah!&lt;br /&gt;Apakah aku lebih kuat dari ibu?&lt;br /&gt;Ayah kembali menjawab,”Iya kaulah yang terhebat dan terkuat!&lt;br /&gt;“”Kenapa ayah, kenapa aku yang terkuat?&lt;br /&gt;” Sang anak pun kembali melontarkan pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah pun menjawab dengan perlahan dan penuh kelembutan.&lt;br /&gt;“Kerana engkau adalah buah dari cintanya!&lt;br /&gt;Cinta yang dapat membuat semua manusia tertunduk dan terdiam.&lt;br /&gt;Cinta yang dapat membuat semua manusia buta, tuli serta bisu!&lt;br /&gt;Dan kau adalah segalanya buat kami.&lt;br /&gt;Kebahagiaanmu adalah kebahagiaan kami.&lt;br /&gt;Tawamu adalah tawa kami.&lt;br /&gt;Tangismu adalah air mata kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan cintamu adalah cinta kami.&lt;br /&gt;Dan sang anak pun kembali bertanya!&lt;br /&gt;Apa itu Cinta, Ayah?&lt;br /&gt;Apa itu cinta, Ibu?&lt;br /&gt;Sang ayah dan ibu pun tersenyum!&lt;br /&gt;Dan mereka pun menjawab,”Kau, kau adalah cinta kami sayang..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Kisahku&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengarkan kisahku… .&lt;br /&gt;Dengarkan,&lt;br /&gt;tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku:&lt;br /&gt;kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..&lt;br /&gt;Jika kita mencintai,&lt;br /&gt;cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita bergembira,&lt;br /&gt;kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri.&lt;br /&gt;Jika kita menderita,&lt;br /&gt;kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam.&lt;br /&gt;Jangan kau anggap bahawa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah tunas pesona jiwa,&lt;br /&gt;dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat,&lt;br /&gt;ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi.&lt;br /&gt;Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran, yang terbuka namun rahsia;&lt;br /&gt;ia hanya dapat difahami melalui cinta,&lt;br /&gt;hanya dapat disentuh dengan kebaikan;&lt;br /&gt;dan ketika kita mencuba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal wap &lt;br /&gt;Semalam&lt;br /&gt;Semalam aku sendirian di dunia ini,&lt;br /&gt;kekasih; dan kesendirianku…&lt;br /&gt;sebengis kematian…&lt;br /&gt;Semalam diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…,&lt;br /&gt;Di dalam fikiran malam.&lt;br /&gt;Hari ini…&lt;br /&gt;aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari.&lt;br /&gt;Dan, ia berlangsung dalam seminit dari sang waktu yang melahirkan sekilas pandang,&lt;br /&gt;sepatah kata, sebuah desakan dan… sekucup ciuman&lt;br /&gt;Nyanyian sukma&lt;br /&gt;Di dasar relung jiwakuBergema nyanyian tanpa kata;&lt;br /&gt;sebuah laguyang bernafas di dalam benih hatiku,&lt;br /&gt;Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;&lt;br /&gt;ia meneguk rasa kasihkudalam jubah yg nipis kainnya,&lt;br /&gt;dan mengalirkan sayang,Namun bukan menyentuh bibirku.&lt;br /&gt;Betapa dapat aku mendesahkannya?&lt;br /&gt;Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada siapa aku akan menyanyikannya?&lt;br /&gt;Dia tersimpan dalam relung sukmaku&lt;br /&gt;Kerna aku risau, dia akan terhempas&lt;br /&gt;Di telinga pendengaran yang keras.&lt;br /&gt;Pabila kutatap penglihatan batinku&lt;br /&gt;Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya, &lt;br /&gt;Dan pabila kusentuh hujung jemariku&lt;br /&gt;Terasa getaran kehadirannya.&lt;br /&gt;Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,&lt;br /&gt;Bagai danau tenang yang memantulkan cahayabintang-bintang bergemerlapan.&lt;br /&gt;Air mataku menandai sendu&lt;br /&gt;Bagai titik-titik embun syahduYang membongkarkan rahsia mawar layu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu itu digubah oleh renungan,&lt;br /&gt;Dan dikumandangkan oleh kesunyian,&lt;br /&gt;Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,&lt;br /&gt;Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,&lt;br /&gt;Dan difahami oleh cinta,&lt;br /&gt;Dan disembunyikan oleh kesedaran siang&lt;br /&gt;Dan dinyanyikan oleh sukma malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu itu lagu kasih-sayang,&lt;br /&gt;Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakahYang mampu membawakannya berkumandang?&lt;br /&gt;Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:&lt;br /&gt;Suara manakah yang dapat menangkapnya?&lt;br /&gt;Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci,&lt;br /&gt;Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?&lt;br /&gt;Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?&lt;br /&gt;Siapa yang berani membandingkan deru alam,Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian? Siapa berani memecah sunyiDan lantang menuturkan bisikan sanubari&lt;br /&gt;Yang hanya terungkap oleh hati?&lt;br /&gt;Insan mana yang beranimelagukan kidung suci Tuhan?&lt;br /&gt;Syukur&lt;br /&gt;Bangun di fajar subuh dengan hati seringan awan&lt;br /&gt;Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan&lt;br /&gt;Istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran cinta&lt;br /&gt;Pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada&lt;br /&gt;Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari&lt;br /&gt;Dan sebuah nyanyian kesyukuran terpahat di bibir senyuman&lt;br /&gt;Jalan cinta&lt;br /&gt;Untuk anak-anakku,&lt;br /&gt;Yang sedang bertanya-tanya&lt;br /&gt;Tentang masa depan yang tersembunyi dan terbayang begitu jauh&lt;br /&gt;Berharap-harap tentang hidup yang sedang dan akan dihadapinya&lt;br /&gt;Anak-anakku,&lt;br /&gt;yang sedang mencari keyakinan jiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap jiwa lain yang menjadi pasangan jiwanya&lt;br /&gt;Anak-anakku,&lt;br /&gt;Yang sedang gelisah&lt;br /&gt;Menjalani hidup yang penuh ketidakpastian&lt;br /&gt;Dan godaan-godaan yang memberatkan&lt;br /&gt;Anak-anakku,&lt;br /&gt;Yang semakin dewasa&lt;br /&gt;Dan penuh dengan beban tanggungjawab kehidupan&lt;br /&gt;Aku berdoa untuk kalian&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Karuniakanlah kebajikan dan keteguhan hati kepada mereka&lt;br /&gt;Jiwa-jiwa yang sedang tumbuh dewasa&lt;br /&gt;Bersihkanlah jiwa mereka&lt;br /&gt;Masukkanlah mereka dalam lindunganMu dan pemeliharaanMu&lt;br /&gt;Anakku,&lt;br /&gt;Pada mulanya engkau dan dia bertemu dalam ketidaksengajaan&lt;br /&gt;Karena sejak mulanya adalah engkau dan dia dipertemukan&lt;br /&gt;Oleh Tangan Gaib yang mengatur kehidupan&lt;br /&gt;Dan sejak engkau bertemu lelaki bermata kuat&lt;br /&gt;Dengan tatapannya yang tajam&lt;br /&gt;Ada yang tersentak dari dalam dadamu&lt;br /&gt;Engkau sering menyendiri duduk dalam gelap&lt;br /&gt;bersenandung nyanyian kasmaran&lt;br /&gt;Dan tersenyum entah untuk siapa&lt;br /&gt;Nampaknya engkau tengah mabuk kepayang&lt;br /&gt;memahat langit dengan angan-angan&lt;br /&gt;mengukir malam dengan bayang-bayang&lt;br /&gt;Jangan hanya diam engkau simpan dalam duduk termenung&lt;br /&gt;Malam yang engkau sapa lewat tanpa jawab&lt;br /&gt;Bersikaplah jujur dan terbuka&lt;br /&gt;Tumpahkanlah perasaan yang sarat dengan cinta yang panas bergelora&lt;br /&gt;Barangkali takdir tengah bicara&lt;br /&gt;Telah datang seorang lelaki diperuntukkan buatmu&lt;br /&gt;Dan pandangan matanya memang khusus buatmu&lt;br /&gt;Mengapa engkau harus sembunyi dari kenyataan&lt;br /&gt;Cinta kasih sejati kadang datang tak terduga&lt;br /&gt;Bergegaslah bangun dari mimpi&lt;br /&gt;Atau engkau akan kehilangan keindahan yang tengah engkau genggam&lt;br /&gt;Anggap saja takdir tengah bicara&lt;br /&gt;Ia datang dari langit buatmu dan pandangan matanya khusus buatmu&lt;br /&gt;Engkau akan segera menyadari&lt;br /&gt;Keadaannya tidaklah jauh berbeda&lt;br /&gt;Takdir tengah bicara kepadanya&lt;br /&gt;Ada yang tersentak dari dalam dadanya&lt;br /&gt;Sejak ia bertemu denganmu gadis bermata lembut&lt;br /&gt;Dan tatapanmu yang sejuk&lt;br /&gt;Ia mengasingkan diri dari keriuhan&lt;br /&gt;Merenungi keajaiban ruhaniah yang menggetarkan jiwanya&lt;br /&gt;Bermalam-malam lewat tanpa jawab&lt;br /&gt;Berharap-harap ia bertemu lagi denganmu&lt;br /&gt;Menyusun angan-angan duduk berdua di bawah pohon cemara&lt;br /&gt;Dan bercerita tentang sepasang burung yang bercumbu di atas dahan&lt;br /&gt;Ia menyematkan kembang di rambut telinga kananmu&lt;br /&gt;Lalu waktu yang engkau dan dia bayangkan pun tiba&lt;br /&gt;Engkau bertemu dengannya berdiri di dekat duduknya&lt;br /&gt;Tetapi ia hanya duduk terdiam&lt;br /&gt;Engkaupun hanya berdiri terpaku berharap-harap&lt;br /&gt;Ia berdiri mendekat ke hadapanmu dan menyapamu&lt;br /&gt;Angin dan daunan dan waktu bercanda menunggu&lt;br /&gt;Tetapi engkau dan dia tidak beranjak menyambut suara alam&lt;br /&gt;Yang mengabarkan harapanmu terhadapnya&lt;br /&gt;Dan mengabarkan hasratnya terhadapmu&lt;br /&gt;Keraguanlah yang menyelimuti langkahmu&lt;br /&gt;Engkau ragu keliru memahami pandangan matanya&lt;br /&gt;Ketakutanlah yang menyelubungi langkahnya&lt;br /&gt;Ia takut menemui kenyataanmu yang berbeda&lt;br /&gt;Waktu berlalu dan engkau dan dia berlalu&lt;br /&gt;Sejak ia berlalu dari hadapanmu&lt;br /&gt;Sepi menggelayut di dalam dadamu dan rindu bayang-bayangnya&lt;br /&gt;Sejak engkau berlalu dari hadapannya&lt;br /&gt;Di dadanya bergelayut sepi dan rindu bayang-bayangmu&lt;br /&gt;Engkau dan dia memang tidak seperti kanak-kanak lagi&lt;br /&gt;Kanak-kanak tidak pandai berdusta apalagi terhadap perasaan di dada&lt;br /&gt;Kanak-kanak yang begitu jujur tentang apa yang disukainya atau&lt;br /&gt;dibencinya&lt;br /&gt;Dan disampaikannya dengan tanpa beban&lt;br /&gt;Sedang engkau menyembunyikan darinya&lt;br /&gt;Perasaanmu yang bergelora&lt;br /&gt;Dan dia menyembunyikan darimu&lt;br /&gt;Hasratnya yang membara&lt;br /&gt;Kedua-duanya bersembunyi dibalik harga diri&lt;br /&gt;Mengapa engkau dan dia tidak bersegera mengikuti panggilan jiwa&lt;br /&gt;Yang disatukan Tangan Gaib dalam cinta&lt;br /&gt;Anugerah yang mengejawantah dalam dirimu dan dirinya&lt;br /&gt;Pabila cinta telah memanggilmu ikutilah jalannya&lt;br /&gt;Meski dibalik sayapnya yang anggun&lt;br /&gt;Tersimpan pedang tajam melukaimu&lt;br /&gt;Yakinlah anugerah gaibNya akan membimbing engkau dan dia&lt;br /&gt;Dalam perjalanan yang menggembirakan betapa pun jauhnya&lt;br /&gt;Apabila anugerah cinta telah melingkupi jiwamu dan jiwanya&lt;br /&gt;Maka atas kehendakNya engkau dan dia akan dipertemukan&lt;br /&gt;Betapapun engkau tidak menginginkan&lt;br /&gt;Atau dia tidak menghendaki&lt;br /&gt;Apabila hanya hasrat dan gelora nafsu yang melingkupi jiwamu dan&lt;br /&gt;jiwanya&lt;br /&gt;Maka atas kehendakNya engkau dan dia akan dipisahkan&lt;br /&gt;Betapapun engkau ingin menemukannya&lt;br /&gt;Atau dia ingin menemukanmu&lt;br /&gt;Sesungguhnya atas kehendakNyalah engkau dan dia dipertemukan atau&lt;br /&gt;dipisahkan&lt;br /&gt;Nampaknya kegelisahanmu dan hasratnya&lt;br /&gt;Hendak dipertemukan olehNya dalam cinta&lt;br /&gt;Sehingga waktu membuatmu sering berhadapan dengannya&lt;br /&gt;Dan ruang sering menempatkannya di dekatmu&lt;br /&gt;Lalu engkau dan dia menjadi lebih mudah berbicara&lt;br /&gt;Dan mendekatkan jiwamu dengan jiwanya&lt;br /&gt;Sampai tiba waktu yang engkau dan dia tunggu&lt;br /&gt;Benih yang dianugerahkan untukmu dan untuknya&lt;br /&gt;Telah mulai bersemi dan tumbuh sebagai pohon cinta dengan cepatnya&lt;br /&gt;Kalian menjadi sepasang kekasih yang saling mengikat janji setia&lt;br /&gt;Sepasang kekasih saling menumpahkan perasaan&lt;br /&gt;Mengikat waktu dengan memadu rindu&lt;br /&gt;Saling bercerita tentang kegembiraan&lt;br /&gt;Saling bercerita tentang kesedihan&lt;br /&gt;Saling membagi tentang harapan dan beban&lt;br /&gt;Memupuk pohon cinta dengan terbuka&lt;br /&gt;Kepercayaan dan keikhlasan tentang hidup yang nampak atau tersembunyi&lt;br /&gt;Memberikan dengan segala kerelaan kesempatan dan dukungan&lt;br /&gt;Meminta dengan lembut pembelaan dan perlindungan&lt;br /&gt;Memberikan pengertian dengan sepenuh hati dan pikiran&lt;br /&gt;Sepasang kekasih saling menjaga dan memelihara&lt;br /&gt;Karena ada kalanya di tengah waktu&lt;br /&gt;Datang masa-masa yang mengganggu dan membingungkan&lt;br /&gt;Menjadi masalah dan kemarahan&lt;br /&gt;Lalu seperti kanak-kanak kalian saling membenci&lt;br /&gt;Tentang keadaannya yang tidak engkau inginkan&lt;br /&gt;Tentang keadaanmu yang tidak dia inginkan&lt;br /&gt;Lalu seperti kanak-kanak kalian saling berdiam&lt;br /&gt;Tentang ketidakmengertiannya terhadap keinginanmu&lt;br /&gt;Tentang ketidakmengertianmu terhadap keinginannya&lt;br /&gt;Anugerah cinta, harapan dan kedewasaan yang membimbing kalian&lt;br /&gt;Membawamu kembali mendekat kepadanya&lt;br /&gt;Membawanya kembali mendekat kepadamu&lt;br /&gt;Lalu kalian saling bercerita Tentang pemeliharaan dan penjagaan sepasang kekasih&lt;br /&gt;Lalu kalian saling mengingatkan tentang pohon cinta yang kalian&lt;br /&gt;ikrarkan&lt;br /&gt;Di sepanjang perjalanan selalu datang kabut&lt;br /&gt;Mengaburkan pandangan dan menghalangi tujuan hidup&lt;br /&gt;Kekuatanmu dan kekuatannya dan anugerah cinta yang dapat&lt;br /&gt;membersihkannya&lt;br /&gt;Maka hanya kepadaNya berlindung dan berserah diri&lt;br /&gt;Sepasang kekasih memohon penjagaan dan pemeliharaan&lt;br /&gt;Sepasang kekasih memohon limpahan kasih sayang&lt;br /&gt;Pohon cinta tumbuh subur dan semakin dewasa&lt;br /&gt;Akarnya semakin kuat dan pokoknya semakin kokoh&lt;br /&gt;Daunnya semakin rimbun meneduhi&lt;br /&gt;Pohon dewasa yang siap berbunga dan berbuah&lt;br /&gt;Dalam jiwamu mulai tumbuh perasaan-perasaan baru&lt;br /&gt;Tentang tujuan dan harapan pohon cinta&lt;br /&gt;Akankah ini berbunga dan berbuah dengan lebatnya&lt;br /&gt;Engkau menjadi putik benih bagi hidup baru&lt;br /&gt;Dan dia menjadi sari menghidupkan benih&lt;br /&gt;Dalam jiwanya mulai tumbuh gagasan-gagasan baru&lt;br /&gt;Tentang kedewasaan pohon cinta dan tujuan dan harapannya&lt;br /&gt;Akankah ini berbunga dan berbuah dengan lebatnya&lt;br /&gt;Akankah dia menikmatinya bermusim-musim&lt;br /&gt;Malam-malam berlalu tanpa jawab&lt;br /&gt;Kegelisahanmu dan kegundahannya dipertemukan dalam diam&lt;br /&gt;Engkau tidak tahu bagaimana memulai kata ungkapan tentang perasaanmu&lt;br /&gt;yang baru&lt;br /&gt;Dia tidak tahu bagaimana menceritakan gagasannya yang baru&lt;br /&gt;Kedewasaanmu dan kedewasaannya mendapat ujian&lt;br /&gt;Menghadapi kenyataan dengan terbuka dan jujur&lt;br /&gt;Bermalam-malam berlalu dengan doa&lt;br /&gt;Engkau dan dia berdoa&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Bersihkanlah diriku, jernihkanlah pikiranku, beningkanlah hatiku&lt;br /&gt;Tunjukkanlah kepadaku keyakinan yang benar&lt;br /&gt;Pilihkanlah bagiku asal yang baik dan akhir yang baik&lt;br /&gt;Sampai tiba waktunya&lt;br /&gt;Engkau dan dia dikuatkan&lt;br /&gt;Saling membuka dan bercerita tentang hal yang sama&lt;br /&gt;Dan kalian saling tertawa tentang kekakuan beberapa masa sebelumnya&lt;br /&gt;Kalian saling memantapkan harapan dan tujuan&lt;br /&gt;Kalian saling mengingatkan tanggungjawab dan kenyataan hidup&lt;br /&gt;Kalian saling setuju hidup bersekutu&lt;br /&gt;Maka atas KehendakNYa kalian dipersatukan&lt;br /&gt;Atas NamaNya kalian menjadi Suami Istri dengan kasih sayang&lt;br /&gt;Berjanji saling menjaga dan mengingatkan tentang kebaikan&lt;br /&gt;Saling melindungi dan mendukung dalam kehidupan&lt;br /&gt;Dan hidup menjadi lebih nyata dan membahagiakan&lt;br /&gt;Begitulah kalian menjalani hidup bersekutu&lt;br /&gt;Bulan-bulan berlimpah kegembiraan dan kesenangan&lt;br /&gt;Memadu kasih dengan bahagia tanpa kesedihan dan kegelisahan&lt;br /&gt;Seolah-olah hanya kalian berdua yang ada di dunia&lt;br /&gt;Lalu waktu berjalan semakin panjang&lt;br /&gt;Dan hidup menjadi semakin nyata&lt;br /&gt;Keriuhan dan gejolak hidup menampakkan wujudnya&lt;br /&gt;Engkau mengandung anakmu yang pertama&lt;br /&gt;Lalu seperti mendapat jiwa lain bersemayam dalam tubuhmu&lt;br /&gt;Engkau dan dia merasakan ikatan yang batin&lt;br /&gt;Suamimu bergembira dan menjadi semakin dewasa&lt;br /&gt;Sembilan bulan engkau menjaga anak dalam kandunganmu&lt;br /&gt;Dengan susah payah yang bertumpuk&lt;br /&gt;Ada kalanya engkau menyimpan marah dan kesal&lt;br /&gt;Ada kalanya engkau begitu gembira dan bahagia&lt;br /&gt;Penuh syukur dan doa kepadaNya&lt;br /&gt;Ketika tiba saatnya&lt;br /&gt;Beban kandungan semakin memuncak&lt;br /&gt;Punggungmu semakin berat dan payah&lt;br /&gt;Pinggangmu semakin pegal dan sulit bernapas&lt;br /&gt;Anakmu mengabarkan waktunya semakin dekat&lt;br /&gt;Dan engkau melahirkannya dengan kesulitan dan berat&lt;br /&gt;Antara rasa hidup dan mati yang menyakitkan&lt;br /&gt;Suamimu menjagamu dan menguatkanmu&lt;br /&gt;Ketika suara tangis bayi terdengar&lt;br /&gt;Manusia baru telah lahir di tengah-tengah keluargamu&lt;br /&gt;Dan engkau merasakan kebahagiaan yang tinggi&lt;br /&gt;Memeluk bayi basah begitu merah&lt;br /&gt;Jiwamu penuh dengannya dan jiwanya mengenalimu sebagai ibunya&lt;br /&gt;Udara seperti penuh malaikat-malaikat suci&lt;br /&gt;Menyambut dengan doa kehadiran anakmu&lt;br /&gt;Membisikkan kepadamu harapan-harapan dan janji dari Tuhan&lt;br /&gt;Hidupmu menjadi begitu berharga dan mulia&lt;br /&gt;Dan mendapat tempat istimewa di surgaNya&lt;br /&gt;Engkau menjadi ibu&lt;br /&gt;Suamimu menjadi bapak&lt;br /&gt;Engkaupun mengasuh dan memeliharanya&lt;br /&gt;Dengan kasih sayang yang berlimpah&lt;br /&gt;Jiwamu terikat dengan jiwanya&lt;br /&gt;Air susu yang engkau minumkan kepadanya&lt;br /&gt;Menjadi air jiwa bagi anakmu&lt;br /&gt;Dan kebahagiaannya meminum air susumu&lt;br /&gt;Menjadi tali yang tidak pernah putus bagimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemanapun engkau bepergian&lt;br /&gt;Yang ada dalam hati dan pikiranmu hanyalah wajah mungilnya&lt;br /&gt;Maka bila tiba waktu pulang&lt;br /&gt;Engkau bergegas dan cepat-cepat hendak sampai rumah&lt;br /&gt;Di halaman engkau dengar tangisnya&lt;br /&gt;Ia mencium aroma tubuhmu lewat angin&lt;br /&gt;Hatimu tersayat-sayat penuh dengan rasa rindu bergumpal-gumpal di&lt;br /&gt;dadamu&lt;br /&gt;Air susumu menetes karenanya&lt;br /&gt;Tidak sabar engkau angkat dan engkau cium wajahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disambutnya engkau dengan senyum dari mulut mungil&lt;br /&gt;Dan mata lucu yang merasa aman pelindungnya telah datang&lt;br /&gt;Diusap-usapnya dengan kedua tangan mungil kulit wajahmu yang lekat di&lt;br /&gt;wajahnya&lt;br /&gt;Seolah-olah dapat dipastikan olehnya halus kulit wajahmu&lt;br /&gt;Matanya semakin berbinar&lt;br /&gt;Mendapati air susumu yang segar dan menyehatkan&lt;br /&gt;Dan hatimu semakin bersinar&lt;br /&gt;Kebahagiaan yang bertumpuk di atas kebahagiaan&lt;br /&gt;Engkau lupakan semua lelah dan payah yang engkau jalani&lt;br /&gt;Menungguinya bermalam-malam tanpa tidur&lt;br /&gt;Ketika merengek ia basah oleh ompol atau kotoran&lt;br /&gt;Ketika menangis ia tengah malam haus atau lapar&lt;br /&gt;Waktu terus berjalan&lt;br /&gt;Engkau melihat anakmu tumbuh berkembang&lt;br /&gt;Belajar berguling dan menengkurapkan tubuhnya&lt;br /&gt;Belajar merangkak dan berjalan&lt;br /&gt;Dan mengucapkan kata-katanya yang pertama&lt;br /&gt;Engkau mengajarinya memanggilmu ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan memanggil suamimu bapak&lt;br /&gt;Engkau mengajarinya tentang alam&lt;br /&gt;Api itu panas es itu dingin&lt;br /&gt;Obat itu menyembuhkan racun itu mematikan&lt;br /&gt;Engkau mengajarinya makan dan memakai baju&lt;br /&gt;Menyisirkan rambutnya&lt;br /&gt;Sambil bersenandung lagu kesukaannya&lt;br /&gt;Dan menggumam betapa eloknya anakmu&lt;br /&gt;Kesukaanmu kepadanya bertambah-tambah&lt;br /&gt;Ikatanmu terhadapnya semakin kuatnya&lt;br /&gt;Sedikit saja ia luka terjatuh atau tersayat pisau&lt;br /&gt;Engkau begitu khawatirnya&lt;br /&gt;Seolah-olah darah yang tumpah itu adalah darahmu sendiri&lt;br /&gt;Dan kulitmulah yang tersayat atau luka&lt;br /&gt;Begitu sayangnya engkau kepadanya&lt;br /&gt;Sehingga yang engkau ucapkan adalah rasa marah&lt;br /&gt;Yang lalu rasa sedihmu sebab telah memarahinya&lt;br /&gt;Membuatmu menggendongnya dan mengusap lembut lukanya&lt;br /&gt;Dengan obat yang paling lunak tetapi menyembuhkan&lt;br /&gt;Engkau melihat anakmu tumbuh semakin dewasa&lt;br /&gt;Dan menghadapi hidup dengan jalannya sendiri&lt;br /&gt;Engkau semakin kesulitan menghadapinya&lt;br /&gt;Seolah-olah ia tidak dapat mengerti keinginanmu&lt;br /&gt;Dan engkau tidak lagi mengerti keinginannya&lt;br /&gt;Ia hidup dengan teman-temannya sendiri&lt;br /&gt;Berbicara sedikit denganmu dan dengan suamimu&lt;br /&gt;Ia seolah-olah semakin jauh&lt;br /&gt;Engkau bimbang dan gagap menghadapi dunianya yang berubah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa cintamu kepadanya begitu ingin&lt;br /&gt;Mengikatnya dalam rengkuhanmu&lt;br /&gt;Mengamankannya dalam dekapanmu&lt;br /&gt;Menggendong dan mengelus wajahnya seperti ketika ia kecil&lt;br /&gt;Sedang gagasanmu tentang tantangan hidupnya begitu ingin&lt;br /&gt;Membebaskannya melakukan pencarian&lt;br /&gt;Mendukungnya tumbuh dan belajar menghadapi masa depannya&lt;br /&gt;Melepaskannya untuk hidup dalam masanya&lt;br /&gt;Sampai tiba waktunya ia benar-benar menjadi dewasa&lt;br /&gt;Dan memahami duniamu dengan lebih leluasa&lt;br /&gt;Dan engkau memahami dunianya dengan lebih lega&lt;br /&gt;Percaya dan ikhlas tentangnya&lt;br /&gt;Yakin karena engkau telah membimbingnya dengan benar&lt;br /&gt;Maka engkau berdoa untuk anakmu setiap malam dalam sujud&lt;br /&gt;Ya, Allah,&lt;br /&gt;Tunjukkanlah kepada anakku jalan yang benar&lt;br /&gt;Dekatkanlah ia kepada jalanMu&lt;br /&gt;Bimbinglah ia, jagalah ia, lindungilah ia&lt;br /&gt;Berikanlah kepadanya keteguhan dan keyakinan yang kuat&lt;br /&gt;Tabahkanlah ia menghadapi hidup&lt;br /&gt;Dan sabarkanlah kami dan bimbinglah kami orang tuanya&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Kami berserah diri kepadaMu&lt;br /&gt;Tiba waktu bagi anakmu menemukan kekasihnya&lt;br /&gt;Seperti engkau ketika muda&lt;br /&gt;Engkau begitu ingin melihat kekasihnya&lt;br /&gt;Dililit rasa cemburu karena perhatiannya kepadamu&lt;br /&gt;Tidak lagi seperti dahulu&lt;br /&gt;Ia lebih banyak bersama kekasihnya daripada bersamamu&lt;br /&gt;Dan ketika bersamamu&lt;br /&gt;Ia lebih banyak bercerita tentang kekasihnya daripada tentangmu&lt;br /&gt;Engkau merasa akan tiba waktunya&lt;br /&gt;Dan ketika anakmu menikahi kekasihnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pun tiba&lt;br /&gt;Engkau berpisah dengannya&lt;br /&gt;Anakmu menjalani hidup sendiri&lt;br /&gt;Mendiami rumahnya sendiri&lt;br /&gt;Bersama dengan istrinya seperti engkau dahulu&lt;br /&gt;Dan hidupmu seolah-olah kesepian&lt;br /&gt;Waktu terus berputar&lt;br /&gt;Dan kalian berdua menjadi begitu tua&lt;br /&gt;Rambut memutih dan tubuh melemah&lt;br /&gt;Kenangan berjalan satu-satu di depan mata&lt;br /&gt;Engkau menjadi memiliki kesadaran dan memahami&lt;br /&gt;Hidup ini bisa begitu mudah atau rumit&lt;br /&gt;Tergantung bagaimana engkau melihat dan menjalaninya&lt;br /&gt;Sekarang engkau telah tua sehingga engkau melihat&lt;br /&gt;Apa yang dahulunya engkau anggap&lt;br /&gt;Sebagai kerumitan dan kesulitan yang besar&lt;br /&gt;Ternyata hanyalah hal yang sederhana dan mudah saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata engkau lahir bukan untuk bersiap-siap menghadapi hidup&lt;br /&gt;Engkau lahir adalah untuk hidup dan menjalani hidup&lt;br /&gt;Engkau lalu menjadi begitu pasrah dan ikhlas&lt;br /&gt;Menerima waktu yang semakin habis&lt;br /&gt;Tubuhmu menjadi sakit dan terbaring di dipan&lt;br /&gt;Anak-anakmu yang dekat maupun yang jauh berdatangan&lt;br /&gt;Berdoa dan memohonkan ampun di samping dipan&lt;br /&gt;Mengantarkanmu memenuhi waktu terakhir&lt;br /&gt;Sampai akhirnya engkau pergi meninggalkan dunia dengan tenang&lt;br /&gt;Anak-anakmu bahagia&lt;br /&gt;Melihatmu tersenyum dengan tenang di saat terakhir&lt;br /&gt;Menandakan keberhasilanmu menjalani hidup&lt;br /&gt;Mereka mendoakan&lt;br /&gt;Hidupmu lebih bahagia dan tenang&lt;br /&gt;Di alam yang lebih kekal&lt;br /&gt;Mereka bangga terhadapmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami dan kalian&lt;br /&gt;Kalian tinggal dalam rumah kebodohan, karena&lt;br /&gt;dalam rumah ini&lt;br /&gt;Tiada cermin kaca buat memandang jiwa.&lt;br /&gt;Kami menghela nafas panjang, dan&lt;br /&gt;Dari keluhan ini&lt;br /&gt;Terbitlah bisikan bunga-bunga dan gemerisik&lt;br /&gt;Daunan&lt;br /&gt;Dan bisikan anak sungai ..&lt;br /&gt;Kami hiba akan kekerdilanmu setara kebencian&lt;br /&gt;Kalian&lt;br /&gt;Akan Kejayaan kami; antara rasa hiba kami dan&lt;br /&gt;Kebencian kalian, sang waktu berhenti tertahan.&lt;br /&gt;Kami mnenghampirimu sebagai teman, tapi kalian&lt;br /&gt;menyerang kami sebagai musuh; antara&lt;br /&gt;persahabatan&lt;br /&gt;Kami dan permusuhan kalian, terbentang jurang&lt;br /&gt;dalam&lt;br /&gt;Yang dialiri darah dan airmata.&lt;br /&gt;Untuk ibu pertiwi&lt;br /&gt;Bukit-bukit di negeriku kini tenggelam&lt;br /&gt;Oleh darah dan air mata&lt;br /&gt;Apa yang dapat dilakukan oleh seorang anaknya yang merantau?&lt;br /&gt;Untuk masyarakatnya yang sengsara?&lt;br /&gt;Apa pula gunanya keluh-kesah&lt;br /&gt;Seorang penyair yang sedang tidak di rumah?&lt;br /&gt;Seandainya rakyatku mati dalam pemberontakan menuntut nasibnya,&lt;br /&gt;Aku akan berkata “Mati dalam perjuangan&lt;br /&gt;Lebih mulia dari hidup dalam penindasan”&lt;br /&gt;Tapi rakyatku tidak mati sebagai pemberontak&lt;br /&gt;Kematian adalah satu-satunya penyelamat mereka,&lt;br /&gt;Dan penderitaan adalah tanah air mereka&lt;br /&gt;Ingatlah saudaraku,&lt;br /&gt;Bahawa syiling yang kau jatuhkan&lt;br /&gt;Ke telapak tangan yang menghulur di hadapanmu,&lt;br /&gt;Adalah satu-satunya jambatan yang menghubungkan&lt;br /&gt;Kekayaan hatimu dengan cinta di hati Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Alam dan manusia&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mendengar anak sungai merintih bagai seorang janda yang menangis meratapi kematian anaknya dan aku kemudian bertanya, “Mengapa engkau menangis, sungaiku yang jernih?’ Dan sungai itu menjawab, ‘Sebab aku dipaksa mengalir ke kota tempat Manusia merendahkan dan mensia-siakan diriku dan menjadikanku minuman-minuman keras dan mereka memperalatkanku bagai pembersih sampah, meracuni kemurnianku dan mengubah sifat-sifatku yang baik menjadi sifat-sifat buruk.”&lt;br /&gt;Dan aku mendengar burung-burung menangis, dan aku bertanya, “Mengapa engkau menangis, burung-burungku yang cantik?”&lt;br /&gt;Dan salah satu dari burung itu terbang mendekatiku, dan hinggap di hujung sebuah cabang pohon dan berkata, “Anak-anak Adam akan segera datang di ladang ini dengan membawa senjata-senjata pembunuh dan menyerang kami seolah-olah kami adalah musuhnya. Kami sekarang terpisah di antara satu sama yang lain, sebab kami tidak tahu siapa di antara kami yang bisa selamat dari kejahatan Manusia. Ajal memburu kami ke mana pun kami pergi.”&lt;br /&gt;Kini, matahari terbit dari balik puncak pergunungan, dan menyinari puncak-puncak pepohonan dengan rona mahkota. Kupandangi keindahan ini dan aku bertanya kepada diriku sendiri, ‘Mengapa Manusia mesti menghancurkan segala karya yang telah diciptakan oleh alam?’&lt;br /&gt;Cinta&lt;br /&gt;Lalu berkatalah Almitra, Bicaralah pada kami perihal Cinta.&lt;br /&gt;Dan dia mengangkatkan kepalanya dan memandang ke arah kumpulan manusia itu, dan keheningan menguasai mereka. Dan dengan suara lantang dia berkata:&lt;br /&gt;Pabila cinta menggamitmu, ikutlah ia&lt;br /&gt;Walaupun jalan-jalannya sukar dan curam&lt;br /&gt;Pabila ia mengepakkan sayapnya,&lt;br /&gt;Engkau serahkanlah dirimu kepadanya&lt;br /&gt;Walaupun pedang yang tersisip pada sayapnya akan melukakan kamu.&lt;br /&gt;Pabila ia berkata-kata&lt;br /&gt;Engkau percayalah kepadanya&lt;br /&gt;walaupun suaranya akan menghancurkan mimpimu&lt;br /&gt;seperti angin utara yang memusnahkan taman-taman&lt;br /&gt;kerana sekalipun cinta memahkotakan kamu&lt;br /&gt;Ia juga akan mengorbankan kamu&lt;br /&gt;walaupun ia menyuburkan dahan-dahanmu&lt;br /&gt;ia juga mematahkan ranting-rantingmu&lt;br /&gt;walaupun ia memanjat dahanmu yang tinggi&lt;br /&gt;dan mengusap ranting-rantingmu yang gementar&lt;br /&gt;dalam remang cahaya matahari&lt;br /&gt;ia juga turun ke akar-akarmu&lt;br /&gt;dan menggoncangkannya dari perut bumi&lt;br /&gt;Seperti seberkas jagung&lt;br /&gt;ia akan mengumpulmu untuk dirinya&lt;br /&gt;membantingkanmu sehingga engkau bogel&lt;br /&gt;mengayakkanmu sehingga terpisah kamu dari kulitmu&lt;br /&gt;mengisarkanmu sehingga engkau menjadi putih bersih&lt;br /&gt;mengulimu agar kamu mudah dibentuk&lt;br /&gt;dan selepas itu membakarmu di atas bara api&lt;br /&gt;agar kamu menjadi sebuku roti yang diberkati&lt;br /&gt;untuk hidangan kenduri Tuhanmu yang suci&lt;br /&gt;Semua ini akan cinta lakukan kepadamu&lt;br /&gt;supaya engkau memahami rahsia hatinya&lt;br /&gt;dan dengan itu menjadi wangi-wangian kehidupan&lt;br /&gt;tetapi seandainya di dalam ketakutanmu&lt;br /&gt;engkau hanya mencari kedamaian dan nikmat cinta&lt;br /&gt;maka lebih baiklah engkau membalut dirimu&lt;br /&gt;yang bogel itu&lt;br /&gt;dan beredarlah dari laman cinta yang penuh gelora&lt;br /&gt;ke dunia gersang yang tidak bermusim&lt;br /&gt;di sana engkau akan ketawa&lt;br /&gt;tetapi bukan tawamu&lt;br /&gt;dan engkau akan menangis&lt;br /&gt;tetapi bukan dengan air matamu&lt;br /&gt;Cinta tidak memberikan apa-apa melainkan dirinya&lt;br /&gt;dan tidak mengambil apa-apa melainkan daripada dirinya&lt;br /&gt;cinta tidak mengawal sesiapa&lt;br /&gt;dan cinta tidak boleh dikawal sesiapa&lt;br /&gt;kerana cinta lengkap dengan sendirinya&lt;br /&gt;Dan pabila engkau bercinta&lt;br /&gt;engkau tidak seharusnya berkata&lt;br /&gt;“kejadian adalah hatiku,” sebaliknya berkatalah:&lt;br /&gt;“aku adalah kejadian”&lt;br /&gt;Dan janganlah engkau berfikir&lt;br /&gt;engkau boleh menentukan arus cinta&lt;br /&gt;kerana seandainya cinta memberkatimu&lt;br /&gt;ia akan menentukan arah perjalananmu&lt;br /&gt;Cinta tiada nafsu melainkan dirinya&lt;br /&gt;tetapi seandainya kamu bercinta&lt;br /&gt;dan ada nafsu pada cintamu itu&lt;br /&gt;maka biarlah yang berikut ini menjadi nafsumu;&lt;br /&gt;menjadi air batu yang cair&lt;br /&gt;membentuk anak-anak sungai&lt;br /&gt;yang menyanyikan melodi cinta&lt;br /&gt;pada malam yang gelap gelita&lt;br /&gt;untuk mengenal betapa pedihnya kemesraan&lt;br /&gt;untuk merasa luka kerana engkau kini mengenali cinta&lt;br /&gt;dan rela serta gembira&lt;br /&gt;melihat darah dari lukanya&lt;br /&gt;untuk bangun pada waktu fajar dengan hati yang lega&lt;br /&gt;dan bersyukur untuk satu hari lagi yang terisi cinta&lt;br /&gt;untuk beristirehat ketika matahari remang&lt;br /&gt;untuk mengingati kemanisan cinta yang tidak terperi&lt;br /&gt;untuk kembali ke rumahmu ketika air mati&lt;br /&gt;dengan rasa kesyukuran di dalam hati&lt;br /&gt;dan dalam tidurmu berdoalah untuk kekasihmu&lt;br /&gt;yang bersemadi di dalam hatimu&lt;br /&gt;dengan lagu kesyukuran pada bibirmu&lt;br /&gt;Cinta&lt;br /&gt;Mereka berkata tentang serigala dan tikus&lt;br /&gt;Minum di sungai yang sama&lt;br /&gt;Di mana singa melepas dahaga&lt;br /&gt;Mereka berkata tentang helang dan hering&lt;br /&gt;Menjunam paruhnya ke dalam bangkai yg sama&lt;br /&gt;Dan berdamai - di antara satu sama lain,&lt;br /&gt;Dalam kehadiran bangkai - bangkai mati itu&lt;br /&gt;Oh Cinta, yang tangan lembutnya&lt;br /&gt;mengekang keinginanku&lt;br /&gt;Meluapkan rasa lapar dan dahaga&lt;br /&gt;akan maruah dan kebanggaan,&lt;br /&gt;Jangan biarkan nafsu kuat terus menggangguku&lt;br /&gt;Memakan roti dan meminum anggur&lt;br /&gt;Menggoda diriku yang lemah ini&lt;br /&gt;Biarkan rasa lapar menggigitku,&lt;br /&gt;Biarkan rasa haus membakarku,&lt;br /&gt;Biarkan aku mati dan binasa,&lt;br /&gt;Sebelum kuangkat tanganku&lt;br /&gt;Untuk cangkir yang tidak kau isi,&lt;br /&gt;Dan mangkuk yang tidak kau berkati&lt;br /&gt;PERENGGAN 12&lt;br /&gt;Seorang ahli hukum menyusul bertanya;&lt;br /&gt;Dan bagaimana tentang undang-undang kita?&lt;br /&gt;Dijawabnya;&lt;br /&gt;Kalian senang meletakkan perundangan,&lt;br /&gt;namun lebih senang lagi melakukan perlanggaran,&lt;br /&gt;Bagaikan kanak-kanak yang asyik bermain di tepi pantai,&lt;br /&gt;yang penuh kesungguhan menyusun pasir jadi menara,&lt;br /&gt;kemudian menghancurkannya sendiri,&lt;br /&gt;sambil gelak tertawa ria.&lt;br /&gt;Tapi,&lt;br /&gt;selama kau sedang sibuk menyusun menara pasirmu,&lt;br /&gt;sang laut menghantarkan lebih banyak lagi pasir ke tepi,&lt;br /&gt;Dan pada ketika kau menghancurkan menara buatanmu,&lt;br /&gt;sang laut pun turut tertawa bersamamu.&lt;br /&gt;Sesungguhnya,&lt;br /&gt;samudera sentiasa ikut tertawa,&lt;br /&gt;bersama mereka yang tanpa dosa.&lt;br /&gt;Tapi bagaimanakah mereka,&lt;br /&gt;yang menganggap kehidupan bukan sebagai samudera,&lt;br /&gt;dan melihat undang-undang buatannya sendiri,&lt;br /&gt;bukan ibarat menara pasir?&lt;br /&gt;Merekalah yang memandang kehidupan,&lt;br /&gt;laksana sebungkal batu karang,&lt;br /&gt;dan undang-undang menjadi pahatnya,&lt;br /&gt;untuk memberinya bentuk ukiran,&lt;br /&gt;menurut selera manusia,&lt;br /&gt;sesuai hasrat kemahuan.&lt;br /&gt;Bagaimana dia,&lt;br /&gt;si tempang yang membenci para penari?&lt;br /&gt;Bagaimana pula kerbau yang menyukai bebannya,&lt;br /&gt;dam mencemuh kijang,&lt;br /&gt;menamakannya haiwan liar tiada guna?&lt;br /&gt;Lalu betapa ular tua,&lt;br /&gt;yang tak dapat lagi menukar kulitnya,&lt;br /&gt;dan kerana itu menyebut ular lain sebagai telanjang,&lt;br /&gt;tak kenal susila?&lt;br /&gt;Ada lagi dia,&lt;br /&gt;yang pagi- pagi mendatangi pesta,&lt;br /&gt;suatu keramaian perkahwinan,&lt;br /&gt;kemudian setelah kenyang perutnya,&lt;br /&gt;dengan badan keletihan,&lt;br /&gt;meninggalkan keramaian dengan umpatan,&lt;br /&gt;menyatakan semua pesta sebagai suatu kesalahan,&lt;br /&gt;dan semua terlibat melakukan kesalahan belaka.&lt;br /&gt;Apalah yang kukatakan tentang mereka,&lt;br /&gt;kecuali bahawa memang mereka berdiri di bawah sinar mentari,&lt;br /&gt;namun berpaling wajah, dan punggung mereka membelakangi?&lt;br /&gt;Mereka hanya melihat bayangannya sendiri,&lt;br /&gt;dan bayangan itulah menjadi undang-undangnya.&lt;br /&gt;Apakah erti sang suria bagi mereka,&lt;br /&gt;selain sebuah pelempar bayangan?&lt;br /&gt;Dan apakah kepatuhan hukum baginya,&lt;br /&gt;selain terbongkok dan melata di atas tanah,&lt;br /&gt;mencari dan menyelusuri bayangan sendiri?&lt;br /&gt;Tapi kau,&lt;br /&gt;yang berjalan menghadapkan wajah ke arah mentari,&lt;br /&gt;bayangan apa di atas tanah,&lt;br /&gt;yang dapat menahanmu?&lt;br /&gt;Kau yang mengembara di atas angin,&lt;br /&gt;kincir mana yang mampu memerintahkan arah perjalananmu,&lt;br /&gt;hukum mana yang mengikatmu,&lt;br /&gt;bila kau patahkan pikulanmu,&lt;br /&gt;tanpa memukulnya pada pintu penjara orang lain?&lt;br /&gt;Hukum apa yang kau takuti,&lt;br /&gt;jikalau kau menari-nari,&lt;br /&gt;tanpa kakimu tersadung belenggu orang lain?&lt;br /&gt;Dan siapakah dia yang menuntutmu,&lt;br /&gt;bila kau mencampakkan pakaianmu,&lt;br /&gt;tanpa melemparkannya di jalan orang lain?&lt;br /&gt;Rakyat Orphalese,&lt;br /&gt;kalian mungkin mampu memukul gendang,&lt;br /&gt;dan kalian dapat melonggarkan tali kecapi,&lt;br /&gt;namun katakan,&lt;br /&gt;siapakah yang dapat menghalangi,&lt;br /&gt;burung pipit untuk menyanyi.&lt;br /&gt;PERENGGAN 13&lt;br /&gt;Seorang ahli pidato maju ke depan;&lt;br /&gt;bertanyakan masalah kebebasan.&lt;br /&gt;Dia mendapat jawapan;&lt;br /&gt;Telah kusaksikan,&lt;br /&gt;di gerbang kota maupun dekat tungku perapian,&lt;br /&gt;dikau bertekuk lutut memuja Sang Kebebasan.&lt;br /&gt;Laksana hamba budak merendahkan diri di depan sang tuan,&lt;br /&gt;si zalim yang disanjung puja,&lt;br /&gt;walaupun dia hendak menikam.&lt;br /&gt;Ya, sampai pun di relung-relung candi,&lt;br /&gt;dan keteduhan pusat kota,&lt;br /&gt;kulihat yang paling bebas pun diantara kalian,&lt;br /&gt;mengendong kebebasannya laksana pikulan,&lt;br /&gt;mengenakannya seperti besi pembelenggu tangan.&lt;br /&gt;Hatiku menitikkan darah dalam dada,&lt;br /&gt;kerana kutahu,&lt;br /&gt;bahawa kau hanya dapat bebas sepenuhnya,&lt;br /&gt;pabila kau dapat menyedari;&lt;br /&gt;bahawa keinginan untuk kebebasan pun,&lt;br /&gt;merupakan sebentuk belenggu jiwamu.&lt;br /&gt;Hanya jikalau kau pada akhirnya,&lt;br /&gt;berhenti bicara tentang Kebebasan,&lt;br /&gt;sebagai suatu tujuan dan sebuah hasil perbincangan,&lt;br /&gt;maka kau akan bebas,&lt;br /&gt;bila hari-hari tiada kosong dari beban fikiran,&lt;br /&gt;dan malam-malammu tiada sepi dari kekurangan dan kesedihan.&lt;br /&gt;Bahkan justeru Kebebasanmu berada dalam rangkuman beban hidup ini,&lt;br /&gt;tetapi yang berhasil engkau atasi,&lt;br /&gt;dan jaya kau tegak menjulang tinggi,&lt;br /&gt;sempurna, terlepas segala tali-temali.&lt;br /&gt;Dan bagaimana kau kan bangkit,&lt;br /&gt;mengatasi hari dan malammu,&lt;br /&gt;pabila kau tak mematahkan belenggu ikatan,&lt;br /&gt;yang di pagi pengalamanmu,&lt;br /&gt;telah engkau kaitkan pada ketinggian tengah harimu?&lt;br /&gt;Sesungguhnyalah,&lt;br /&gt;apa yang kau namai Kebebasan,&lt;br /&gt;tak lain dari mata terkuat diantara mata rantai belenggumu,&lt;br /&gt;walau kilaunya gemerlap cemerlang di sinar suria,&lt;br /&gt;serta menyilaukan pandang matamu.&lt;br /&gt;Dan sedarkah engkau,&lt;br /&gt;apa yang akan kau lepaskan itu?&lt;br /&gt;tiada lain adalah cebisan dari dirimu,&lt;br /&gt;jikalau kau hendak mencapai kebebasan yang kau rindu.&lt;br /&gt;Pabila yang akan kau buang itu,&lt;br /&gt;suatu hukum yang tak adil,&lt;br /&gt;akuilah bahwa dia telah kau tulis dengan tanganmu sendiri,&lt;br /&gt;serta kau pahatkan diatas permukaan keningmu.&lt;br /&gt;Mustahil kau akan menghapusnya,&lt;br /&gt;dengan hanya membakar kitab-kitab hukummu,&lt;br /&gt;tak mungkin pula dengan cara membasuh kening para hakimmu,&lt;br /&gt;walau air seluruh lautan kaucurahkan untuk itu.&lt;br /&gt;Pabila seorang zalim yang hendak kau tumbangkan,&lt;br /&gt;usahakanlah dahulu,&lt;br /&gt;agar kursi tahtanya yang kau tegakkan di hatimu,&lt;br /&gt;kau cabut akarnya sebelum itu.&lt;br /&gt;Sebab bagaimanakah seorang zalim,&lt;br /&gt;dapat memerintah orang bebas dan punya harga diri,&lt;br /&gt;jika bukan engkau sendiri membiarkannya,&lt;br /&gt;menodai kebebasan yang kaujunjung tinggi,&lt;br /&gt;mencorengkan arang pada harkat martabat kemanusiaanmu peribadi?&lt;br /&gt;Pabila suatu beban kesusahan yang hendak kautanggalkan,&lt;br /&gt;maka ingatlah bahwa beban itu telah pernah menjadi pilihanmu,&lt;br /&gt;bukannya telah dipaksakan diatas pundakmu.&lt;br /&gt;Bilamana ketakutan yang ingin kau hilangkan,&lt;br /&gt;maka perasaan ngeri itu bersarang di hatimu,&lt;br /&gt;bukannya berada pada dia yang kau takuti.&lt;br /&gt;Sebenarnyalah, segalanya itu bergetar dalam diri,&lt;br /&gt;dalam rangkulan setengah terkatup, yang abadi;&lt;br /&gt;antara;&lt;br /&gt;yang kauinginkan dan yang kau takuti,&lt;br /&gt;yang memuakkan dan yang kausanjung puji,&lt;br /&gt;yang kaukejar-kejar dan yang hendak kau tinggal pergi.&lt;br /&gt;Kesemuanya itu hadir dalam dirimu selalu,&lt;br /&gt;bagaikan Sinar dan Bayangan,&lt;br /&gt;dalam pasangan-pasangan,&lt;br /&gt;yang lestari berpelukan.&lt;br /&gt;Dan pabila sang bayangan menjadi kabur, melenyap hilang,&lt;br /&gt;maka sinar yang tinggal, wujudlah bayangan baru,&lt;br /&gt;bagi sinar yang lain;&lt;br /&gt;demikianlah selalu.&lt;br /&gt;Seperti itulah pekerti Kebebasan,&lt;br /&gt;pabila ia kehilangan pengikatnya yang lama,&lt;br /&gt;maka ia sendirilah menjadi pengikat baru,&lt;br /&gt;bagi Kebebasan yang lebih agung,&lt;br /&gt;sentiasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Rahasia jodoh&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpasangan engkau telah diciptakan&lt;br /&gt;Dan selamanya engkau akan berpasangan&lt;br /&gt;Bergandingan tanganlah dikau&lt;br /&gt;Hingga sayap-sayap panjang nan lebar lebur dalam nyala&lt;br /&gt;Dalam ikatan agung menyatu kalian&lt;br /&gt;Saling menataplah dalam keharmonian&lt;br /&gt;Dan bukanlah hanya saling menatap ke depan&lt;br /&gt;Tapi bagaimana melangkah ke tujuan semula&lt;br /&gt;Berpasangan engkau dalam mengurai kebersamaan&lt;br /&gt;Kerana tidak ada yang benar-benar mampu hidup bersendirian&lt;br /&gt;Bahkan keindahan syurga tak mampu menghapus kesepian Adam&lt;br /&gt;Berpasangan engkau dalam menghimpun rahmat Tuhan Ya, bahkan bersama pula dalam menikmatinya&lt;br /&gt;Kerana alam dan kurniaan Tuhan&lt;br /&gt;Terlampau luas untuk dinikmati sendirian&lt;br /&gt;Bersamalah engkau dalam setiap keadaan&lt;br /&gt;Kerana kebahagiaan tersedia, bagi mereka yang menangis&lt;br /&gt;Bagi mereka yang disakiti hatinya, bagi mereka yang mencari,&lt;br /&gt;bagi mereka yang mencuba&lt;br /&gt;Dan bagi mereka yang mampu memahami erti hidup bersama&lt;br /&gt;Kerana mereka itulah yang menghargai pentingnya&lt;br /&gt;orang-orang yang pernah hadir dalam kehidupan mereka&lt;br /&gt;Bersamalah dikau sampai sayap-sayap sang maut meliputimu&lt;br /&gt;Ya, bahkan bersama pula kalian dalam musim sunyi&lt;br /&gt;Namun biarkan ada ruang antara kebersamaan itu&lt;br /&gt;Tempat angin syurga menari-nari diantara bahtera sakinahmu&lt;br /&gt;Berkasih-kasihlah, namun jangan membelenggu cinta&lt;br /&gt;Biarkan cinta mengalir dalam setiap titisan darah&lt;br /&gt;Bagai mata air kehidupan&lt;br /&gt;Yang gemerciknya senantiasa menghidupi pantai kedua jiwa&lt;br /&gt;Saling isilah minumanmu tapi jangan minum dari satu piala&lt;br /&gt;Saling kongsilah rotimu tapi jangan makan dari pinggan yang sama..&lt;br /&gt;Menyanyilah dan menarilah bersama dalam suka dan duka&lt;br /&gt;Hanya biarkan masing-masing menghayati waktu sendirinya&lt;br /&gt;Kerana dawai-dawai biola, masing-masing punya kehidupan sendiri&lt;br /&gt;Walau lagu yang sama sedang menggetarkannya&lt;br /&gt;Sebab itulah simfoni kehidupan &lt;br /&gt;Berikan hatimu namun jangan saling menguasainya  Jika tidak, kalian hanya mencintai pantulan diri sendiri&lt;br /&gt;Yang kalian temukan dalam dia&lt;br /&gt;Dan lagi, hanya tangan kehidupan yang akan mampu merangkulnya&lt;br /&gt;Tegaklah berjajar namun jangan terlampau dekat&lt;br /&gt;Bukankah tiang-tiang candi tidak dibina terlalu rapat?&lt;br /&gt;Dan pohon jati serta pohon cemara&lt;br /&gt;Tidak tumbuh dalam bayangan masing-masing?&lt;br /&gt;Kasih sayang dan persamaan&lt;br /&gt;Sahabatku yang papa, jika engkau mengetahui, bahawa Kemiskinan yang membuatmu sengsara itu mampu menjelaskan pengetahuan tentang Keadilan dan pengertian tentang Kehidupan, maka engkau pasti berpuas hati dengan nasibmu.&lt;br /&gt;Kusebut pengetahuan tentang Keadilan : Kerana orang kaya terlalu sibuk mengumpul harta utk mencari pengetahuan. Dan kusebut pengertian tentang Kehidupan : Kerana orang yang kuat terlalu berhasrat mengejar kekuatan dan keagungan bagi menempuh jalan kebenaran.&lt;br /&gt;Bergembiralah, sahabatku yang papa, kerana engkau merupakan penyambung lidah Keadilan dan Kitab tentang Kehidupan. Tenanglah, kerana engkau merupakan sumber kebajikan bagi mereka yang memerintah terhadapmu, dan tiang kejujuran bagi mereka yang membimbingmu.&lt;br /&gt;Jika engkau menyedari, sahabatku yang papa, bahawa malang yang menimpamu dalam hidup merupakan kekuatan yang menerangi hatimu, dan membangkitkan jiwamu dari ceruk ejekan ke singgahsana kehormatan, maka engkau akan merasa berpuas hati kerana pengalamanmu, dan engkau akan memandangnya sebagai pembimbing, serta membuatmu bijaksana.&lt;br /&gt;Kehidupan ialah suatu rantai yang tersusun oleh banyak mata rantai yang berlainan. Duka merupakan salah satu mata rantai emas antara penyerahan terhadap masa kini dan harapan masa depan. Antara tidur dan jaga, di luar fajar merekah.&lt;br /&gt;Sahabatku yang papa, Kemiskinan menyalakan api keagungan jiwa, sedangkan kemewahan memperlihatkan keburukannya. Duka melembutkan perasaan, dan Suka mengubati hati yang luka. Bila Duka dan kemelaratan dihilangkan, jiwa manusia akan menjadi batu tulis yang kosong, hanya memperlihatkan kemewahan dan kerakusan.&lt;br /&gt;Ingatlah, bahawa keimanan itu adalah peribadi sejati Manusia. Tidak dapat ditukar dengan emas; tidak dapat dikumpul seperti harta kekayaan. Mereka yang mewah sering meminggirkan keimananan, dan mendakap erat emasnya.&lt;br /&gt;Orang muda sekarang jangan sampai meninggalkan Keimananmu, dan hanya mengejar kepuasan diri dan kesenangan semata. Orang-orang papa yang kusayangi, saat bersama isteri dan anak sekembalinya dari ladang merupakan waktu yang paling mesra bagi keluarga, sebagai lambang kebahagiaan bagi takdir angkatan yang akan datang. Tapi hidup orang yang senang bermewah-mewahan dan mengumpul emas, pada hakikatnya seperti hidup cacing di dalam kuburan. Itu menandakan ketakutan.&lt;br /&gt;Air mata yang kutangiskan, wahai sahabatku yang papa, lebih murni daripada tawa ria orang yang ingin melupakannya, dan lebih manis daripada ejekan seorang pencemuh. Air mata ini membersihkan hati dan kuman benci, dan mengajar manusia ikut merasakan pedihnya hati yang patah.&lt;br /&gt;Benih yang kautaburkan bagi si kaya, dan akan kau tuai nanti, akan kembali pada sumbernya, sesuai dengan Hukum Alam. Dan dukacita yang kausandang, akan dikembalikan menjadi sukacita oleh kehendak Syurga. Dan angkatan mendatang akan mempelajari Dukacita dan Kemelaratan sebagai pelajaran tentang Kasih Sayang dan Persamaan.&lt;br /&gt;Ciuman pertama&lt;br /&gt;Itulah tegukan pertama dari cawan yang telah diisi oleh para dewa dari air pancuran cinta. Itulah batas antara kebimbangan yang menghiburkan dan menyedihkan hati dengan takdir yang mengisinya dengan kebahagiaan.&lt;br /&gt;Itulah baris pembuka dari suatu puisi kehidupan , bab pertama dari suatu novel tentang manusia.&lt;br /&gt;Itulah tali yang menghubungkan pengasingan masa lalu dengan kejayaan masa depan.&lt;br /&gt;Ciuman pertama menyatukan keheningan perasaan-perasaan dengan nyanyian- nyanyiannya.&lt;br /&gt;Itulah satu kata yang diucapkan oleh sepasang bibir yang menyatukan hati sebagai&lt;br /&gt;singgahsana, cinta sebagai raja, kesetiaan sebagai mahkota.&lt;br /&gt;Itulah sentuhan lembut yang mengungkapkan bagaimana jari-jemari angin mencumbui mulut bunga mawar, mempesonakan desah nafas kenikmatan panjang dan rintihan manis nan lirih.&lt;br /&gt;Itulah permulaan getaran-getaran yang memisahkan kekasih dari dunia ruang dan matra dan membawa mereka kepada ilham dan impian-impian.&lt;br /&gt;Ia memadukan taman bunga berbentuk bintang-bintang dengan bunga buah delima, menyatukan dua aroma untuk melahirkan jiwa ketiga.&lt;br /&gt;Jika pandangan pertama adalah seperti benih yang ditaburkan para dewa di ladang hati manusia, maka ciuman pertama mengungkapkan bunga pertama yang mekar pada ranting pohon cabang pertama kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;PRAJURIT JAGA MALAM&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ?&lt;br /&gt;Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,&lt;br /&gt;bermata tajam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya&lt;br /&gt;kepastian&lt;br /&gt;ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini&lt;br /&gt;Aku suka pada mereka yang berani hidup&lt;br /&gt;Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam&lt;br /&gt;Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu......&lt;br /&gt;Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;MALAM&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai kelam&lt;br /&gt;belum buntu malam&lt;br /&gt;kami masih berjaga&lt;br /&gt;--Thermopylae?-&lt;br /&gt;- jagal tidak dikenal ? -&lt;br /&gt;tapi nanti&lt;br /&gt;sebelum siang membentang&lt;br /&gt;kami sudah tenggelam hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;KRAWANG-BEKASI&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi&lt;br /&gt;tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi.&lt;br /&gt;Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,&lt;br /&gt;terbayang kami maju dan mendegap hati ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi&lt;br /&gt;Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak&lt;br /&gt;Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.&lt;br /&gt;Kenang, kenanglah kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sudah coba apa yang kami bisa&lt;br /&gt;Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa&lt;br /&gt;Kami cuma tulang-tulang berserakan&lt;br /&gt;Tapi adalah kepunyaanmu&lt;br /&gt;Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan&lt;br /&gt;atau tidak untuk apa-apa,&lt;br /&gt;Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata&lt;br /&gt;Kaulah sekarang yang berkata&lt;br /&gt;Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi&lt;br /&gt;Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenang, kenanglah kami&lt;br /&gt;Teruskan, teruskan jiwa kami&lt;br /&gt;Menjaga Bung Karno&lt;br /&gt;menjaga Bung Hatta&lt;br /&gt;menjaga Bung Sjahrir&lt;br /&gt;Kami sekarang mayat&lt;br /&gt;Berikan kami arti&lt;br /&gt;Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenang, kenanglah kami&lt;br /&gt;yang tinggal tulang-tulang diliputi debu&lt;br /&gt;Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;DIPONEGORO&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa pembangunan ini&lt;br /&gt;tuan hidup kembali&lt;br /&gt;Dan bara kagum menjadi api&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan sekali tuan menanti&lt;br /&gt;Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.&lt;br /&gt;Pedang di kanan, keris di kiri&lt;br /&gt;Berselempang semangat yang tak bisa mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;PERSETUJUAN DENGAN BUNG KARNO&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji&lt;br /&gt;Aku sudah cukup lama dengan bicaramu&lt;br /&gt;dipanggang diatas apimu, digarami lautmu&lt;br /&gt;Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945&lt;br /&gt;Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu&lt;br /&gt;Aku sekarang api aku sekarang laut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat&lt;br /&gt;Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar&lt;br /&gt;Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak &amp; berlabuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;AKU&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sampai waktuku&lt;br /&gt;'Ku mau tak seorang kan merayu&lt;br /&gt;Tidak juga kau&lt;br /&gt;Tak perlu sedu sedan itu&lt;br /&gt;Aku ini binatang jalang&lt;br /&gt;Dari kumpulannya terbuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar peluru menembus kulitku&lt;br /&gt;Aku tetap meradang menerjang&lt;br /&gt;Luka dan bisa kubawa berlari&lt;br /&gt;Berlari Hingga hilang pedih peri&lt;br /&gt;Dan aku akan lebih tidak perduli&lt;br /&gt;Aku mau hidup seribu tahun lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;PENERIMAAN&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kau mau kuterima kau kembali&lt;br /&gt;Dengan sepenuh hati&lt;br /&gt;Aku masih tetap sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutahu kau bukan yang dulu lagi&lt;br /&gt;Bak kembang sari sudah terbagi&lt;br /&gt;Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani&lt;br /&gt;Kalau kau mau kuterima kembali&lt;br /&gt;Untukku sendiri tapi&lt;br /&gt;Sedang dengan cermin aku enggan berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;HAMPA&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepada dia yang kusayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.&lt;br /&gt;Lurus kaku pohonan. Tak bergerak&lt;br /&gt;Sampai ke puncak. Sepi memagut,&lt;br /&gt;Tak satu kuasa melepas-renggut&lt;br /&gt;Segala menanti. Menanti. Menanti.&lt;br /&gt;Sepi. Tambah ini menanti jadi mencekik&lt;br /&gt;Memberat-mencekung punda&lt;br /&gt;Sampai binasa segala. Belum apa-apa&lt;br /&gt;Udara bertuba. Setan bertempik&lt;br /&gt;Ini sepi terus ada. Dan menanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;DOA&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepada pemeluk teguh&lt;br /&gt;Tuhanku&lt;br /&gt;Dalam termangu&lt;br /&gt;Aku masih menyebut namamu&lt;br /&gt;Biar susah sungguh&lt;br /&gt;mengingat Kau penuh seluruh&lt;br /&gt;cayaMu panas suci&lt;br /&gt;tinggal kerdip lilin di kelam sunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku&lt;br /&gt;aku hilang bentuk&lt;br /&gt;remuk&lt;br /&gt;Tuhanku&lt;br /&gt;aku mengembara di negeri asing&lt;br /&gt;Tuhanku&lt;br /&gt;di pintuMu aku mengetuk&lt;br /&gt;aku tidak bisa berpaling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;SAJAK PUTIH&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersandar pada tari warna pelangi&lt;br /&gt;Kau depanku bertudung sutra senja&lt;br /&gt;Di hitam matamu kembang mawar dan melati&lt;br /&gt;Harum rambutmu mengalun bergelut senda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba&lt;br /&gt;Meriak muka air kolam jiwa&lt;br /&gt;Dan dalam dadaku memerdu lagu&lt;br /&gt;Menarik menari seluruh aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup dari hidupku, pintu terbuka&lt;br /&gt;Selama matamu bagiku menengadah&lt;br /&gt;Selama kau darah mengalir dari luka&lt;br /&gt;Antara kita Mati datang tidak membelah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;SENJA DI PELABUHAN KECIL&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kali tidak ada yang mencari cinta&lt;br /&gt;di antara gudang, rumah tua, pada cerita&lt;br /&gt;tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut&lt;br /&gt;menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang&lt;br /&gt;menyinggung muram, desir hari lari berenang&lt;br /&gt;menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak&lt;br /&gt;dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan&lt;br /&gt;menyisir semenanjung, masih pengap harap&lt;br /&gt;sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan&lt;br /&gt;dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;CINTAKU JAUH DI PULAU&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintaku jauh di pulau,&lt;br /&gt;gadis manis, sekarang iseng sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perahu melancar, bulan memancar,&lt;br /&gt;di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.&lt;br /&gt;angin membantu, laut terang, tapi terasa&lt;br /&gt;aku tidak 'kan sampai padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di air yang tenang, di angin mendayu,&lt;br /&gt;di perasaan penghabisan segala melaju&lt;br /&gt;Ajal bertakhta, sambil berkata:&lt;br /&gt;"Tujukan perahu ke pangkuanku saja,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!&lt;br /&gt;Perahu yang bersama 'kan merapuh!&lt;br /&gt;Mengapa Ajal memanggil dulu&lt;br /&gt;Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manisku jauh di pulau,&lt;br /&gt;kalau 'ku mati, dia mati iseng sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUS&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelam dan angin lalu mempesiang diriku,&lt;br /&gt;menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,&lt;br /&gt;malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin&lt;br /&gt;aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang&lt;br /&gt;dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu;&lt;br /&gt;tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang&lt;br /&gt;tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;DERAI DERAI CEMARA&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cemara menderai sampai jauh&lt;br /&gt;terasa hari akan jadi malam&lt;br /&gt;ada beberapa dahan di tingkap merapuh&lt;br /&gt;dipukul angin yang terpendam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku sekarang orangnya bisa tahan&lt;br /&gt;sudah berapa waktu bukan kanak lagi&lt;br /&gt;tapi dulu memang ada suatu bahan&lt;br /&gt;yang bukan dasar perhitungan kini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup hanya menunda kekalahan&lt;br /&gt;tambah terasing dari cinta sekolah rendah&lt;br /&gt;dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan&lt;br /&gt;sebelum pada akhirnya kita menyerah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-3075346358896922286?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/3075346358896922286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/10/puisi-desta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3075346358896922286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3075346358896922286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/10/puisi-desta.html' title='Puisi  Desta'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-8115787351313987168</id><published>2009-10-27T16:33:00.000+07:00</published><updated>2009-10-27T16:34:53.347+07:00</updated><title type='text'>BAWALAH DAKU</title><content type='html'>Bawalah daku ke pusat mimpi-mimpimu &lt;br /&gt;melebur dan menyatu ke dalam genangan dendam-rindu &lt;br /&gt;marilah kita merabu sayangku masa-lalu yang kelabu &lt;br /&gt;menyongsong terbit dan tersibaknya cahaya baru &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, aku wanita yang telah kenyang &lt;br /&gt;menelan hari-hari yang berdarah dan bertaring garang &lt;br /&gt;kangmas sayang, aku wanita yang tahan banting &lt;br /&gt;dari kemuraman langit dan bumi yang gonjang-ganjing &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bawalah daku ke pusat mimpi-mimpimu &lt;br /&gt;ke dalam api semangat dunia dalam kedamaian kerajaan tuhanku &lt;br /&gt;kerena kaulah lelaki yang sudah terlanjur menghunus rusukmu di sini &lt;br /&gt;memaksaku berdansa dengan kehidupan yang penuh misteri dan teka-teki &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, aku sebenarnya yang gemetar dalam tarian bara dunia &lt;br /&gt;berburu purnama dari delapan penjuru sembil menanti datangnya senja &lt;br /&gt;kangmas sayang, aku mencengkeram tanah kuat-kuat di setiap pagi buta &lt;br /&gt;tanda mempercaya tentang di alam nyata berlumur bahagia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-8115787351313987168?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/8115787351313987168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/10/bawalah-daku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/8115787351313987168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/8115787351313987168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/10/bawalah-daku.html' title='BAWALAH DAKU'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-1154697245080974010</id><published>2009-10-27T16:30:00.000+07:00</published><updated>2009-10-27T16:33:12.710+07:00</updated><title type='text'>DOA SEORANG PEMUDA CIUYAH</title><content type='html'>DOA SEORANG PEMUDA &lt;br /&gt;Bismillahir rohmanir rohiim&lt;br /&gt;Allah ! Allah !&lt;br /&gt;Napasmu menyentuh ujung jari-jari kakiku&lt;br /&gt;yang menyembul dari selimut.&lt;br /&gt;Aku membuka mata&lt;br /&gt;dan aku tidak bangkit dari tidurku.&lt;br /&gt;Aku masih mengembara&lt;br /&gt;di dalam jiwa.&lt;br /&gt;Burung-burung terbakar di langit&lt;br /&gt;dan menggelepar di atas bumi.&lt;br /&gt;Bunga-bunga apyun diterbangkan angin&lt;br /&gt;jatuh di atas air&lt;br /&gt;hanyut di kali, dibawa ke samudra,&lt;br /&gt;disantap oleh kawanan hiu&lt;br /&gt;yang lalu menggelepar&lt;br /&gt;jumpalitan bersama gelombang.&lt;br /&gt;Aku merindukan desaku&lt;br /&gt;lima belas kilo dari Rangkasbitung.&lt;br /&gt;Aku merindukan nasi merah,&lt;br /&gt;ikan pepes, desir air menerpa batu,&lt;br /&gt;bau khusus dari leher wanita desa,&lt;br /&gt;suara doa di dalam kabut.&lt;br /&gt;Musna. Musna. Musna,&lt;br /&gt;Para turis, motel dan perkebunan masuk desa.&lt;br /&gt;Gadis-gadis desa lari ke kota&lt;br /&gt;bekerja di panti pijat,&lt;br /&gt;para lelaki lari ke kota menjadi gelandangan.&lt;br /&gt;Dan akhirnya&lt;br /&gt;digusur atau ditangkapi&lt;br /&gt;disingkirkan dari kehidupan.&lt;br /&gt;Rakyat kecil bagaikan tikus.&lt;br /&gt;Dan para cukong&lt;br /&gt;selalu siap membekali para penguasa&lt;br /&gt;dengan semprotan antihama.&lt;br /&gt;Musna. Musna. Musna.&lt;br /&gt;Kini aku di sini. Di Rangkasbitung.&lt;br /&gt;Menjelang subuh. Angin santer.&lt;br /&gt;Jendela tidak terbuka,&lt;br /&gt;tapi tirainya aku singkapkan.&lt;br /&gt;Kaca basah. Musim gugur.&lt;br /&gt;Aku mencium bau muntah.&lt;br /&gt;Orang Baduy histeri ketakutan&lt;br /&gt;dikejar teror orang kulit putih&lt;br /&gt;di tanah leluhurnya sendiri&lt;br /&gt;di Lebak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekerasan. Kekuasaan. Kekerasan.&lt;br /&gt;Dan lantaran ada tambang intan di sana,&lt;br /&gt;kekuatan adikuasa orang-orang kulit putih&lt;br /&gt;juga termasuk yang demokrat,&lt;br /&gt;memalingkan muka,&lt;br /&gt;bergumam seperti orang bego,&lt;br /&gt;dan mengulurkan tangan di bawah meja,&lt;br /&gt;melakukan kerja sama dagang&lt;br /&gt;dengan para penindas itu.&lt;br /&gt;Dusta. Dusta. Dusta.&lt;br /&gt;Ya, Allah Yang Maharahman !&lt;br /&gt;Tanganku mengambang di atas air&lt;br /&gt;bersama sampah peradaban.&lt;br /&gt;Apakah aku akan berenang melawan arus ?&lt;br /&gt;Langit nampak dari jendela,&lt;br /&gt;Ada hujan bulu-bulu angsa.&lt;br /&gt;Aku hilang di dalam kegagapan.&lt;br /&gt;Ada trem lewat.&lt;br /&gt;Trem ? Buldoser ? Panser ? &lt;br /&gt;Apakah aku akan menelpon Ayah?&lt;br /&gt;Atau Ibuku?&lt;br /&gt;Berapa lama akan sampai&lt;br /&gt;kalau sekarang aku menulis surat&lt;br /&gt;kepada Bapak SBY di Jakarta ?&lt;br /&gt;Sia-sia. Musna. Dusta.&lt;br /&gt;Rangkasbitung!Rangkasbitung!&lt;br /&gt;Hiruk-pikuk suara pasar di Jakarta.&lt;br /&gt;Bau daging yang terbakar.&lt;br /&gt;Perang saudara di Ambon yang abadi.&lt;br /&gt;Aku termangu.&lt;br /&gt;Apakah aku akan menyalakan lampu ?&lt;br /&gt;Terdengar lonceng berdentang.&lt;br /&gt;Berapa kali tadi ? Jam berapa sekarang ?&lt;br /&gt;Ayahku di Rangkasbitung selalu bertanya :&lt;br /&gt;Kapan kamu akan menikah ?&lt;br /&gt;Apakah kamu akan menikah ?&lt;br /&gt;Kapan kamu akan memberiku seorang cucu ?&lt;br /&gt;Apakah lampu akan kunyalakan ?&lt;br /&gt;Di Rangkasbitung pasti musim hujan sudah datang.&lt;br /&gt;Kenapa aku harus punya anak ?&lt;br /&gt;Kalau perang dunia ketiga meletus&lt;br /&gt;nuklir digunakan,&lt;br /&gt;angin bertiup,&lt;br /&gt;hujan turun,&lt;br /&gt;setiap mega menjadi ancaman.&lt;br /&gt;Jadi anakku nanti harus mengalami semua ini ?&lt;br /&gt;Rambut rontok. Kulit terkelupas.&lt;br /&gt;Ampas bencana tidak berdaya.&lt;br /&gt;Ah, anakku, sekali kamu dilahirkan&lt;br /&gt;tak mungkin kamu kembali mengungsi&lt;br /&gt;ke dalam rahim ibumu !&lt;br /&gt;Suara apakah itu ?&lt;br /&gt;Electronic music ?&lt;br /&gt;Jam berapa sekarang ?&lt;br /&gt;Apakah sudah terlambat untuk salat subuh ?&lt;br /&gt;Buku-buku kuliah di atas meja.&lt;br /&gt;Tanganku menjamah kaca jendela.&lt;br /&gt;Dan dari jauh datang mendekat :&lt;br /&gt;wajahku.&lt;br /&gt;Apakah yang sedang aku lakukan ?&lt;br /&gt;Ya Allah Yang Maharahman !&lt;br /&gt;Tanganku mengambang di atas air&lt;br /&gt;bersama sampah peradaban.&lt;br /&gt;Apakah aku harus berenang melawan arus ?&lt;br /&gt;Astaga ! Pertanyaan apa ini !&lt;br /&gt;Apakah aku takut ? Ataukah aku menghiba ?&lt;br /&gt;Apakah aku takut lalu menghiba ?&lt;br /&gt;Pertanyaan apa ini !&lt;br /&gt;Ya, Allah Yang Maharahman.&lt;br /&gt;Aku akan menelpon ayah  &lt;br /&gt;dan juga ibu.&lt;br /&gt;Aku akan menulis surat kepada Bapak SBY&lt;br /&gt;Tanganku mengepal di dalam air&lt;br /&gt;tercemar sampah peradaban.&lt;br /&gt;Tidak perlu aku merasa malu&lt;br /&gt;untuk bicara dengan imanku.&lt;br /&gt;Allah Yang Maharahman,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-1154697245080974010?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/1154697245080974010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/10/doa-seorang-pemuda-ciuyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1154697245080974010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1154697245080974010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/10/doa-seorang-pemuda-ciuyah.html' title='DOA SEORANG PEMUDA CIUYAH'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-3200236910286781499</id><published>2009-10-27T16:27:00.001+07:00</published><updated>2009-10-27T16:28:28.666+07:00</updated><title type='text'>DEMI ORANG-ORANG RANGKASBITUNG</title><content type='html'>Tuan-tuan dan nyonya-nyonya,&lt;br /&gt;Salam sejahtera !&lt;br /&gt;Nama saya Multatuli.&lt;br /&gt;Datang dari masa lalu.&lt;br /&gt;Dahulu abdi Kerajaan Belanda,&lt;br /&gt;Ditugaskan di Rangkas Bitung,&lt;br /&gt;Ibukota Lebak saat itu.&lt;br /&gt;Satu pengalaman yang penuh ujian,&lt;br /&gt;Rakyat ditindas oleh bupati mereka sendiri.&lt;br /&gt;Petani hanya bisa berkeringat,&lt;br /&gt;tidak bisa tertawa,&lt;br /&gt;dan hak pribadi diperkosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi kepentingan penjajahan,&lt;br /&gt;Kerajaan Belanda bersekutu dengan kejahatan ini.&lt;br /&gt;Sia-sia saja mencegahnya.&lt;br /&gt;Kalah dan tidak berdaya.&lt;br /&gt;Saya telah menyaksikan&lt;br /&gt;bagaimana keadilan telah dikalahkan&lt;br /&gt;oleh para penguasa&lt;br /&gt;dengan gaya yang anggun&lt;br /&gt;dan sikap yang gagah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa ada ungkapan kekejaman di wajah mereka.&lt;br /&gt;Dengan bahasa yang rapi&lt;br /&gt;Mereka keluarkan keputusan-keputusan&lt;br /&gt;Yang tidak adil terhadap rakyat.&lt;br /&gt;Serta dengan budi bahasa yang halus&lt;br /&gt;Mereka saling membagi keuntungan keuntungan&lt;br /&gt;Yang mereka dapat dari rakyat&lt;br /&gt;Yang kehilangan tanah dan ternaknya.&lt;br /&gt;Ya, semuanya dilakukan&lt;br /&gt;sebagai suatu kewajaran.&lt;br /&gt;Dan bangsa kami di negeri Belanda&lt;br /&gt;pada hari Minggu berpakaian rapi,&lt;br /&gt;berdoa dengan tekun,&lt;br /&gt;sesudah itu bersantap bersama,&lt;br /&gt;menghayati gaya peradaban tinggi,&lt;br /&gt;bersama sanak keluarga,&lt;br /&gt;menghindari perkataan kotor,&lt;br /&gt;dan selalu berbicara&lt;br /&gt;dalam tata bahasa yang patut,&lt;br /&gt;sambil membanggakan keuntungan besar&lt;br /&gt;di dalam perdagangan kopi,&lt;br /&gt;sebagai hasil yang efisien&lt;br /&gt;dari tanam paksa di tanah jajahan.&lt;br /&gt;Dengan perasaan mulia dan bangga&lt;br /&gt;kami berbicara&lt;br /&gt;tentang susksesnya penaklukan dan penjajahan.&lt;br /&gt;Y, begitulah.&lt;br /&gt;Kami selalu mencuci tangan sebelum makan&lt;br /&gt;dan kami meletakkan serbet di pangkuan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kemuliaan yang sama pula&lt;br /&gt;kami perintahkan para marsose&lt;br /&gt;agar membantai orang-orang Maluku dan orang-orang Jawa&lt;br /&gt;yang mencoba mempertahankan kedaulatan mereka !&lt;br /&gt;Ya, kami adalah bangsa&lt;br /&gt;yang tidak pernah lupa mencuci tangan.&lt;br /&gt;Kita bisa menjadi sangat lelah&lt;br /&gt;apabila merenungkan gambaran kemanusiaan&lt;br /&gt;dewasa ini.&lt;br /&gt;Orang Belanda dahulu&lt;br /&gt;juga mempunyai keluh kesah yang sama&lt;br /&gt;apabila berbicara tentang keadaan mereka&lt;br /&gt;di jaman penjajahan oleh Spanyol.&lt;br /&gt;Mereka memberi nama yang buruk&lt;br /&gt;kepada Pangeran Alba yang sangat menindas.&lt;br /&gt;Tetapi sekarang apakah mereka lebih baik&lt;br /&gt;dari Pangeran yang jahat itu ?&lt;br /&gt;Tentu tidak hanya saya&lt;br /&gt;yang merasa gelisah&lt;br /&gt;terhadap dawat hitam&lt;br /&gt;yang menodai iman kita.&lt;br /&gt;Pikiran yang lurus menjadi bercela&lt;br /&gt;karena tidak pernah bisa tuntas&lt;br /&gt;dalam menangkal keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara waktu terus berjalan&lt;br /&gt;dan terus memperlihatkan keluasan ruang&lt;br /&gt;di dalam pemikiran kita&lt;br /&gt;Memang kita telah bisa berpikir&lt;br /&gt;lebih canggih dan komplex,&lt;br /&gt;tetapi belum bisa lebih bebas&lt;br /&gt;tanpa sekat-sekat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dibanding dengan keluasan waktu.&lt;br /&gt;Bagaimana keadilan bisa ditangani&lt;br /&gt;dengan pikiran yang selalu tersekat-sekat ?&lt;br /&gt;Ya, saya rasa kita memang lelah.&lt;br /&gt;Tetapi kita tidak boleh berhenti di sini.&lt;br /&gt;Bukan kah keadan keadilan di sini&lt;br /&gt;belum lebih baik dari jaman penjajahan ?&lt;br /&gt;Dahulu rakyat Rangkas Bitung&lt;br /&gt;tidak mempunyai hak hukum&lt;br /&gt;apabila mereka berhadapan kepentingan&lt;br /&gt;dengan Adipati Lebak.&lt;br /&gt;Sekarang&lt;br /&gt;apakah rakyat kecil&lt;br /&gt;sudah mempunyai hak hukum&lt;br /&gt;apabila mereka berhadapan kepentingan&lt;br /&gt;dengan Adipati-adipati masa kini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu&lt;br /&gt;Adipati Lebak tidak bisa lolos dari hukum.&lt;br /&gt;Adipati-adipati yang kejam dan serakah sekarang&lt;br /&gt;apakah sudah bisa dituntut oleh hukum ?&lt;br /&gt;Bukankah kemerdekaan yang sempurna itu&lt;br /&gt;adalah kemerdekaan negara dan bangsa ?&lt;br /&gt;Negara anda sudah merdeka.&lt;br /&gt;Tetapi apakah bangsa anda juga sudah merdeka ?&lt;br /&gt;Apakah bangsa tanpa hak hukum&lt;br /&gt;bisa disebut bangsa merdeka ?&lt;br /&gt;Para pemimpin negara-negara maju&lt;br /&gt;bisa menitikkan air mata&lt;br /&gt;apabila mereka berbicara tentang demokrasi&lt;br /&gt;kepada para puteranya.&lt;br /&gt;Tetapi dari kolam renang&lt;br /&gt;dengan sangat saniat dan penuh kewajaran&lt;br /&gt;mereka mengangkat telpon&lt;br /&gt;untuk memberikan dukungan&lt;br /&gt;kepada para tiran dari negara lain&lt;br /&gt;demi keuntungan-keuntungan materi bangsa mereka sendiri.&lt;br /&gt;Oh ! Ya, Tuhan !&lt;br /&gt;Saya mengatakan semua ini&lt;br /&gt;sambil merasakan rasa lemas&lt;br /&gt;yang menghinggapi seluruh tubuh saya&lt;br /&gt;saya mencoba tetap bisa berdiri&lt;br /&gt;meskipun rasanya&lt;br /&gt;tulang-tulang sudah hilang dari tubuh saya.&lt;br /&gt;Saya sedang melawan perasaan sia-sia.&lt;br /&gt;Saya melihat&lt;br /&gt;Negara-negara maju memberikan bantuan ekonomi.&lt;br /&gt;Dan sebagai hasilnya&lt;br /&gt;banyak rakyat dari dunia berkembang&lt;br /&gt;kehilangan tanah mereka,&lt;br /&gt;supaya orang kaya bisa main golf,&lt;br /&gt;atau supaya ada bendungan&lt;br /&gt;yang memberikan sumber tenaga listrik&lt;br /&gt;bagi industri dengan modal asing.&lt;br /&gt;Dan para rakyat yang malang itu, ya Tuhan,&lt;br /&gt;mendapat ganti rugi&lt;br /&gt;untuk setiap meter persegi dari tanahnya&lt;br /&gt;dengan uang yang sama nilainya&lt;br /&gt;dengan satu pak sigaret bikinan Amerika.&lt;br /&gt;Barangkali kehadiran saya sekarang&lt;br /&gt;Mulai tidak mengenakkan suasana ?&lt;br /&gt;Keadaan ini dulu sudah saya alami.&lt;br /&gt;Apakah orang seperti saya harus dilanda oleh sejarah ?&lt;br /&gt;Tetapi ingat ;&lt;br /&gt;sementara sejarah selalu melahirkan&lt;br /&gt;masalah ketidak-adilan,&lt;br /&gt;Tetapi ia juga melahirkan&lt;br /&gt;orang seperti saya.&lt;br /&gt;Menyadari hal ini&lt;br /&gt;tidak lagi saya merasa sia-sia atau tidak sia-sia.&lt;br /&gt;Tuan-tuan, para penguasa dunia,&lt;br /&gt;kita sama-sama memahami sejarah.&lt;br /&gt;Senang atau tidak senang&lt;br /&gt;ternyata tuan-tuan tidak bisa&lt;br /&gt;meniadakan saya.&lt;br /&gt;Nama saya Multatuli&lt;br /&gt;saya bukan buku yang bisa dilarang dan dibakar.&lt;br /&gt;Juga bukan benteng yang bisa dihancur-leburkan.&lt;br /&gt;Saya Multatuli ;&lt;br /&gt;Sebagian dari hati nurani tuan-tuan sendiri.&lt;br /&gt;oleh karena itu&lt;br /&gt;saya tidak bisa disama-ratakan dengan tanah.&lt;br /&gt;Tuan-tuan, para penguasa dunia,&lt;br /&gt;apabila ada keadaan yang celaka,&lt;br /&gt;apakah perlu ditambah celaka lagi ?&lt;br /&gt;Pada intinya inilah pertanyaan sejarah&lt;br /&gt;kepada anda semua.&lt;br /&gt;Tuan-tuan dan nyonya-nyonya,&lt;br /&gt;yang hadir di sini,&lt;br /&gt;setelah memahami sejarah,&lt;br /&gt;saya betul tidak lagi merasa sepi.&lt;br /&gt;Dan memang tidak relevant lagi bagi saya&lt;br /&gt;untuk merasa sia-sia atau tidak sia-sia,&lt;br /&gt;sebab jelaslah sudah kewajiban saya.&lt;br /&gt;Ialah : hadir dan mengalir.&lt;br /&gt;Barang kali kehadiran saya sekarang &lt;br /&gt;mulai tidak mengenakkan suasana? &lt;br /&gt;Keadaan ini dulu sudah saya alami. &lt;br /&gt;Apakah orang seperti saya harus dilindas oleh sejarah? &lt;br /&gt;Tetapi ingat; &lt;br /&gt;sementara sejarah selalu melahirkan &lt;br /&gt;masalah ketidakadilan, &lt;br /&gt;tetapi ia juga selalu melahirkan &lt;br /&gt;orang seperti saya. &lt;br /&gt;Menyadari hal ini &lt;br /&gt;tidak lagi saya merasa sia-sia atau tidak sia-sia. &lt;br /&gt;Tuan-tuan, para penguasa di dunia, &lt;br /&gt;kita sama-sama memahami sejarah. &lt;br /&gt;Senang atau tidak senang &lt;br /&gt;ternyata tuan-tuan tidak bisa &lt;br /&gt;meniadakan saya. &lt;br /&gt;Nama saya Multatuli &lt;br /&gt;saya bukan buku yang bisa dilarang dan di bakar. &lt;br /&gt;Juga bukan benteng yang bisa dihancurleburkan. &lt;br /&gt;Saya Multatuli: &lt;br /&gt;sebagian dari nurani tuan-tuan sendiri. &lt;br /&gt;Oleh karena itu &lt;br /&gt;saya tidak bisa disamaratakan dengan tanah. &lt;br /&gt;Tuan-tuan, para penguasa di dunia. &lt;br /&gt;apabila ada keadaan yang celaka, &lt;br /&gt;apakah perlu di tambah celaka lagi? &lt;br /&gt;Pada intinya inilah pertanyaan sejarah &lt;br /&gt;kepada anda semua. &lt;br /&gt;Tuan-tuan dan nyonya-nyonya &lt;br /&gt;yang hadir disini, &lt;br /&gt;setelah memahami sejarah, &lt;br /&gt;saya betul tidak merasa sepi. &lt;br /&gt;Dan memang tidak relevan lagi bagi saya &lt;br /&gt;untuk merasa sia-sia atau tidak sia-sia, &lt;br /&gt;sebab jelaslah sudah kewajiban saya. &lt;br /&gt;Ialah: hadir dan mengalir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan-tuan dan nyonya-nyonya, &lt;br /&gt;terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-3200236910286781499?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/3200236910286781499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/10/demi-orang-orang-rangkasbitung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3200236910286781499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3200236910286781499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/10/demi-orang-orang-rangkasbitung.html' title='DEMI ORANG-ORANG RANGKASBITUNG'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-785247877506908565</id><published>2009-10-27T16:21:00.000+07:00</published><updated>2009-10-27T16:25:04.740+07:00</updated><title type='text'>BUDIDAYA ANTHURIUM  (Anthurium andreanum)</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CWINDOW%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:"Traditional Arabic"; 	panose-1:2 1 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:178; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:24577 0 0 0 64 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	mso-bidi-font-size:20.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Traditional Arabic";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:1079592790; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1519755416 1123202112 134807577 134807579 134807567 134807577 134807579 134807567 134807577 134807579;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:alpha-upper; 	mso-level-tab-stop:38.25pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:38.25pt; 	text-indent:-20.25pt; 	mso-ansi-font-size:11.0pt;} @list l1 	{mso-list-id:1649822570; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:463779192 134807563 134807555 134807557 134807553 134807555 134807557 134807553 134807555 134807557;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l2 	{mso-list-id:1844856403; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1027086354 134807563 134807567 134807557 134807553 134807555 134807557 134807553 134807555 134807557;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:57.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:57.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l2:level2 	{mso-level-tab-stop:90.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:90.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Nama anthurium  berasal dari bahasa Yunani, yang artinya bunga ekor. Berdasarkan literatur, diketahui bahwa sumber genetik anthurium berasal dari Benua Amerika yang beriklim tropik, khususnya di Peru, Kolumbia, dan Amerika Latin.  Pengembangan anthurium relatif berhasil di daerah yang beriklim subtropis, antara lain Belanda.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;  Taksonomi tanaman anthurium adalah sebagai berikut : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Kingdom          : Plantae (tumbuh-tumbuhan)&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Divisi               : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Sub-Divisi        : Angispermae (berbiji tertutup)&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Kelas               : Monocotyledonae (biji berkeping satu)&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Ordo                : Aracales&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Famili              : Araceae&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Genus             : Anthurium&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Species           : &lt;i&gt;Anthurium crystallianum &lt;/i&gt;Lindl &amp;amp; Andre, &lt;i&gt;Anthurium &lt;/i&gt; &lt;i&gt;andreanum &lt;/i&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Linden&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 38.25pt; text-align: justify; text-indent: -20.25pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;ornatum &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Hook. f. dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;SYARAT TUMBUH &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tanaman anthurium dapat tumbuh dengan baik di daerah  yang memiliki ketinggian 1400 mdpl. Dengan lingkungan tumbuh yang paling ideal untuk tanaman anthurium adalah : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 37.4pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Di dataran menengah (medium) sampai dataran tinggi yang berketinggian antara 600 - 1400 mdpl &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 37.4pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bersuhu agak panas pada kisaran antara 14&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;&lt;sub&gt; &lt;/sub&gt;- 30&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;C &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 37.4pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kelembaban udara cukup tinggi, yakni rH 60%-80%. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 37.4pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tempat semi teduh (semi naungan) menerima sinar matahari sekitar 30-60% &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;MEDIA TUMBUH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tanaman anthurium membutuhkan persyaratan media tumbuh sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 37.4pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Bersifat porous atau mudah merembeskan air yang berlebihan dan menahan air secukupnya untuk tanaman &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 28.05pt; text-align: justify; text-indent: -9.35pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Subur, gembur, dan tidak mengandung hama atau penyakit tular tanah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 37.4pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Bersifat ringan dan dapat menjaga kelembaban medium tumbuh sepanjang waktu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 12pt; margin-left: 56.1pt; text-align: justify; text-indent: -17.3pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;PENYEMAIAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Perbanyakan melalui biji perlu dilakukan melalui tahap pembibitan dengan menyiapkan sarana persemaian berupa bak, kotak kayu atau pot dengan medium pasir steril atau campuran moss dengan pasir (1:1), atau bisa juga dengan menggunakan arang sekam.&lt;i&gt; &lt;/i&gt;Biji anthurium disemai dengan kedalaman 1-1,5 cm dengan jarak antar biji 5 x 5 cm, 10 x 5 cm atau 10 x 10 cm. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 12pt; margin-left: 56.1pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;RAGAM JENIS TANAMAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 12pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;1. &lt;i&gt;Anthurium scherzeranium&lt;/i&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Tinggi tanaman biasanya berkisar  60 cm. Warna merah cerah mengkilau, panjang seludang berkisar 7,5-10 cm. Umur 2 tahun mulai berbunga. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;2.&lt;i&gt; Anthurium andreanum&lt;/i&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9.35pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;  Panjang seludang dapat mencapai kurang lebih 15 cm. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Anthurium bakeri&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Daunnya memanjang seperti pita berwarna hijau kekuningan. Seludangnya kecil berwarna hijau kekuningan dengan ujung tajam. Bunganya panjang berwarna merah cerah. Putiknya menempel pada tangkai sari seperti bercak-bercak warna merah cerah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Anthurium  papilionensis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Warna daun hijau kekuningan, bentuknya seperti jantung, seludang bunga berwarna kuning keputihan.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;5.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Anthurium magnificum&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Warna daun hijau dengan tulang daun  berwarna kuning keputihan. Bentuk daun seperti jantung. Seludangnya seperti pita  berwarna putih yang ujungnya runcing. Bunganya panjang dengan tangkai sari dan putiknya berwarna kuning. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;6.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Anthurium clarinervum&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Warna daun hijau seperti beludru . Tulang daun berwarna agak putih . Bentuk daun seperti jantung dengan tangkai bunga yang sangat panjang. Berseludang kuning, ujungnya runcing dan bunganya berwarna kuning kehijauan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 12pt; margin-left: 65.45pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;PERBANYAKAN TANAMAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Anthurium dapat diperbanyak secara generatif yaitu dengan biji maupun vegetatif, dengan tunas anakan dan stek batang. Cara perbanyakan tersebut antara lain: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Biji &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Biji anthurium yang sudah masak dipetik rata-rata berumur 10-12 bulan setelah persarian. Kemudian disemai dengan media kompos yang sudah tua atau moss yang sudah dipotong-potong lembut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Kemudian kompos halus ditabur dan disiram dengan air hingga lembab. Ditutup dengan plastik, setelah daun pertama tumbuh, dipindahkan ke pot. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Tunas dan rhizoma &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Tunas dan rhizoma dapat diperlakukan sama, yaitu disemai dalam lingkungan yang medianya banyak mengandung humus, dan lingkungan yang lembab. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt; line-height: 150%;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Stek ujung batang pokok &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Anthurium membentuk batang pokok yang memanjang, sekaligus membentuk akar udara dari ketiak daunnya. Batang pokok yang masih berakar udara berwarna hijau dan berair diambil kemudian disemai di tempat teduh. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 12pt; margin-left: 65.45pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;PENANAMAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;      Anthurium bila ditanam mulai dari biji akan mulai berbunga pada umur sekitar 3 tahun. Jarak tanam anthurium di lahan  minimal 50 x 50 cm. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 12pt; margin-left: 65.45pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;HAMA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; PENYAKIT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Jenis serangga yang paling sering mengganggu adalah Thrips. Dengan gejala perusakan yang nampak pada seludang bunga yang salah bentuk.  &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Hama&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; tersebut dapat dikendalikan dengan menggunakan Decis. Sedangkan pada bagian daun biasanya terserang oleh jamur, dan dapat dikendalikan dengan menggunakan Dithane M-45 atau Daconil. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-785247877506908565?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/785247877506908565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/10/budidaya-anthurium-anthurium-andreanum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/785247877506908565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/785247877506908565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/10/budidaya-anthurium-anthurium-andreanum.html' title='BUDIDAYA ANTHURIUM  (Anthurium andreanum)'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-2521929276355271731</id><published>2009-10-27T16:14:00.000+07:00</published><updated>2009-10-27T16:20:58.046+07:00</updated><title type='text'>Benarkah Lagu Terang Bulan Asli Buatan Indonesia?</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CWINDOW%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="Edit-Time-Data" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CWINDOW%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_editdata.mso"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="State"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place" downloadurl="http://www.5iantlavalamp.com/"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City" downloadurl="http://www.5iamas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Traditional Arabic"; 	panose-1:2 1 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:178; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:24577 0 0 0 64 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	mso-bidi-font-size:20.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Traditional Arabic";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1027"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span style=""&gt;JAKARTA&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style=""&gt; - Lagu Terang Bulan mendadak kembali tenar belakangan ini. Mencuatnya lagu yang pertama kali diputar di RRI Jakarta dengan piringan hitam pada 1956 silam, kemudian menjadi 'amunisi' bagi sekelompok masyarakat di Indonesia yang jengah atas aksi klaim Malaysia terhadap sejumlah produk buatan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penelusuran okezone, lagu Terang Bulan ini diadaptasi sebuah lagu yang populer berjudul "La Rosalie", pada akhir abad 19 di wilayah jajahan Perancis, sekitar lautan Hindia. "Lo Rosalie sendiri adalah gubahan musisi berkebangsaan Perancis Pierre-Jean de Béranger (1780-1857).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Popularitas lagu tersebut sampai melintasi lautan Hindia dan mencapai wilayah Kepulauan Melayu pada awal abad 20. Pada tahun 1888, lagu tersebut digunakan sebagai lagu kebangsaan negara bagian &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Perak&lt;/st1:city&gt;,  &lt;st1:country-region st="on"&gt;Malaysia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu tersebut pertama kali digunakan sebagai lagu kebangsaan Perak ketika Sultan Idris dari Perak diundang oleh Ratu &lt;st1:state st="on"&gt;Victoria&lt;/st1:state&gt; ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;London&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; pada tahun 1888, setahun setelah dinobatkan sebagai Sultan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nada yang sama kemudian diperkenalkan oleh "Indonesian Bangsawan" (Opera), yang sedang mengadakan pementasan di Singapura pada tahun 1920. Dengan serta-merta, melodi tersebut kemudian menjadi sangat terkenal dan kemudian dinamai Terang Bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terang Bulan dengan segera menjadi lagu tembang "evergreen", yang sering ditampilkan pada pesta-pesta, kabaret-kabaret, dan dinyanyikan oleh begitu banyak orang pada tahun 1920-an hingga 1930-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah kemerdekaan Malaysia dari Inggris pada 1957 dan lagu "Allah Lanjutkan Usia Sultan" diadaptasi sebagai lagu kebangsaan negara Malaysia dengan judul "Negaraku", lagu tersebut tidak dimainkan secara bebas lagi dan penggunaannya telah diatur oleh Undang-undang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polemik lagu kebangsaan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Malaysia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; menjadi sebuah tanda tanya karena hingga kini belum bisa dipastikan siapa pencipta lagu tersebut. Kepala Cabang Lokanta Surakarta Perum Percetakan Negara RI, Ruktiningsih lantas menggelar jumpa pers di Solo pada 28 Agustus 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, lagu 'Terang Bulan' pertama kali diputar di RRI Jakarta pada tahun 1956, sedangkan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Malaysia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; baru merdeka pada 31 Agustus 1957. Perbedaan antara lagu Terang bulan dengan lagu kebangsaan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Malaysia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; 'Negaraku', kata dia, hanya terletak pada syairnya saja, sedangkan nada dan iramanya hampir sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat yang hampir bersamaan kemudian Aden Bachri mengungkapkan lagu Terang Bulan adalah ciptaan ayahnya, Syaiful Bachri. Bachri kemudian akan mendatangi perusahaan rekaman negara Lokanta di Surakarta, Solo untuk menyusuri keberadaan rekaman asli Terang Bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bachri seperti diberitakan RCTI juga berniat mendatangi Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, bila telah memiliki bukti autentik. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik hingga kini belum bisa memastikan lagu Terang Bulan asli buatan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada okezone, dia mengatakan pihaknya segera melakukan penyelidikan asal muasal lagu tersebut. "Kita mengecek sejarah lagu itu di Arsip  Nasional," ujarnya, di Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;" valign="top"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;    &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;    &lt;v:formulas&gt;     &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;     &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;     &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;     &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;     &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;     &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;    &lt;/v:formulas&gt;    &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;    &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt;   &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="alt" style="'position:absolute;margin-left:-89.85pt;margin-top:-185.35pt;width:210.75pt;" allowoverlap="f"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\WINDOW~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\02\clip_image001.gif" title="bendera_indonesia_malaysia"&gt;    &lt;w:wrap type="square"&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt; Setelah &lt;st1:country-region st="on"&gt;Malaysia&lt;/st1:country-region&gt; mengklaim tari Pendet sebagai   kebudayaannya kini, &lt;st1:country-region st="on"&gt;Malaysia&lt;/st1:country-region&gt;   harus membela diri dengan lagu kebangsaannya yang hampir sama dengan lagu   terang bulan ciptaan bangsa &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lagu terang bulan sejak tahun 1940 sudah populer di Indonesia dan digunakan   oleh Malaysia tahun 1950 sebagai lagu resmi kebangsaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lagu Negaraku juga iramanya sama dengan lagu Mamula Moon dari Hawai. Belum   diketahui secara jelas apakah lagu Mamula Moon atau Terang Bulan yang pertama   lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Berikut Lirik lagu terang bulan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt; &lt;i&gt;Terang bulan&lt;br /&gt; Terang bulan di kali&lt;br /&gt; Buaya timbul disangkalah mati&lt;br /&gt; Jangan percaya mulutlah lelaki&lt;br /&gt; Berani sumpah 'tapi takut mati&lt;br /&gt; Jangan percaya mulutlah lelaki&lt;br /&gt; Berani sumpah 'tapi takut mati&lt;br /&gt; Waktu potong padi di tengah sawah&lt;br /&gt; Sambil bernyanyi riuh rendah&lt;br /&gt; Memotong padi semua orang&lt;br /&gt; Sedari pagi sampai petang&lt;br /&gt; Waktu potong padi di tengah sawah&lt;br /&gt; Sambil bernyanyi riuh rendah&lt;br /&gt; Bersenang hati sambil bersuka&lt;br /&gt; Tolonglah kami bersama sama&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bandingkan dengan lirik lagu kebangsaan Malaysia "Negaraku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;i&gt;Negaraku&lt;br /&gt; Tanah tumpahnya darahku,&lt;br /&gt; Rakyat hidup&lt;br /&gt; bersatu dan maju,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Rahmat bahagia&lt;br /&gt; Tuhan kurniakan,&lt;br /&gt; Raja kita&lt;br /&gt; selamat bertakhta,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Rahmat bahagia&lt;br /&gt; Tuhan kurniakan.&lt;br /&gt; Raja kita&lt;br /&gt; selamat bertakhta&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-2521929276355271731?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/2521929276355271731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/10/benarkah-lagu-terang-bulan-asli-buatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/2521929276355271731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/2521929276355271731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/10/benarkah-lagu-terang-bulan-asli-buatan.html' title='Benarkah Lagu Terang Bulan Asli Buatan Indonesia?'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-5502912910352173456</id><published>2009-05-28T10:31:00.000+07:00</published><updated>2009-05-28T10:32:11.732+07:00</updated><title type='text'>Belimbing : Buah Berbintang Yang Sehat !</title><content type='html'>&lt;table&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="judul" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; 							&lt;tr&gt;&lt;td class="waktu"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; 							&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" align="justify"&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;p&gt;&lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true"&gt;DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99" &lt;p&gt;LatentStyleCount="267"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" name="Normal (Web)"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt; &lt;p&gt;&lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;p&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style type="text/css"&gt; &lt;p&gt;&lt;!-- &lt;p&gt; /* Font Definitions */ &lt;p&gt; @font-face &lt;p&gt;	{font-family:"Cambria Math"; &lt;p&gt;	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; &lt;p&gt;	mso-font-charset:0; &lt;p&gt;	mso-generic-font-family:roman; &lt;p&gt;	mso-font-pitch:variable; &lt;p&gt;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} &lt;p&gt; /* Style Definitions */ &lt;p&gt; p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal &lt;p&gt;	{mso-style-unhide:no; &lt;p&gt;	mso-style-qformat:yes; &lt;p&gt;	mso-style-parent:""; &lt;p&gt;	margin:0in; &lt;p&gt;	margin-bottom:.0001pt; &lt;p&gt;	mso-pagination:widow-orphan; &lt;p&gt;	font-size:12.0pt; &lt;p&gt;	font-family:"Times New Roman","serif"; &lt;p&gt;	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} &lt;p&gt;p &lt;p&gt;	{mso-style-unhide:no; &lt;p&gt;	mso-margin-top-alt:auto; &lt;p&gt;	margin-right:0in; &lt;p&gt;	mso-margin-bottom-alt:auto; &lt;p&gt;	margin-left:0in; &lt;p&gt;	mso-pagination:widow-orphan; &lt;p&gt;	font-size:12.0pt; &lt;p&gt;	font-family:"Times New Roman","serif"; &lt;p&gt;	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} &lt;p&gt;.MsoChpDefault &lt;p&gt;	{mso-style-type:export-only; &lt;p&gt;	mso-default-props:yes; &lt;p&gt;	font-size:10.0pt; &lt;p&gt;	mso-ansi-font-size:10.0pt; &lt;p&gt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;} &lt;p&gt;@page Section1 &lt;p&gt;	{size:8.5in 11.0in; &lt;p&gt;	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; &lt;p&gt;	mso-header-margin:.5in; &lt;p&gt;	mso-footer-margin:.5in; &lt;p&gt;	mso-paper-source:0;} &lt;p&gt;div.Section1 &lt;p&gt;	{page:Section1;} &lt;p&gt;--&gt; &lt;p&gt;&lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;p&gt;&lt;style&gt; &lt;p&gt;/* Style Definitions */ &lt;p&gt;table.MsoNormalTable &lt;p&gt;{mso-style-name:"Table Normal"; &lt;p&gt;mso-tstyle-rowband-size:0; &lt;p&gt;mso-tstyle-colband-size:0; &lt;p&gt;mso-style-noshow:yes; &lt;p&gt;mso-style-priority:99; &lt;p&gt;mso-style-qformat:yes; &lt;p&gt;mso-style-parent:""; &lt;p&gt;mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; &lt;p&gt;mso-para-margin:0in; &lt;p&gt;mso-para-margin-bottom:.0001pt; &lt;p&gt;mso-pagination:widow-orphan; &lt;p&gt;font-size:11.0pt; &lt;p&gt;font-family:"Calibri","sans-serif"; &lt;p&gt;mso-ascii-font-family:Calibri; &lt;p&gt;mso-ascii-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; &lt;p&gt;mso-fareast-theme-font:minor-fareast; &lt;p&gt;mso-hansi-font-family:Calibri; &lt;p&gt;mso-hansi-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; &lt;p&gt;mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;p&gt;&lt;/style&gt; &lt;p&gt;&lt;![endif]--&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt;&lt;img src="http://www.vibizlife.com/UserFiles/Image/HEALTH/Belimbing_450.jpg" alt="" width="450" border="2" height="295" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;A&lt;/span&gt;pa yang terlintas di benakmu kala melihat buah belimbing ? Buah segar yang asyik buat rujakan bareng sohib atau si manis-asam yang paling asyik dimakan saat panas ? Nggak cuma itu , Belimbing ternyata punya segudang khasiat jitu . Biar Kamu nggak penasaran, simak deh khasiatnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt; Buah Belimbing memang termasuk buah yang paling banyak dijumpai , mulai dari pasar tradisional sampai pasar swalayan yang mewah. Memang buah ini punya banyak penggemar ( mungkin juga kamu ) , soalnya buah yang konon berasal dari Malaysia ini rasanya rame banget, ada asem, manis serta sedikit sepat sehingga bikin siapa saja yang mencicipi jadi penasaran . Umumnya buah ini dimanfaatkan sebagai campuran rujak , jus atau dimakan langsung, padahal manfaatnya banyak banget untuk menjaga kesehatan dan juga kecantikan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt; Belimbing merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari kawasan Malaysia, kemudian menyebar luas ke berbagai negara yang beriklim tropis lainnya di dunia termasuk Indonesia. Belimbing yang ada di masyarakat umumnya ada dua jenis utama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt; Pertama, Belimbing Manis atau Averrhoa Carambola bentuknya besar, kurang lebih sekepal tangan orang dewasa. Memiliki bentuk yang bergelombang mirip bintang dan bewarna kuning kehijauan . Tak heran banyak orang menyabutnya sebagai Star Fruits ( Buah Bintang ). Rasanay beraneka ragam , bila sudah masak, rasanya akan menjadi manis dengan sedikit rasa masam. Jenis kedua adalah Avverhoa blimbi taua yang biasa disebut belimbing wuluh atau belimbing sayur. Kenapa dinamakan belimbing sayur ? Soalnya buah belimbing jenis ini kerap ditemukan pada masakan seperti sayur asam atau masakan padang. Bentuk buahnya jauh lebih kecil dari belimbing manis. Belimbing sayur umumnya berbentuk tak lebih dari jari-jari orang dewasa, berwarna hijau muda dan memiliki rasa yang asam namun menyegarkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt; Rasa buah belimbing manis memang manis dan menyegarkan. Selain itu, buah yang dalam bahasa Inggris disebut Buah Bintang ( Star Fruit ) ini sarat gizi. Kandungan vitamin A dan C yang dikandungnya merupakan antioksidan yang ampuh melawan radikal bebas , meningkatkan daya tahan tubuh. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt; Di dalam belimbing manis juga kaya pektin. Pektinnya mampu menjerat kolesterol , mencegah hepatitis atau penyakit pengerasan hati, dan asam empedu yang terdapat dalam usus dan membantu pembuangannya . Dan seratnya bermanfaat memperlancar proses pencernaan. Boleh dikata, buah ini adalah buah favorit para pediet yang ingin tetep langsing. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong style=""&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt;Manfaat Belimbing&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span arial="" serif=""  style="font-size:10;"&gt;&lt;br /&gt;Jus Belimbing Penyegar Tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habis pulang sekolah rasanya tubuh capek banget, apalagi kalau bete . Nah, biar seger cobain dech resep Jus Belimbing Penyegar Tubuh.&lt;br /&gt;Caranya :&lt;br /&gt;- blender 2 buah belimbing berukuran besar yang sudah dikupas dan dibuang bijinya bersama 100 ml sari buah jeruk manis, gula, es batu plus sedikit susu kental manis rasa apa saja, biar tambah oke.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span arial="" serif=""  lang="FI" style="font-size:10;"&gt;- blender seluruh bahan hingga halus dan sa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-5502912910352173456?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/5502912910352173456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/belimbing-buah-berbintang-yang-sehat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/5502912910352173456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/5502912910352173456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/belimbing-buah-berbintang-yang-sehat.html' title='Belimbing : Buah Berbintang Yang Sehat !'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-4560539417762037143</id><published>2009-05-28T10:29:00.000+07:00</published><updated>2009-05-28T10:30:35.850+07:00</updated><title type='text'>Buah Naga Organik</title><content type='html'>&lt;table&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" align="justify"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;input src="http://www.vibizlife.com/UserFiles/Image/HEALTH/Buah-Naga-1.jpg" type="image" border="2"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Buah naga (Dragon Fruit) mungkin masih awam didengar di telinga masyarakat, karena pada tahun 2001 buah ini hanya ada di Israel, Australia, Thailand dan Vietnam, tetapi sekarang buah naga sudah mulai dikenal di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat menjumpai buah ini di toko buah dan pasar swalayan dan sejumlah perkebunan, dengan harga yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan buah-buahan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;input src="http://www.vibizlife.com/UserFiles/Image/HEALTH/Buah-Naga-2.jpg" type="image" border="2"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Ternyata di keramaian Jakarta ini, tepat dibelakang ITC Permata Hijau, Simprug, terdapat lahan seluas 6000m2 yang di tanami buah naga secara organic. Menurut pemiliknya bapak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Henry Kurniadi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang juga seorang alumni dari IPB (Institut Pertanian Bogor), dia membudidayakan buah naga ini dengan cara organik, karena penelitian membuktikan bahwa pemakaian zat-zat kimia pada tanaman buah maupun sayur untuk jangka waktu yang lama akan mengakibatkan kanker maupun penyakit lainnya. Karena itu buah naga yang dikelola oleh pak Henry hanya menggunakan kompos maupun pupuk-pupuk organik lainnya yang aman bagi kesehatan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;input src="http://www.vibizlife.com/UserFiles/Image/HEALTH/Buah-Naga-3.jpg" type="image" border="2"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Tanaman buah naga yang dikembangkan ini satu tahun bisa berbuah tiga kali, dan produksinya bisa terus meningkat, asalkan dirawat dengan baik dan tidak tercemar polusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah naga yang sangat cocok ditanam di lahan kering, dan dalam sekali tanam usianya bisa bertahan sampai 25 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;input src="http://www.vibizlife.com/UserFiles/Image/HEALTH/Buah-Naga-4.jpg" type="image" border="2"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya, buah naga dikonsumsi dalam bentuk buah segar sebagai penghilang dahaga, hal ini karena kandungan airnya yang sangat tinggi (90,2 persen) dari berat buah, serta rasanya cukup manis karena kadar gulanya mencapai 1318 briks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli meneliti bahwa  buah naga kaya dengan potasium, ferum, protein, serat, sodium dan kalsium yang baik untuk kesehatan berbanding buah-buahan lain yang diimport. Mengikut penelitian, buah kaktus madu itu cukup kaya dengan pelbagai zat vitamin dan mineral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;input src="http://www.vibizlife.com/UserFiles/Image/HEALTH/Buah-Naga-5.jpg" type="image" border="2"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga mengandungi protein yang mampu mengurangi metabolisma dan menjaga kesehatan jantung; serat (mencegah kanser usus, kencing manis); karotin (untuk kesehatan mata, menguatkan otak dan mencegah penyakit); kalsium (menguatkan tulang) dan fosferos (pertumbuhan tisu tubuh). Buah naga juga mengandungi zat besi untuk menambah darah; vitamin B1 (mencegah demam); vitamin B2, vitamin B3 (menurunkan kadar kolesterol) dan vitamin C (menambah kehalusan kulit serta mencegah jerawat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;        &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-4560539417762037143?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/4560539417762037143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/buah-naga-organik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4560539417762037143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4560539417762037143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/buah-naga-organik.html' title='Buah Naga Organik'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-1755916310705470579</id><published>2009-05-28T10:28:00.001+07:00</published><updated>2009-05-28T10:28:44.926+07:00</updated><title type='text'>Menjaga Kesehatan Di Tempat Kerja</title><content type='html'>&lt;table&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" align="justify"&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;input src="http://www.vibizlife.com/UserFiles/Image/HEALTH/Aktivitas-Kantor.jpg" type="image" border="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;M&lt;/span&gt;ereka yang banyak bekerja di belakang meja kerap kali mengeluh soal kondisi tubuh, mulai pegal-pegal sampai berat badan yang bertambah. Jika sudah begini, nasihat untuk berolah raga dan memulai pola hidup yang teratur kerap dilontarkan oleh kerabat atau rekan kerja.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun kesibukan kerja yang semakin tinggi membuat orang tidak punya waktu untuk memikirkan makanan yang akan disantap apalagi untuk berolahraga. Oleh sebab itu, agar kondisi badan tetap prima, ada beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;li&gt; Mengontrol makanan menjadi langkah awal yang dapat dilakukan, antara lain dengan cara memperhatikan komposisi menu sehat atau akan lebih baik lagi jika membawa bekal dari rumah (bila di kantor tempat anda bekerja tidak tersedia katering). Secara otomatis, selain mengetahui kandungan apa saja yang ada dalam makanan, membawa bekal dari rumah juga menjadi langkah untuk berhemat dan tentunya makanan lebih terjamin kesehatannya.&lt;/li&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;li&gt; Kurangi cemilan dan lebih banyak mengkonsumsi air putih.&lt;/li&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;li&gt; Fasilitas seperti telepon, komputer dan internet, printer dan lain sebagainya yang ada diatas meja kerja semakin membuat orang jarang beranjak dari tempat duduknya. Secara otomatis tubuh akan jarang bergerak dan membuat kondisi badan menurun. Oleh karenanya, sesekali beranjaklah dari tempat duduk untuk sekedar melihat pemandangan diluar atau berkomunikasi dengan rekan kerja yang lain.&lt;/li&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;li&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; baiknya untuk menggunakan tangga jika lantai kantor yang dituju berada hanya satu atau dua tingkat diatas atau dibawah gedung. Langkah tersebut bisa menjadi olahraga kecil yang bisa dilakukan.&lt;/li&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;li&gt; Saat bekerja dengan komputer, duduklah dengan posisi tegak, jangan meregang ke depan untuk mencapai key board atau untuk membaca tulisan di layar monitor. Dan sering-seringlah mengubah posisi tubuh atau melakukan peregangan pada bagian tangan, leher, kaki dan lain-lain agar otot tidak kaku.&lt;/li&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;li&gt;Janganlah juga kita menganggap enteng bersih kotornya dimana kita bekerja. Karena bisa jadi di tempat kita bekerja tiap-tiap hari itulah, justru kita dapat mengalami penyakit yang tidak kita inginkan. Jadi tergantung dari kita masing-masing, apakah kita menjaga kebersihan lingkungan kita bekerja.&lt;span style="" lang="FI"&gt;Semakin bersih tempat kita bekerja, semakin terjamin kesehatan tubuh kita. Dan mau tidak mau kita dapat bekerja dengan baik, segar dan sehat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;         &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-1755916310705470579?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/1755916310705470579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/menjaga-kesehatan-di-tempat-kerja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1755916310705470579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1755916310705470579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/menjaga-kesehatan-di-tempat-kerja.html' title='Menjaga Kesehatan Di Tempat Kerja'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-1556660531466064892</id><published>2009-05-28T10:25:00.000+07:00</published><updated>2009-05-28T10:27:37.087+07:00</updated><title type='text'>Cara Menyiasati Dampak Kafein Dalam Kandungan Teh</title><content type='html'>&lt;table&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" align="justify"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;p&gt;&lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true"&gt;DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99" &lt;p&gt;LatentStyleCount="267"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt; &lt;p&gt;&lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;p&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style type="text/css"&gt; &lt;p&gt;&lt;!-- &lt;p&gt; /* Font Definitions */ &lt;p&gt; @font-face &lt;p&gt;	{font-family:"Cambria Math"; &lt;p&gt;	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; &lt;p&gt;	mso-font-charset:0; &lt;p&gt;	mso-generic-font-family:roman; &lt;p&gt;	mso-font-pitch:variable; &lt;p&gt;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} &lt;p&gt;@font-face &lt;p&gt;	{font-family:Calibri; &lt;p&gt;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; &lt;p&gt;	mso-font-charset:0; &lt;p&gt;	mso-generic-font-family:swiss; &lt;p&gt;	mso-font-pitch:variable; &lt;p&gt;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} &lt;p&gt; /* Style Definitions */ &lt;p&gt; p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal &lt;p&gt;	{mso-style-unhide:no; &lt;p&gt;	mso-style-qformat:yes; &lt;p&gt;	mso-style-parent:""; &lt;p&gt;	margin-top:0in; &lt;p&gt;	margin-right:0in; &lt;p&gt;	margin-bottom:10.0pt; &lt;p&gt;	margin-left:0in; &lt;p&gt;	line-height:115%; &lt;p&gt;	mso-pagination:widow-orphan; &lt;p&gt;	font-size:11.0pt; &lt;p&gt;	font-family:"Calibri","sans-serif"; &lt;p&gt;	mso-ascii-font-family:Calibri; &lt;p&gt;	mso-ascii-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;	mso-fareast-font-family:Calibri; &lt;p&gt;	mso-fareast-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;	mso-hansi-font-family:Calibri; &lt;p&gt;	mso-hansi-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; &lt;p&gt;	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;p&gt;.MsoChpDefault &lt;p&gt;	{mso-style-type:export-only; &lt;p&gt;	mso-default-props:yes; &lt;p&gt;	mso-ascii-font-family:Calibri; &lt;p&gt;	mso-ascii-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;	mso-fareast-font-family:Calibri; &lt;p&gt;	mso-fareast-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;	mso-hansi-font-family:Calibri; &lt;p&gt;	mso-hansi-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; &lt;p&gt;	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;p&gt;.MsoPapDefault &lt;p&gt;	{mso-style-type:export-only; &lt;p&gt;	margin-bottom:10.0pt; &lt;p&gt;	line-height:115%;} &lt;p&gt;@page Section1 &lt;p&gt;	{size:8.5in 11.0in; &lt;p&gt;	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; &lt;p&gt;	mso-header-margin:.5in; &lt;p&gt;	mso-footer-margin:.5in; &lt;p&gt;	mso-paper-source:0;} &lt;p&gt;div.Section1 &lt;p&gt;	{page:Section1;} &lt;p&gt;--&gt; &lt;p&gt;&lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;p&gt;&lt;style&gt; &lt;p&gt;/* Style Definitions */ &lt;p&gt;table.MsoNormalTable &lt;p&gt;{mso-style-name:"Table Normal"; &lt;p&gt;mso-tstyle-rowband-size:0; &lt;p&gt;mso-tstyle-colband-size:0; &lt;p&gt;mso-style-noshow:yes; &lt;p&gt;mso-style-priority:99; &lt;p&gt;mso-style-qformat:yes; &lt;p&gt;mso-style-parent:""; &lt;p&gt;mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; &lt;p&gt;mso-para-margin-top:0in; &lt;p&gt;mso-para-margin-right:0in; &lt;p&gt;mso-para-margin-bottom:10.0pt; &lt;p&gt;mso-para-margin-left:0in; &lt;p&gt;line-height:115%; &lt;p&gt;mso-pagination:widow-orphan; &lt;p&gt;font-size:11.0pt; &lt;p&gt;font-family:"Calibri","sans-serif"; &lt;p&gt;mso-ascii-font-family:Calibri; &lt;p&gt;mso-ascii-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;mso-hansi-font-family:Calibri; &lt;p&gt;mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;p&gt;&lt;/style&gt; &lt;p&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: center;" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;&lt;input src="http://www.vibizlife.com/UserFiles/Image/HEALTH/Teh-2.jpg" type="image" width="500" border="2" height="374"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Salah satu minuman favorit adalah teh, karena minuman ini sudah dikenal dengan luas baik di Indonesia maupun mancanegara dan biasanya minuman berwarna cokelat keemasan ini disuguhkan untuk menjamu tamu. Selain aromanya yang harum dan rasanya yang khas membuat minuman ini begitu banyak yang mengkonsumsinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong style=""&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Apakah ada efek sampingnya minum teh lebih dari tiga gelas sehari?&lt;em&gt;&lt;span serif="" arial="" style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Anda pasti telah tahu manfaat apa saja yang terdapat dalam teh yang baik untuk kesehatan. Tapi perlu Anda tahu teh juga dapat memberi efek samping bagi kesehatan, karena teh memiliki kandungan kafein (theine) sangat tinggi kadarnya. Zat-zat stimulant yang terkandung dalam kafein ini dapat meninggalkan kerak pada dinding usus, sehingga dapat menghambat rantai produksi enzim-enzim dalam pencernaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Batas aman untuk sehari mengkonsumsi teh adalah sebanyak 5 cangkir. Jika lebih dari 750 mg akan menyebabkan gangguan dalam proses regenerasi sel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;&lt;input src="http://www.vibizlife.com/UserFiles/Image/HEALTH/Teh-3.jpg" type="image" border="2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara apa untuk menyiasatinya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Sekarang Anda telah tahu bahwa tidak semua zat-zat yang terdapat di dalam teh itu bagus untuk keshatan. Untuk itu, kita perlu menyiasati dampak dari kafein tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan cara : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;ul&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;li&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Jangan Minum Teh pada saat atau sesudah makan. Sebab zat gizi terkandung dalam makanan akan dinetralisir oleh teh.&lt;span style=""&gt;     &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;li&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Jangan minum teh pada saat perut Anda kosong, terutama teh fermentasi. sebab kafein akan merangsang produksi asam lambung sehingga membuat perut Anda sakit. Jadi, usahakan isi dahulu perut Anda dengan makanan atau buah-buahan sebelum meminumnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;li&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Sebaiknya jangan menggabungkan sayuran yang banyak mengandung mineral dengan meminum teh.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;li&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Jangan minum teh dicampur gula karena akan menetralisir zat-zat berkasiat yang terkandung didalam teh.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;li&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Untuk wanita hamil dan sedang menyusui, sebaiknya menghindari minum the, karena kafein dan zat stimulan yang lain bisa merangsang kontraksi rahim dan mengganggu produksi kelenjar ASI.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;li&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Menambahkan lemon&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam cangkir teh, karena memberikan astringent effect atau pelindung bagi pencernaan kita, berkat asam sitrat yang terkandung dalam lemon akan mencegah timbulnya kerak didinding usus.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Tetapi, teh yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti camomile, peppermint, lemon blossom tidak mengandung kafein sama sekali. Teh ini dapat dipilih untuk dikonsumsi sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Untuk green tea walaupun mengandung kafein, tetapi juga mengandung beberapa vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apabila anda minum lebih dari 3 gelas teh sehari, harus diketahui, teh apa yang anda minum. Apabila teh yang berasal dari daun teh, maka hati-hati dapat mengandung kafein lebih dari 250 mg dalam 3 gelas nya. Tetapi apabila teh nya berasal dari herbal (dari campuran rempah-rempah dan tumbuh-tumbuhan), maka tidak ada kandungan kafeinnya (atau sedikit sekali).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span serif="" arial="" style="line-height: 115%;font-size:10;" &gt;Jadi kuncinya adalah pilihlah teh yang mengandung kadar kafein sesedikit mungkin atau tidak mengandung kafein sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  							&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-1556660531466064892?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/1556660531466064892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/cara-menyiasati-dampak-kafein-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1556660531466064892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1556660531466064892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/cara-menyiasati-dampak-kafein-dalam.html' title='Cara Menyiasati Dampak Kafein Dalam Kandungan Teh'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-2399655536037005664</id><published>2009-05-28T10:23:00.000+07:00</published><updated>2009-05-28T10:24:34.560+07:00</updated><title type='text'>Dibalik Rasa Jahe Yang Pedas dan Aromanya Yang Khas</title><content type='html'>&lt;table&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" align="justify"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;p&gt;&lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true"&gt;DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99" &lt;p&gt;LatentStyleCount="267"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false"&gt;UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt; &lt;p&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt; &lt;p&gt;&lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;p&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style type="text/css"&gt; &lt;p&gt;&lt;!-- &lt;p&gt; /* Font Definitions */ &lt;p&gt; @font-face &lt;p&gt;	{font-family:"Cambria Math"; &lt;p&gt;	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; &lt;p&gt;	mso-font-charset:0; &lt;p&gt;	mso-generic-font-family:roman; &lt;p&gt;	mso-font-pitch:variable; &lt;p&gt;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} &lt;p&gt;@font-face &lt;p&gt;	{font-family:Calibri; &lt;p&gt;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; &lt;p&gt;	mso-font-charset:0; &lt;p&gt;	mso-generic-font-family:swiss; &lt;p&gt;	mso-font-pitch:variable; &lt;p&gt;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} &lt;p&gt; /* Style Definitions */ &lt;p&gt; p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal &lt;p&gt;	{mso-style-unhide:no; &lt;p&gt;	mso-style-qformat:yes; &lt;p&gt;	mso-style-parent:""; &lt;p&gt;	margin-top:0in; &lt;p&gt;	margin-right:0in; &lt;p&gt;	margin-bottom:10.0pt; &lt;p&gt;	margin-left:0in; &lt;p&gt;	line-height:115%; &lt;p&gt;	mso-pagination:widow-orphan; &lt;p&gt;	font-size:11.0pt; &lt;p&gt;	font-family:"Calibri","sans-serif"; &lt;p&gt;	mso-ascii-font-family:Calibri; &lt;p&gt;	mso-ascii-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;	mso-fareast-font-family:Calibri; &lt;p&gt;	mso-fareast-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;	mso-hansi-font-family:Calibri; &lt;p&gt;	mso-hansi-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; &lt;p&gt;	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;p&gt;.MsoChpDefault &lt;p&gt;	{mso-style-type:export-only; &lt;p&gt;	mso-default-props:yes; &lt;p&gt;	mso-ascii-font-family:Calibri; &lt;p&gt;	mso-ascii-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;	mso-fareast-font-family:Calibri; &lt;p&gt;	mso-fareast-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;	mso-hansi-font-family:Calibri; &lt;p&gt;	mso-hansi-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; &lt;p&gt;	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;p&gt;.MsoPapDefault &lt;p&gt;	{mso-style-type:export-only; &lt;p&gt;	margin-bottom:10.0pt; &lt;p&gt;	line-height:115%;} &lt;p&gt;@page Section1 &lt;p&gt;	{size:8.5in 11.0in; &lt;p&gt;	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; &lt;p&gt;	mso-header-margin:.5in; &lt;p&gt;	mso-footer-margin:.5in; &lt;p&gt;	mso-paper-source:0;} &lt;p&gt;div.Section1 &lt;p&gt;	{page:Section1;} &lt;p&gt;--&gt; &lt;p&gt;&lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;p&gt;&lt;style&gt; &lt;p&gt;/* Style Definitions */ &lt;p&gt;table.MsoNormalTable &lt;p&gt;{mso-style-name:"Table Normal"; &lt;p&gt;mso-tstyle-rowband-size:0; &lt;p&gt;mso-tstyle-colband-size:0; &lt;p&gt;mso-style-noshow:yes; &lt;p&gt;mso-style-priority:99; &lt;p&gt;mso-style-qformat:yes; &lt;p&gt;mso-style-parent:""; &lt;p&gt;mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; &lt;p&gt;mso-para-margin-top:0in; &lt;p&gt;mso-para-margin-right:0in; &lt;p&gt;mso-para-margin-bottom:10.0pt; &lt;p&gt;mso-para-margin-left:0in; &lt;p&gt;line-height:115%; &lt;p&gt;mso-pagination:widow-orphan; &lt;p&gt;font-size:11.0pt; &lt;p&gt;font-family:"Calibri","sans-serif"; &lt;p&gt;mso-ascii-font-family:Calibri; &lt;p&gt;mso-ascii-theme-font:minor-latin; &lt;p&gt;mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; &lt;p&gt;mso-fareast-theme-font:minor-fareast; &lt;p&gt;mso-hansi-font-family:Calibri; &lt;p&gt;mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;p&gt;&lt;/style&gt; &lt;p&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;&lt;input src="http://www.vibizlife.com/UserFiles/Image/HEALTH/Jahe-4.jpg" type="image" width="427" border="2" height="320"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Jahe yang terkenal dengan aromanya yang khas dan banyak orang yang menggunakannya sebagai bumbu untuk berbagai jenis masakan dan kue, ternyata dibalik rasanya yang pedas, jahe juga memiliki kandungan zat-zat yang bermanfaat untuk kesehatan, seperti penyakit seperti batuk, demam, asma, masuk angin, pegal-pegal dan rematik.&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:12;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;Selain itu berdasarkan sejumlah penelitian jahe juga berkhasiat dapat merangsang pelepasan hormon adrenalin, memperlebar pembuluh darah, sehingga darah mengalir lebih cepat dan lancar. Tubuh pun menjadi lebih hangat, kerja jantung memompa darah lebih ringan. Akibatnya, tekanan darah menjadi turun.&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:12;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;Jahe dibagi tiga macam jenis, yaitu jahe putih atau kuning besar, jahe putih kecil dan jahe merah. Jahe mengandung dua enzim pencernaan yaitu protease yang berfungsi untuk memecah protein dan lipase yang dapat berfungsi untuk memecah lemak. Kedua enzim ini berfungsi membantu tubuh mencerna dan menyerap makanan. Jahe sekurangnya mengandung 19 komponen bio-aktif yang berguna bagi tubuh. Komponen yang paling utama adalah gingerol yang bersifat antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan darah. Jadi mencegah tersumbatnya pembuluh darah, penyebab utama stroke, dan serangan jantung.&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:12;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;Gingerol diperkirakan juga membantu menurunkan kadar kolesterol. Memblok serotonin, yaitu senyawa kimia pembawa pesan. Senyawa ini menyebabkan perut berkontraksi, sehigga timbul rasa mual. Misalnya pada orang yang mengalami mabuk perjalanan. Jadi, untuk mencegah mabuk perjalanan, ada baiknya minum wedang jahe sebelum bepergian.&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:12;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;Caranya :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt; pukul-pukul jahe segar sepanjang 1 ruas jari, masukkan dalam satu gelas air panas. Beri madu secukupnya, lalu minum. Bisa juga menggunakan sepertiga sendok teh jahe bubuk, atau kalau tahan, makan dua kerat jahe mentah.&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:12;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;Membuat lambung menjadi nyaman, dan membantu mengeluarkan angin. Bisa meringankan kram perut saat menstruasi atau kram akibat terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak. Membantu tubuh melawan pilek dan flu. Jahe mengandung antioksidan yang membantu menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal bebas di dalam tubuh. Jahe merupakan pereda rasa sakit yang alami dan dapat meredakan nyeri rematik, sakit kepala, dan migren.&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:12;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;Caranya : &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;minum wedang jahe 3 kali sehari. Bisa juga minum wedang ronde, mengulum permen jahe, atau menambahkan jahe saat Anda membuat soto, semur, atau rendang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramuan sederhana dari jahe untuk mengatasi batuk, demam, asma, masuk angin, dan pegal-pegal&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:12;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;Caranya : &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;Kupas , cuci, dan keprak jahe kering, berikan gula secukupnya, rebus dengan air, dan kemudian saring. Minumlah selagi masih hangat. Sangat dianjurkan untuk terus mengkonsumsi ramuan tersebut 1 jam sebelum makan, 1 hari 2 kali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:10;"&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span serif="" arial=""  style="font-size:12;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;  							&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-2399655536037005664?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/2399655536037005664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/dibalik-rasa-jahe-yang-pedas-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/2399655536037005664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/2399655536037005664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/dibalik-rasa-jahe-yang-pedas-dan.html' title='Dibalik Rasa Jahe Yang Pedas dan Aromanya Yang Khas'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-5051023092272787979</id><published>2009-05-23T12:39:00.000+07:00</published><updated>2009-05-23T12:47:16.173+07:00</updated><title type='text'>13 sifat wanita yang tidak disukai pria menurut syariat islam</title><content type='html'>13 sifat atau tipe perempuan yang tidak disukai laki-laki:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, perempuan yang kelaki-lakian, “mustarjalah”&lt;br /&gt;Perempuan tipe ini menempati urutan pertama dari sifat yang paling tidak disukai laki-laki. Padahal banyak perempuan terpandang berkeyakinan bahwa laki-laki mencintai perempuan “yang memiliki sifat perkasa”. Namun survai itu justru sebaliknya, bahwa para peserta survai dari kalangan laki-laki menguatkan bahwa perempuan seperti ini telah hilang sifat kewanitannya secara fitrah. Mereka menilai bahwa perangai itu tidak asli milik perempuan. Seperti sifat penunjukan diri lebih kuat secara fisik, sebagaimana mereka menyaingi laki-laki dalam berbagai bidang kerja, terutama bidang yang semestinya hanya untuk laki-laki… Mereka bersuara lantang menuntut haknya dalam dunia kepemimpinan dan jabatan tinggi! Sebagian besar pemuda yang ikut serta dalam survai ini mengaku tidak suka berhubungan dengan tipe perempuan seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, perempuan yang tidak bisa menahan lisannya “Tsartsarah”&lt;br /&gt;Tipe perempuan ini menempati urutan kedua dari sifat yang tidak disukai laki-laki, karena perempuan yang banyak omong dan tidak memberi kesempatan orang lain untuk berbicara, menyampaikan pendapatnya, umumnya lebih banyak memaksa dan egois. Karena itu kehidupan rumah tangga terancam tidak bisa bertahan lebih lama, bahkan berubah menjadi “neraka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, perempuan materialistis “Maaddiyah”&lt;br /&gt;Adalah tipe perempuan yang orientasi hidupnya hanya kebendaan dan materi. Segala sesuatu dinilai dengan harga dan uang. Tidak suka ada pengganti selain materi, meskipun ia lebih kaya dari suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, perempuan pemalas “muhmalah”&lt;br /&gt;Tipe perempuan ini menempati urutan keempat dari sifat perempuan yang tidak disukai laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, perempuan bodoh “ghobiyyah”&lt;br /&gt;Yaitu tipe perempuan yang tidak memiliki pendapat, tidak punya ide dan hanya bersikap pasif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, perempuan pembohong “kadzibah”&lt;br /&gt;Tipe perempuan yang tidak bisa dipercaya, suka berbohong, tidak berkata sebenarnya, baik menyangkut masalah serius, besar atau masalah sepele dan remah. Tipe perempuan ini sangat ditakuti laki-laki, karena tidak ada yang bisa dipercaya lagi dari segala sisinya, dan umumnya berkhianat terhadap suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, perempuan yang mengaku serba hebat “mutabahiyah”&lt;br /&gt;Tipe perempuan ini selalu menyangka dirinya paling pintar, ia lebih hebat dibandingkan dengan lainnya, dibandingkan suaminya, anaknya, di tempat kerjanya, dan kedudukan materi lainnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedelapan, perempuan sok jagoan, tidak mau kalah dengan suaminya&lt;br /&gt;Tipe perempuan yang selalu menunjukkan kekuatan fisiknya setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesembilan, perempuan yang iri dengan perempuan lainnya.&lt;br /&gt;Adalah tipe perempuan yang selalu menjelekkan perempuan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepuluh, perempuan murahan “mubtadzilah”&lt;br /&gt;Tipe perempuan pasaran yang mengumbar omongannya, perilakunya, menggadaikan kehormatan dan kepribadiannya di tengah-tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesebelas, perempuan yang perasa “syadidah hasasiyyah”&lt;br /&gt;Tipe perempuan seperti ini banyak menangis yang mengakibatkan laki-laki terpukul dan terpengaruh semenjak awal. Suami menjadi masyghul dengan sikap cengengnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduabelas, perempuan pencemburu yang berlebihan “ghayyur gira zaidah”&lt;br /&gt;Sehingga menyebabkan kehidupan suaminya terperangkap dalam perselisihan, persengketaan tak berkesudahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketigabelas, perempuan fanatis “mumillah”&lt;br /&gt;Model perempuan yang tidak mau menerima perubahan, nasehat dan masukan meskipun itu benar dan ia membutuhkannya. Ia tidak mau menerima perubahan dari suaminya atau anak-anaknya, baik dalam urusan pribadi atau urusan rumah tangganya secara umum. Model seperti ini memiliki kemampuan untuk nerimo dengan satu kata, satu cara, setiap harinya selama tiga puluh tahun, tanpa ada rasa jenuh!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-5051023092272787979?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/5051023092272787979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/13-sifat-wanita-yang-tidak-disukai-pria.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/5051023092272787979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/5051023092272787979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/13-sifat-wanita-yang-tidak-disukai-pria.html' title='13 sifat wanita yang tidak disukai pria menurut syariat islam'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-4006404288465353371</id><published>2009-05-23T12:37:00.000+07:00</published><updated>2009-05-23T12:44:41.380+07:00</updated><title type='text'>Tentang Reproduksi manusia</title><content type='html'>1.Jumlah semen / air mani pria saat ejakulasi tidak pernah lebih dari 2 sendok teh.&lt;br /&gt;2.Jumlah rata-rata pria berejakulasi selama hidupnya : 7.200 kali.&lt;br /&gt;3.Jumlah rata-rata pria bermasturbasi selama hidupnya : 2.000 kali.&lt;br /&gt;4.Jika dikumpulkan, jumlah semen / air mani yang terkumpul selama hidup seorang pria : 14 galon.&lt;br /&gt;5.Kecepatan air mani muncrat keluar (ejakulasi) : 55 km / jam. Nyaris setara dengan kecepatan Busway di Jakarta (60 km / jam).&lt;br /&gt;6.Jumlah kalori 1 sendok air mani : 7 kalori.&lt;br /&gt;7.Panjang rata-rata penis saat tidak sedang ereksi : 3.5 inchi. Panjang rata-rata ketika sedang ereksi : 5.1 inchi.&lt;br /&gt;8.Penis terpendek yang pernah tercatat : 5/8 inchi.&lt;br /&gt;9.Penis terpanjang yang pernah tercatat : 11 inchi.&lt;br /&gt;10.Waktu paling menggairahkan pria untuk berhubungan badan : di pagi hari.&lt;br /&gt;11.Cara terbaik meningkatkan kemampuan fungsi alat seksual Anda : berhenti merokok, berolah raga, diet.&lt;br /&gt;12.Makanan yang dapat meningkatkan kemampuan fungsi seksual Anda : kerang laut, daging tanpa lemak, seafood, dan roti gandum.&lt;br /&gt;13. 60% pria pernah bermasturbasi.&lt;br /&gt;14. 54% pria melakukan masturbasi minimal 1 hari sekali.&lt;br /&gt;15. Waktu yang dibutuhkan Mr P Anda untuk “siap bertempur” lagi : 2 menit – 2 minggu setelah “pertempuran” pertama.&lt;br /&gt;16. Ketebalan kondom standar : 0.07mm. Sedangkan kondom super tipis : 0.05 mm. Bandingkan dengan ketebalan plastik kresek yang mencapai 0.0127 mm.&lt;br /&gt;17. Secara umum, rasa air mani tergantung dari apa dimakan pemiliknya. Jika terlalu banyak makan makanan berlemak (kolesterol), maka rasanya akan seperti daging busuk (anyir). Jika makan cukup seimbang, maka rasanya akan seperti rasa ikan yang dibumbui mentega (sedikit amis tapi juicy). Jika pria makan asparagus, maka air maninya akan sangat bau.&lt;br /&gt;18. Pria bisa memperbaiki rasa air mani (menjadi terasa manis) dengan banyak-banyak makan dan minum buah-buahan berkandungan asam cukup tinggi, seperti kiwi, mangga, orange, anggur, dan jeruk nipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak menjadi masalah siapa yang mencapai orgasme lebih dulu, yang penting adalah tingkat kesenangan dalam mencapainya, semakin kita senang melakukan sex semakin puas orgasme kita, cari tahu faktanya di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Perempuan butuh 20 menit untuk turn-on? Not exactly. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di McGill University, Kanada, gairah kita bisa naik hanya dalam waktu 11-12 menit saja! Wow!&lt;br /&gt;2. Di Uganda, kaum perempuan dewasa gemar mengolesi area klitoris mereka dengan sejenis ramuan herbal agar penampilannya terlihat lebih ‘menggoda’.&lt;br /&gt;3. Menurut survei yang dilakukan Masters dan Johnson, Amerika, sebanyak 1% perempuan yang jadi obyek penelitian mampu mengalami orgasme berganda yang hanya dipicu oleh rangsangan pada payudara.&lt;br /&gt;4. Seorang pria menghasilkan 3 juta sel sperma baru setiap 1 jam selama hidupnya.&lt;br /&gt;5. Kebanyakan pria mengalami 5 orgasme dalam waktu enam menit setelah terjadi penetrasi.&lt;br /&gt;6. Aroma mirip’cairan pemutih kain’ yang berasal dari sperma disebabkan oleh cairan pembunuh kuman alami yang terdapat di dalamnya.&lt;br /&gt;7. Kondom bisa bertahan selama sebulan dalam dompet sebelum bahan elastisnya menjadi mulur karena terkena suhu tubuh, dan membuatnya mudah sobek.&lt;br /&gt;8. Perempuan mencapai puncak seksualitasnya pada usia 30-an dan kaum lelaki pada akhir usia belasan.&lt;br /&gt;9. Rata-rata, kaum lelaki memikirkan seks setiap tujuh menit. Jumlah itu bisa bervariasi tergantung pada usia dan derajat kesibukan sehari-hari.&lt;br /&gt;10. Manusia dan lumba-lumba adalah dua jenis makhluk hidup yang mampu menjadikan aktivitas seksual sebagai semacam sarana rekreasi, bukan semata-mata kebutuhan untuk berkembang biak.&lt;br /&gt;11. Meski tidak terlalu direkomendasikan, vaginoplasty adalah jawaban bagi Anda yang terobsesi untuk tetap memiliki selaput dara sebelum menikah.&lt;br /&gt;12. Memakai dua kondom sekaligus = seks aman? Salah besar! Kedua kondom akan saling bergesekan hingga mengakibatkan keduanya sobek!&lt;br /&gt;13. Lubang Miss V diciptakan sedemikian lentur dan fleksibel sehinga bisa menerima Mr. P berukuran “extra”.&lt;br /&gt;14. Sejumlah ahli percaya bahwa cairan sperma mengandung sejenis senyawa yang mampu mengubah mood perempuan menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;15. Pupil mata yang membesar adalah tanda alamiah yang mampu memacu gairah bercinta pasangan.&lt;br /&gt;16. Lubrikasi kurang? Minum saja banyak air putih. Pasalnya, fluktuasi hormon estrogen bisa membuat kadar air di dalam tubuh Anda tidak seimbang. Tubuh yang kekurangan cairan bisa menyebabkan minimnya lubrikasi.&lt;br /&gt;17. Puting payudara pria juga sensitif, lho! Jadi jangan ragu untuk mengeksplorasi daerah ini kala bercinta.&lt;br /&gt;18. Orgasme membuat darah mengalir lebih cepat ke seluruh tubuh sehingga bisa memperbaiki metabolisme tubuh dan membuat kulit tampak bercahaya.&lt;br /&gt;19. Selama melakukan hubungan seks, udara terdesak masuk kedalam Miss V dan menimbulkan suara atau istilah populernya sex-fart.&lt;br /&gt;20. Siapa bilang mimpi basah hanya dialami pria? Perempuan juga dapat mengalami mimpi erotis seperti lelaki, yang dinamakan sebagai ‘orgasme noktural’.&lt;br /&gt;21. Saat bercinta, tubuh melepaskan hormon endorfin ke dalam aliran darah. Hormon tersebut mampu memicu perasaan gembira dan membuat Anda merasa lebih baik. Itu sebabnya seks bisa menjadi obat manjur untuk mengatasi depresi ringan.&lt;br /&gt;22. Menurut sejumlah pakar kesehatan, seks adalah obat penenang paling aman di dunia. Khasiat nya bahkan lebih efektif 10 kali lipat dibandingkan bila Anda menenggak Valium.&lt;br /&gt;23. Aktivitas seksual yang sehat adalah obat anti alergi alami yang mampu meringankan gejala asma melonggarkan hidung yang tersumbat karena flu.&lt;br /&gt;24. Tubuh yang aktif secara seksual akan memancarkan senyawa pheromone. lni adalah ‘parfum alami’ pemicu gairah seks yang bisa membuat lawan jenis tertarik pada Anda.&lt;br /&gt;25. Setelah mencapai klimaks, laki-laki membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk relaks sejenak dan ‘bangkit’ kembali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-4006404288465353371?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/4006404288465353371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/tentang-reproduksi-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4006404288465353371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4006404288465353371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/tentang-reproduksi-manusia.html' title='Tentang Reproduksi manusia'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-256059515928672366</id><published>2009-05-12T17:11:00.001+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.000+07:00</updated><title type='text'>Cara Membuat Blogger</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sarat utama membuat blog adalah anda harus memiliki alamat e-mail, kalau belum punya ya........ bikin dulu dong he..hee..&lt;br /&gt;     Buka Situs&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;www.blogger.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; maka akan tampil seperti gambar di bawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a style="" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Fq6np6mg-cU/SgFi-nDsYaI/AAAAAAAAABw/bA96HCHNu0s/s1600-h/blog1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 218px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Fq6np6mg-cU/SgFi-nDsYaI/AAAAAAAAABw/bA96HCHNu0s/s320/blog1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332652261559263650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah itu klik tulisan yang bertulisan CIPTAKAN BLOG ANDA tepatnya di bawah nomor 3 itu loh, apabila benar maka akan tampil seperti gambar di bawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Fq6np6mg-cU/SgFjzYhm3-I/AAAAAAAAAB4/hERfRsHKKP0/s1600-h/blog+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 218px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Fq6np6mg-cU/SgFjzYhm3-I/AAAAAAAAAB4/hERfRsHKKP0/s320/blog+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332653168191266786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Fq6np6mg-cU/SgFkCOaY6ZI/AAAAAAAAACA/9IMISi04mkY/s1600-h/blog+3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 218px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Fq6np6mg-cU/SgFkCOaY6ZI/AAAAAAAAACA/9IMISi04mkY/s320/blog+3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332653423174674834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi semuanya tanpa terkecuali loh........&lt;br /&gt;tapi untuk bagian ini sering gagal maka harus banyak bersabar,&lt;br /&gt;kalau sudah pilih lanjutkan&lt;br /&gt;setelah itu akan tampil seperti gambar di bawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Fq6np6mg-cU/SgFk6x3uN6I/AAAAAAAAACI/6SW4yrdktzc/s1600-h/blog+4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 218px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Fq6np6mg-cU/SgFk6x3uN6I/AAAAAAAAACI/6SW4yrdktzc/s320/blog+4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332654394765621154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Judul blog dapat berbeda dengan alamat blog&lt;br /&gt;pilih lanjutkan&lt;br /&gt;maka akan tampil gambar seperti gambar di bawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Fq6np6mg-cU/SgFlsXerSeI/AAAAAAAAACQ/EL77qupgYMc/s1600-h/blog+5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 218px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Fq6np6mg-cU/SgFlsXerSeI/AAAAAAAAACQ/EL77qupgYMc/s320/blog+5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332655246674708962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada segemen ini anda di tunjuk untuk memilih template/backround/loyount, yang anda inginkan, setelah itu anda pilih lanjutkan dan blog anda siap untuk di gunakan..........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-256059515928672366?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/256059515928672366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/cara-membuat-blogger.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/256059515928672366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/256059515928672366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/cara-membuat-blogger.html' title='Cara Membuat Blogger'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Fq6np6mg-cU/SgFi-nDsYaI/AAAAAAAAABw/bA96HCHNu0s/s72-c/blog1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-3507937813554396741</id><published>2009-05-12T16:29:00.001+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.000+07:00</updated><title type='text'>Memangnya Kita Perlu Pendidikan SEKS</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:595.35pt 842.0pt; 	margin:1.0in 89.85pt 1.0in 89.85pt; 	mso-header-margin:35.45pt; 	mso-footer-margin:35.45pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:132409630; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-40875970 134807563 134807577 134807579 134807567 134807577 134807579 134807567 134807577 134807579;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:1.25in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.25in; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l1 	{mso-list-id:1771199957; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1247873108 -819562124 134807577 134807579 134807567 134807577 134807579 134807567 134807577 134807579;} @list l1:level1 	{mso-level-tab-stop:.75in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.25in;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Pendidikan seks atau &lt;i style=""&gt;sex education&lt;/i&gt; memang banyak pro kontrany. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang bilang pendidikan seks membuat kita jadi banyak tahu, hingga kita dapat “berbuat” denga aman. Jadi, penting &lt;i style=""&gt;nggak sih&lt;/i&gt; kita mendapatkan edukasi begituan ? Pendidikan seks merupakan proses kegiatan yang berlangsung secara dialogis (ngobrol, dua arah), realistis (nggak teori melulu), jujur, terbuka, dan bukan dikte moral belaka. Pendidikan seks memberi pengatahuannyata, menempatkan seks pada cara melihat yang pas, berhubungan dengan &lt;i style=""&gt;self-estreem&lt;/i&gt; (rasa penghargaan diri), penanaman rasa percaya diri, dan difokuskan pada peningkatan kemampuan dalam mengambil keputusan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt; enam hal utama yang harus termuat dalam pendidikan seks, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Perkembangan anatomi manusia, reprodiksi dan fisiologi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Hubungan antar manusia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Kemampuan personal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Perilaku sosial&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Kesehatan seksual&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Budaya dan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Kebanyakan orang tua beranggapan bahwa pendidikan seks hanya berisi tentang pemberian informasi alat kelamin dan berbagai macam posisi dalam berhubungan seks. Hal itu tentunya membuat orangrua merasa khawatir, apalagi dengan pemberian informasi seperti itu malah justru membuat kita cenderung untuk mencobanya. Ini, nih yang perlu diluruskan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Kita perlu pendidikan ini karena kita para remaja sedang masa pubertas, mempunyai dorongan atau keinginan yang kuat tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh. Maka pendidikan seks ini harus memberikan penjelasan yang lengkap dan benar soal seks.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Pendidikan seks bermaksud memberikan pengetahuan dan pandangan yang seluasluasnya dari berbagai sudut pandang serta memberikan informasi yang benar dan factual kepada kita mengenai seksualitas sehingga kita punya pengatahuan tentang seksualitas sescara lengkap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Banyak factor yang membuat masyarakat memiliki pendangan bahwa membicarakan hal-halo yang menyangkut seksualitas adalah tabu, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="EN-GB" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Factor budaya yang nelarang pembicaraan mengenai sekaualitas di depan umum. Karena seks dianggap hal yang porno dan sangat pribadi sehingga tak boleh diungkapkan kepada orang lain, dan &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="EN-GB" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Pengertian seksualitas yang masih sangat sempit, yakni seolah-olah hanya mengenai hubungan seks.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Pendidikan seks bias dimulai sesjak dini, diberikan sesuai dengan tingkat usia dan perkembangan kita, misalnya selalu menjaga kebersihan organ reproduksi, menanamkan kesadaran jenis kelamin dan perbedaan dengan lawan jenis kita. Sejak usia dini seharusnya kita sudah mendapat informasi yang benar mengenai sekasualitas. Setujukah kita ? (Berikan Jawabannya pada buku tamu!!!)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-3507937813554396741?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/3507937813554396741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/memangnya-kita-perlu-pendidikan-seks.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3507937813554396741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3507937813554396741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/memangnya-kita-perlu-pendidikan-seks.html' title='Memangnya Kita Perlu Pendidikan SEKS'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-407622007944506290</id><published>2009-05-11T16:04:00.001+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.000+07:00</updated><title type='text'>Kepedihan Hati</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;Ku buka album biru, Disana ada masa lalu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;ku ingat masa itu, diriku tak bisa menahan haru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;Karena diriku teringat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;Kenangan bersama ayahku,,,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Ayah,,,,,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Mengapa dirimu pergi meninggalkanku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Aku selalu kesepian tanpa dirimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Kasih sayangmu yang tiada henti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Slalu mengingatkanku berkali-kali&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;Aku pun tak kuasa sering kali, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;melihat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tetes air mata ibu yng tiada henti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;Karena selalu mengingat dirimu,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang telah pergi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jauh dari kehidupan ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Kapan kau akan kembali &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Tuk menemaniku di dunia ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Mungkin harapan ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Bagai mencari jarum di tumpukan jerami&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;Tapi aku selalu berharap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;Dirimu bisa kembali kelak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;A gar ku bisa melewati hari-hari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;Tanpa ada kepedihan hati,,,,,,,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-407622007944506290?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/407622007944506290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/kepedihan-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/407622007944506290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/407622007944506290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/kepedihan-hati.html' title='Kepedihan Hati'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-1103294956232755549</id><published>2009-05-08T12:34:00.000+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.000+07:00</updated><title type='text'>Khasiat Ciplukan Untuk Diabetes</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgPFBeBX92I/AAAAAAAAADc/BJwcSlhwVjs/s1600-h/89.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 125px; height: 106px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgPFBeBX92I/AAAAAAAAADc/BJwcSlhwVjs/s320/89.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333323012766168930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CKINGSN%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C03%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="State"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:625812660; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-569630082 134807567 134807577 134807579 134807567 134807577 134807579 134807567 134807577 134807579;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:72.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l0:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:108.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Tumbuhan ciplukan merupakan tumbuhan liar, berupa semak/perdu yang rendah (biasanya sampai 1 meter) dan mempunyai umur kurang labih 1 tahun. Tumbuhan ini tumbuh dengan subur didaratan rendah sampai ketinggian 1550 meter diatas permukaan laut tersebar tanah tegalan, sawah-sawah kering serta dapat ditemukan di hutan-hutan jati bunganya berwarna kering, buah bunganya berwarna kuning, buahnya berbentuk bulat dan berwarna hijau kekuningan bila masih muda, tetapi bila sudah tua berwarna coklat dengan rasa asam-asam manis. Buah ciplukan yang muda dilindungi cakap penutup buah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Nama daerah&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: &lt;i style=""&gt;Ceplukan &lt;/i&gt;(Jawa), &lt;i style=""&gt;cecendet &lt;/i&gt;(Sunda), &lt;i style=""&gt;yor-yoran&lt;/i&gt; (Madura), &lt;i style=""&gt;lapinonnat&lt;/i&gt; (Seram), &lt;i style=""&gt;angket, kapok-kepokan, keceplokan&lt;/i&gt; (&lt;st1:place st="on"&gt;Bali&lt;/st1:place&gt;), &lt;i style=""&gt;dedes&lt;/i&gt; (Sasak), &lt;i style=""&gt;leletokan&lt;/i&gt; (Minahasa).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Nama asing&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;: Morel &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Berry&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; (Inggris)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Buah ciplukan mengandung senyawa kimia asam sitrum dan fisalin. Selain ciplukan juga mengandung asam malat, alkohol, tannin, kriptoxiantin, vitamin C dan gula.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Beberapa Penyakit yang dapat disembuhkan dengan tumbuhan ciplukan :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Diabetes Militus &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Bahan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;: Tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta akar-akarnya dan dibersihkan. Cara Membuat : Dilayukan dan direbus 3 gelas air sampai mendidih hingga 1 gelas, kemudian disaring dan diminum 1 kali sehari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Sakit Paru-Paru &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Bahan : Tumbuhan ciplukan lengkap (akar, batang, daun, bunga, buahnya). Cara membuat :Direbus dengan 3-5 gelas air sampai mendidih dan disaring diminum 3 kali sehari 2 gelas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Ayan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Bahan : 8-10 telur buah ciplukan yang sudah dimasak. Cara menggunakan : Setiap hari secara rutin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Borok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Bahan : 1 genggam daun ciplukan ditambah 2 sendok air kapur sirih, Cara membuat : ditempelkan pada bagian yang sakit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-1103294956232755549?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/1103294956232755549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/khasiat-ciplukan-untuk-diabetes.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1103294956232755549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/1103294956232755549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/khasiat-ciplukan-untuk-diabetes.html' title='Khasiat Ciplukan Untuk Diabetes'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgPFBeBX92I/AAAAAAAAADc/BJwcSlhwVjs/s72-c/89.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-4908692126450175925</id><published>2009-05-08T12:26:00.000+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.001+07:00</updated><title type='text'>Tujuh Anak Laki-laki</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgPDiWiilQI/AAAAAAAAADU/ZUGQ-CowD0U/s1600-h/123.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 130px; height: 93px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgPDiWiilQI/AAAAAAAAADU/ZUGQ-CowD0U/s320/123.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333321378670220546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CKINGSN%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Disebuah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt; kampung hiduplah suami istri yang mempunyai tujuh orang anak. Semuanya laki-laki. Keluarga ini hidup bahagia. Raja yang memerintah negeri itu adil dan sangat bijaksana. Belum pernah terdengar ada kerusuhan yang membuat panik seluruh kerajaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kehidupan suami istri beserta ketujuh anak lelaki itu aman dan tentram. Walaupun mata pencaharian keluarga itu hanya dari mencari kayu api ke hutan. Pagi hari mereka pergi ke hutan, sore pulang membawa kayu. Kemudian kayu api di jual kepada yang memerlukannya. Uang dari penjualan kayu itulah yang akan dipakai untuk keperluan sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Pada suatu ketika terjadilah musim kemarau yang amat panjang. Tanaman tak hendak tumbuh karena kering. Rakyat negeri memulai kekurangan makanan. Persiapan yang adapun sudah hampir habis, tetapi musim kemarau tak kunjung usai. Rakyat semakin banyak menderita kelaparan. Begitu juga suami istri dengan ketujuh anaknya itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Kayu di hutan yang selama ini dapat ditebang semakin berkurang. Mata pencaharian suami istri pencari kayu api semakin sulit. Sedangkan satu satunya pekerjaan selama ini dapat dikerjakan hanyalah mencari kayu api.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Pada suatu malam ketika ketujuh anak lelakinya tidur, mufakatlah suami istri itu. Karena tidak dapat mengatasi kesulitan hidup, mereka merencanakan meninggalkan ketujuh anaknya itu didalam hutan rimba. Mereka memang sedih berpisah dengan anak-anaknya, tetapi apa hendak dikata. Rupanya rencana kedua orang tua itu didengar oleh anak mereka yang paling kecil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Keesokan harinya seperti biasa disiapkan perbekalan untuk mencari kayu api. Suami istri dan ketujuh anaknya itu ikut serta. Perjalanan masuk hutan keluar hutan, masuk &lt;st1:city st="on"&gt;padang&lt;/st1:city&gt; keluar &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;padang&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Semakin lama semakin jauh ketengah hutan rimba. Maklumlah karna kayu yang mereka cari itu di pinggir hutan sudah habis di tebangi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;“Lebih baik kita mencari kayu yang lebih besar. Itu ada di tengah rimba,” kata ayah mereka menykinkan ketujuh anaknya itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Setelah lama berjalan mereka tiba di sebuah pohon rimba yang lebat. Pohon rimba itu besar-besar. Ketika itu hari sudah sore. Mereka semua sudah merasa lelah, maka keluarga itu pun beristirahat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Tak berapa lama kemudian, berkatalah ayah mereka: “kalian disini beristirahat saja dulu. Ayah akan mengantar ibu mu karena ingin buang air besar.” Kesempatan itu di gunakan suami istri itu pencari kayu itu untuk pergi meninggalakan anak-anaknya. Hal ini sesuai dengan rencana mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Setelah sekian lama pergi beberapa anak sudah mulai gelisah. Anak-anak itu cemas kalau-kalau orang tua mereka mendapat musibah. Anak yang tertua dengan ditemani dua orang adiknya akan berangkat menyusul orang tua mereka. Melihat keinginan itu, si kecil bercerita bahwa orang tua mereka sudah merencanakan untuk meninggalkan mereka di tengah hutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Malampun tiba. Mereka mereka berusaha mencari tempat berlindung dari udara dingin. Kebetulan di dekatnya ada sebuah pohon besar yang berlubang. Tempat itu kelihatan seperti gua. Disanalah mereka tidur sampai pagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Setelah beberapa hari tinggal di lubang katu, abangnya yang tertua mencoba naik ke pohon yang paling tinggi. Dan nampaknya kepada mereka dari kejauhan asap api mengepul ke udara, lalu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dia turun. Kemudian dia meminta kepada semua adiknya bersiap-siap untuk pergi menuju asap api. Setelah berjalan jauh tibalah mereka di pinggir kampong. Lalu mereka mendekati sebuah rumah. Tetapi betapa terkejut setelah melihat penghuninya seorang manusia yang sangat besar. “ini mungkin rumah raksasa”, pikir mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Tak berapa lama kemudian terdengar suara agar mereka segera naik ke atas rumah. Rupanya suara raksasa betina. “kalian cepat-cepat makan. Lalu naik keatas loteng. Bersembinyilah disana. Kalau tidak sebentar lagi kalian dikan suami saya. Tak lama lagi dia pulang dari berburu,” kata raksasa betina. Ketika raksasa jantan tiba, di di tangga rumah berkata pada istrinya: “wah kita makan enak ya. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; bau manusia. Dimana kamu simpan mereka ?” Raksasa betina mengatakan bahwa manusia memang ada tetapi masih kecil-kecil. “biarkan kita tunggu agak besar supanya enak kita makan,” kata istrinya. Keesokan harinya pagi-pagi raksasa jantan seperti biasa pergi lalu berburu. Ketika raksasa jantan pergi raksasa betina melepaskan ketujuh anak lelaki itu pergi. Untuk bekal dalam perjalanan disiapkan makanan seperlunya. Kepada mereka juga raksasa betina menghadiahkan emas dan intan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Tiba di tepi pantai mereka membuat perahu. Dengan perahu itulah krtujuh anak lelaki itu ngarungi lautan. Setelah beberapa lama tibalah mereka di sebuah negeri. Negeri itu diperintah oleh raja yang bijaksana. Di negeri ini meraka dapat memeli tanah untuk dapat ditanami. Mereka masing-masing mendapatkan tanah yang cukup luas. Ketujuh lelaki itu hidup aman dan damai. Pada suatu hari anak yang paling kecil teringat kepada orang tua mereka. Mereka bertujuh rupanya mulai rundi kepada ayah dan ibu yang melahirkannya. Dalam suatu acara khusus mufakatlah mereka bertujuh mencari orang tuanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Pada hari yang telah ditentukan berangkatlah mereka mencari orang tuanya. Perjalanan di tempuh dari kampong ke kampong. Dimanakah gerangan kini. Di sebuah kampung di temuilah orang tua mereka dalam keadaan tua dan hidup sangat menderita. Ketujuh anak lelaki itu sangat sedih melihat nasib ayah dan ibunya. Lalu mereka membawa orang tua itu ke kampung mereka dan tinggal di rumah yang bagus. Orang tua yang dulu bekerja sebagai pencari kayu api itu kini tinggal menjalankan ibadah saja. Segala keperluan sudah dicukupi oleh anak-anaknya yang sudah terbilang kaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-4908692126450175925?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/4908692126450175925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/tujuh-anak-laki-laki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4908692126450175925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4908692126450175925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/tujuh-anak-laki-laki.html' title='Tujuh Anak Laki-laki'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgPDiWiilQI/AAAAAAAAADU/ZUGQ-CowD0U/s72-c/123.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-946659861829463601</id><published>2009-05-06T15:24:00.000+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.038+07:00</updated><title type='text'>Misteri Naga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgFKSsJwgSI/AAAAAAAAADM/5g-nAJ_NdEk/s1600-h/9.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 95px; height: 135px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgFKSsJwgSI/AAAAAAAAADM/5g-nAJ_NdEk/s320/9.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332625118733566242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="Normal"&gt;Naga sebagai mahluk yang mempunyai karma baik dan telah mencapai pembinaan kehidupan spiritual tahap tertentu, karena mereka telah melatih pembinaan spiritual yang sangat lama. Pencapaian spiritual yang lama ini menjadikan kaum naga memperoleh berkah dan kedudukan yang terhormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencapaian dan karma baik yang dimiliki kaum naga, menjadikan banyak naga yang mendapatkan kesempatan untuk mengabdikan dirinya secara langsung sebagai pendamping dan pelindung Buddha, Bhodisatva, dan para mahluk suci lainnya. Sering kita melihat gambar Bodhisatva Kwan-Im sedang berdiri diatas naga yang mengantarkan kemana Sang Dewi pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum naga memiliki berbagai macam ras yang berbeda-beda, dan setiap ras terbagi dalam dua gender yaitu lelaki dan wanita. Dimana naga lelaki mempunyai tanduk yang membesar dibagian atasnya, tetapi naga wanita mempunyai tanduk yang lebih ramping dan kadang mengecil dibagian atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu naga lelaki mempunyai janggut yang berkilauan seperti mutiara di dagu dan pada lehernya. Dan naga wanita akan tampak berbeda pada bentuk hidungnya, yang lebih lurus. Dagu dan lehernya tidak memiliki janggut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlambangan energi naga pada Fung-Shui diakui energinya sebagai salah satu pelindung di sebelah kiri dan pembawa energi keberuntungan dengan perlambangan warna hijau atau biru. Sedangkan di sebelah kanan di lambangkan dengan energi macan. Penyatuan kedua energi yang saling melengkapi dapat membentuk suatu energi chi yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada aliran Fung-Shui yang melambangkan arah angin dan musim, dikenal dengan istilah Naga Biru. Yang berarti naga timur dan merupakan perlambangan dari musim spring, dan awal tahun. Macan putih yang berarti macan barat dan merupakan perlambangan arah barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naga merupakan salah satu dari mahluk alam lain yang sangat unik dalam memilih lokasi. Mereka tidak akan sembarang, bahkan dapat dibilang benar-benar sangat berhati-hati dalam menilai dan memperhitungkan lokasi tempat kediamannya. Sehingga tempat dan lokasi yang disukai oleh kaum naga, biasanya akan memiliki energi chi yang sangat tinggi dan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan dari kaum naga ini, yang menjadikan kaum naga dikenal memiliki banyak energi berkah dan rejeki yang berlimpah dibandingkan mahluk lainnya. Sehingga beberapa Master Fung Shui yang dapat mengetahui keberadaan naga, akan mempertimbangkannya sebagai suatu kelebihan yang sangat positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah beberapa contoh tempat yang  lebih disukai oleh kaum naga:&lt;br /&gt;Pertama, tempat dimana terdapat pohon yang pernah disambar petir dan terbakar. Kedua, di laut pada bagian tengah teluk, biasanya ditandai dengan motif ombak yang seperti sisik naga. Ketiga, di dekat pinggir pantai yang terdapat banyak batu karang yang menonjol di permukaan laut. Keempat, di danau yang tenang dan bersih di gunung ataupun di kaki gunung. Kelima, di dalam gua, dimana sering muncul pelangi di atas atau dari dalam mulut gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pada umumnya tempat yang disukai Naga sangat erat hubungannya dengan elemen air. Maka naga banyak dihubungi dengan dewa hujan dan batara indra, dewa halilintar (li-kong). Hal ini erat hubungannya dengan cara fung-shui yang mempergunakan unsur air sebagai pembawa energi berkah dan kekayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi naga diperlukan pembinaan yang tidak mudah, dan waktu yang sangat lama. Salah satu jenis naga berasal dari ular air. Ular air bilamana telah bermeditasi selama 500 hingga 1000 tahun, akan berubah menjadi Ular-Ikan ( ½ Ular ½ Ikan) dimana kepalanya masih berupa ular, tetapi tubuhnya mulai membesar sedikit dan sisiknya membesar seperti ikan, juga ekornya mulai berupa ekor ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ular-Ikan ini bila melanjutkan meditasinya selama 500 tahun hingga 1000 tahun, maka akan berubah menjadi Ikan-Naga ( ½ Ikan ½ Naga ). Ikan-Naga mempunyai tubuh dan ekor seperti ikan, tetapi kepalanya membesar dan telah menyerupai kepala naga. Pada tahap ini ada juga yang telah menampakkan tanduk kecil di atas kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, Ikan-Naga ini banyak dijumpai di daerah pantai selatan pulau jawa dan bali, karena berkah yang dimiliki Ikan-Naga ini maka banyak penduduk setempat menghormati Ikan-Naga agar dapat diberikan hasil ikan yang berlimpah dan bebas dari wabah penyakit menular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan-Naga juga mempunyai unsur air yang sangat kuat, sehingga oleh masyarakat jawa di masa lampau banyak diundang sebagai energi yang dapat mencegah terjadinya kebakaran terlebih-lebih dimusim kemarau yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan-Naga yang melanjutkan meditasi selama 500 tahun hingga 1000 tahun, akan berubah menjadi Naga Tanpa Tanduk. Seluruh tubuhnya sempurna menjadi naga, dengan warna yang menyerupai biru kehijauan. Walaupun ada juga yang telah mempunyai tanduk, tetapi tanduk dikepalanya masih sangat kecil sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naga tanpa tanduk ini banyak di jumpai dalam hiasan kerajaan-kerajaan di tanah jawa pada masa lampau. Dimana energi yang terpancar dari naga tanpa tanduk dapat menambah pamor dan wibawa dari tempat yang di diaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naga Tanpa Tanduk akan menjadi Naga  Bertanduk bilamana dapat bermeditasi selama 500 tahun hingga 1000 tahun lagi.&lt;br /&gt;Naga Bertanduk mempunyai tanduk besar yang sempurna, dan ditumbuhi janggut panjang yang berkemilauan seperti pearl. Naga Bertanduk pada tingkat ini sebagian telah dapat terbang di angkasa tetapi kemampuan jangkauannya masih terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibutuhkan meditasi sedikitnya 1000 tahun untuk mencapai Naga Emas yang sempurna, tubuhnya dapat berubah warna seperti: cahaya emas, ataupun warna matahari. Naga Emas dapat terbang kesegala penjuru alam, walaupun tampaknya tidak mempunyai sayap. Adapula jenis naga lainnya yang tampak memiliki sayap di badannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak naga yang dapat mencapai tingkat Naga Emas. Salah satunya dapat kita lihat sebagai pengikut Bunda Mulia yang mengabdikan dirinya pada Bunda Mulia dan mendapat tugas untuk memegang dan menjaga Pusaka Stempel Perintah Bunda Mulia. Selain itu banyak pula naga-naga lainnya yang mengabdikan dirinya untuk menjaga dan menjunjung tinggi perintah Bunda Mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kursi tahta Bunda Mulia merupakan jelmaan dari 12 naga, dan jubah dan tongkat Kebesaran Bunda Mulia juga merupakan jelmaan dari naga-naga emas. Pada saat Bunda Mulia menampakkan dirinya di gunung Kun-Lun, 12 naga menjelma sebagai alas duduk Teratai Emas Bunda Mulia. Pada bagian atas Teratai emas Bunda Mulia tampak sinar putih bagaikan cahaya matahari dan sinar emas bagaikan cahaya rembulan. Cahaya ini merupakan sinar dari tubuh dan janggut naga yang menjelma sebagai Teratai Emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi kisah naga yang mengabdikan dirinya pada Bunda Mulia, Bodhisatva, pewaris ajaran dan murid Bunda Mulia. Hasil meditasi dan karma baik dari kaum naga, menjadikan kaum naga memiliki berkah dan energi rejeki yang luar biasa banyaknya. Hal ini membuat kaum naga banyak di hormati dan di berikan persembahan oleh manusia. Semua ini bertujuan, agar kiranya sang naga sudi melimpahkan berkah keberuntungan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum naga juga dapat mengerti bahasa burung dan binatang lainnya. Dimana ada suatu cerita legenda yang menjelaskan bilamana seseorang memakan hati naga, dia dapat mengerti bahasa binatang. Kepercayaan ini tidak hanya dipercayai oleh masyarakat China terdahulu, tetapi juga di indonesia. Cerita tentang hati naga yang menjadikan seseorang mengerti bahasa binatang juga dipercayai oleh penganut kepercayaan jawa kuno di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini mungkin telah menjadi legenda di tanah jawa, kisah hati naga dapat dilihat pada cerita Aji Saka. Aji Saka merupakan orang pertama yang menginjak tanah jawa dan sebagai nenek moyang manusia di tanah jawa. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-946659861829463601?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/946659861829463601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/misteri-naga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/946659861829463601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/946659861829463601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/misteri-naga.html' title='Misteri Naga'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgFKSsJwgSI/AAAAAAAAADM/5g-nAJ_NdEk/s72-c/9.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-2106721523290888929</id><published>2009-05-06T13:25:00.000+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.038+07:00</updated><title type='text'>Khasit Teh Jahe Untuk Kanker</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgEtkBXjqeI/AAAAAAAAAC8/k6RD_18rlJw/s1600-h/6.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332593530649160162" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 96px; height: 116px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgEtkBXjqeI/AAAAAAAAAC8/k6RD_18rlJw/s320/6.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Salah satu penemuan terbaru yang patut dicatat menfaat sari jahe dan teh hijau, hijau untuk mengatakan.&lt;br /&gt;Belum ada informasi apakah mengkonsumsi jahe dalam bentuk sederhana memberikan manfaat untuk mencegah kanker. Soalnya, bukankah selama ini masyarakat sudah sedemikian akrab mengenal jahe, mulai dari wedang ronde, sekoteng, permen jahe dan lain-lain.&lt;br /&gt;Merokok yang selama ini dilakukan jutaan orang dari berbagai belahan dunia, memang factor pertama (yang dapat dicegah dan dihentikan) penyebab kanker. Sedangkan factor kurang gizi banyak menjadi masalah di Negara berkembang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-2106721523290888929?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/2106721523290888929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/khasit-teh-jahe-untuk-kanker.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/2106721523290888929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/2106721523290888929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/khasit-teh-jahe-untuk-kanker.html' title='Khasit Teh Jahe Untuk Kanker'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgEtkBXjqeI/AAAAAAAAAC8/k6RD_18rlJw/s72-c/6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-6239033197484314161</id><published>2009-05-06T13:22:00.000+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.038+07:00</updated><title type='text'>Daun Salam Untuk Darah Tinggi dan Penurun Kolesterol</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgEs9XvDqsI/AAAAAAAAAC0/udwjT8rBos0/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332592866638408386" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 119px; height: 119px;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgEs9XvDqsI/AAAAAAAAAC0/udwjT8rBos0/s320/5.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Daun salam yang biasa hanya untuk penyedap rasa masakan, ternyata mengandung khasiat menyembuhkan berbagai penyakit seperti : kencing manis, tekanan darah tinggi, maag , penurun kolesterol, dan diare.&lt;br /&gt;Khisiat Daun Salam manurut beberapa penelitian, ditemukan zat &lt;em&gt;minyak asiri (sitral, eugenol), tannin, dan flavonoida.&lt;/em&gt; Salam bias tumbuh dan hidup di deretan rendah hingga yang berkitinggian 1400 h diatas permukaan laut (dpl) bukan hanya orang Indonesia, bangsa inggris juga mangenal dan manyebutnya Salam Leaf.&lt;br /&gt;Daun salam segar &lt;em&gt;(syzygii polyanthi folium&lt;/em&gt;) sebanyak 10 lembar. Daun salam dicusi, lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air di saring, lalu minum sekaligus pada malam hari. Lakukan hal ini setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Salam = &lt;em&gt;Syzygium polyanthm (Weight.) Walp.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Selain untuk menurunkan kadar kolesterol, daun salam juga digunakan untuk obat darah tinggi, dan kencing manis.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-6239033197484314161?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/6239033197484314161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/daun-salam-untuk-darah-tinggi-dan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/6239033197484314161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/6239033197484314161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/daun-salam-untuk-darah-tinggi-dan.html' title='Daun Salam Untuk Darah Tinggi dan Penurun Kolesterol'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgEs9XvDqsI/AAAAAAAAAC0/udwjT8rBos0/s72-c/5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-3437557485117804793</id><published>2009-05-06T13:19:00.000+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.038+07:00</updated><title type='text'>Bandotan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgEsJpVawlI/AAAAAAAAACs/q-NU1k1ntro/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332591978009510482" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 104px; height: 104px;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgEsJpVawlI/AAAAAAAAACs/q-NU1k1ntro/s320/4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Nama ilmiah : &lt;em&gt;Ageraltum conyzoides L&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Nama daerah : &lt;em&gt;bandotan&lt;/em&gt; (Melayu), &lt;em&gt;babandotan leutik&lt;/em&gt; (Sunda), &lt;em&gt;bandotan&lt;/em&gt; (Jawa), &lt;em&gt;dus-bedusan&lt;/em&gt; (Madura).&lt;br /&gt;Nama asing : &lt;em&gt;Celestin, eupatoire blue, bastard agrimon, atau billy goat weed&lt;/em&gt; (Inggris), &lt;em&gt;sheng hang ji&lt;/em&gt; (Cina).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan bandotan yang kita anggap sebagai tumbuhan penghambat ini mempunyai khasiat tersendiri bagi kesehatan dan penyakit, rasa bandotan ini sedikit pahit, dan bersifat menetralkan. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam bandotan antara lain asam amino,b-sitosterol, ageratochromene, friedelin, minyak terbang coumarin protasium klorida stigmasterol, organacid.&lt;br /&gt;Efek farmakologis bandotan di antaranya penurun panas, menghilangkan racun (antitoksin), menghilangkan bengkak, menghentikan pendarahan, peluruh haid (hemenagog), stimulant, tonik, peluryh kencing, dan peluruh kentut.&lt;br /&gt;Cara memperbanyak tumbuhan bandotan ini dilakukan dengan biji. Bandotan biasa timbuh liar. Jika sengaja di taman, bandotan dirawat dengan penyinaran yang cukup, dijaga kelembapan tanahnya, dan dipupuk dengan pupuk organic. Tumbuhan ini memerlukan cukup sinar matahari.&lt;br /&gt;Bagian daun dan batang muda dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan beberapa penyakit seperti berikut:&lt;br /&gt;1. Bengkak, bisul, dan borok&lt;br /&gt;2. Eksim dan luka berdarah&lt;br /&gt;3. Radang Telinga&lt;br /&gt;4. Sakit Tenggorokan dan radang selaput lender pada batang tenggorokan (Diphteri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Wanita hamil dilarang minum ramuan bandotan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-3437557485117804793?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/3437557485117804793/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/bandotan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3437557485117804793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3437557485117804793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/bandotan.html' title='Bandotan'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgEsJpVawlI/AAAAAAAAACs/q-NU1k1ntro/s72-c/4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-5738023496546981544</id><published>2009-05-06T13:17:00.000+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.038+07:00</updated><title type='text'>Andong</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgErt0NAKdI/AAAAAAAAACk/DWs1u1JLLl8/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332591499890665938" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 118px; height: 89px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgErt0NAKdI/AAAAAAAAACk/DWs1u1JLLl8/s320/3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Nama ilmiah : &lt;em&gt;Cordyline fruticosa&lt;/em&gt; (Linn.)&lt;br /&gt;Nama daerah : &lt;em&gt;henjuang &lt;/em&gt;(Sunda), &lt;em&gt;andong&lt;/em&gt; (Jawa), &lt;em&gt;penjuang&lt;/em&gt; (Dayak), &lt;em&gt;kayu urip&lt;/em&gt; (Madura), &lt;em&gt;ending&lt;/em&gt; (Bali).&lt;br /&gt;Nama asing : -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan andong banyak kita jumpai di perumahan-perumahan sebagai tanaman hias. Sebenarnya tanaman andong ini befkhasit menyembuhkan beberapa penyakit. Anding memiliki rasa manis, hambar, dan bersifat manyejukan. Kandungan kimia dari tumbuhan ini telah banyak di ketahui oleh masyarakat, di antaranya manyejukan darah, menghentikan pendarahan, dan menghilangkan bengkakkarena memar (antiswelling).&lt;br /&gt;Cara memperbanyak tumbuhan ini dapat dilakukan dengan stek batang dan stump. Setek dilakukan melalui batang yang keras dipotong dan daun yang ada dibuang semuany. Stump diperoleh dengan mencabut tumbuhan andong liar kemudian dipindahkan ke tempat budi daya, misalnya pot. Andong dirawat dengan disiram air yang cukupo, di jaga kelembapan tanahnya, dan dipupuk dengan pupuk organik.Seluruh tumbuhan Andong dapat digunakan untuk berbagai penyakit sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Kencing Darah&lt;br /&gt;2. Mencegah Keguguran, haid terlalu banyak, atau wasir.&lt;br /&gt;3. Nyeri Lmbung.&lt;br /&gt;4. TBC&lt;br /&gt;5. Terlambat Haid&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-5738023496546981544?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/5738023496546981544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/andong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/5738023496546981544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/5738023496546981544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/andong.html' title='Andong'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgErt0NAKdI/AAAAAAAAACk/DWs1u1JLLl8/s72-c/3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-6625130214982480067</id><published>2009-05-06T13:15:00.000+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.039+07:00</updated><title type='text'>Anting-Anting</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgErSH491QI/AAAAAAAAACc/DTC5ZU_sHJs/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332591024138999042" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 118px; height: 89px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgErSH491QI/AAAAAAAAACc/DTC5ZU_sHJs/s320/2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Nama ilmiah : &lt;em&gt;Acalypha australis&lt;/em&gt; L&lt;br /&gt;Nama daerah : &lt;em&gt;pohon kucing-kucingan&lt;/em&gt; (Melayu)&lt;br /&gt;Nama asing : &lt;em&gt;tie xian&lt;/em&gt; (Cina)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anting-anting memiliki rasa pahit dan bersifat sejuk kandungan kimia tumbuhan ini belum banyak diketahui, tetapi kegunaan dari tumbuhan ini telah banyak di ketahui dari pengalaman turun-tmurun.&lt;br /&gt;Efek yang dimiliki anting-anting itu antibiotic, antiradang, peluruh kencing, sebagai astrigen, dan menghentikan pendarahan.&lt;br /&gt;Memperbanyak tumbuhan ini sangat mudah yaitu dengan biji. Anting-anting dirawat dengan disiram air yang cukup, dipupuk dengan pupik dasar, terutama pupuk organic, dan dijaga kelembapan tanahnya. Tumbuhan ini menghendaki twmpat yang sedikit terlindung. Seluruh bagian anting-anting dapat digunakan untuk permasalahan kesehatan dan penyakit :&lt;br /&gt;1. Berak Darah, mimisan, dan batuk&lt;br /&gt;2. Disentri&lt;br /&gt;3. Diare dan Muntah Darah&lt;br /&gt;4. Pendarahan Dan luka Luar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-6625130214982480067?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/6625130214982480067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/anting-anting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/6625130214982480067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/6625130214982480067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/anting-anting.html' title='Anting-Anting'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgErSH491QI/AAAAAAAAACc/DTC5ZU_sHJs/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-357128491579470737</id><published>2009-05-06T13:12:00.000+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.039+07:00</updated><title type='text'>Alang-Alang</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgEqne3G5VI/AAAAAAAAACU/NoqbP6nUvyU/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332590291570845010" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 110px; height: 94px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgEqne3G5VI/AAAAAAAAACU/NoqbP6nUvyU/s320/1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nama ilmiah : &lt;em&gt;imperata cylindrica (L.)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Nama daerah : &lt;em&gt;neleleng laku&lt;/em&gt; (Aceh), &lt;em&gt;rih &lt;/em&gt;(Batak), &lt;em&gt;alalang&lt;/em&gt; (Minangkabau),&lt;em&gt; lioh&lt;/em&gt; (Lampung), &lt;em&gt;alang-alang&lt;/em&gt; (Jawa), &lt;em&gt;Ki eurih &lt;/em&gt;(Sunda), &lt;em&gt;lalang &lt;/em&gt;(Madura), &lt;em&gt;ambengan&lt;/em&gt; (Bali), &lt;em&gt;halalang&lt;/em&gt; (Kalimantan), dan &lt;em&gt;kalepip&lt;/em&gt; (Irian).&lt;br /&gt;Nama asing : -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alang-alang mampunyai kandungan kimia dan efek farmakologis, alang-alang yang kita anggap sebagai hama itu ternyata mempunyai khasiat sebagai obat tradisional yang mujarap. Alang-alang memiliki rasa manis dan bersifat sejuk. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam alang-alang di antaranya manitol, glukosa, sukrosa, malic acid, citric acid, coixol, arundion, culindrin, fernetol, simiarrnol, anemonin, asam kersik, damar, logam alkali, saponon, tannin, dan polifenol.&lt;br /&gt;Efek farmakolodis yang dimiliki alang-alang diantaranya penurunan panas, peluruh kencing (diuretic), menghentikan pendarahan (hemostatik), menghilangkan haus, dan masuk meridian paru-paru, lambung, serta usus kecil.&lt;br /&gt;Cara memperbanyak alang-alang dilakukan dengan rimpang dan akar tinggal. Alang-alang segar mudah tumbuh. Jika sengaja ditanam, alang-alang dirawat dengan disiram air, dijaga kelembapan tanahnya, dan dipupuk dengan pupuk organik.&lt;br /&gt;Akar alang-alang, baik dalam kondisi segar maupun kering, dapat dimanfaatkan untk mengobati beberapa permasalahan kesehatan dan penyakit. Penggunaannya dengan membuat minuman alang-alang yang berbentuk seperti minuman teh. Beberapa manfaat alang-alang dalam mengatasi permasalahan kesehatan dan penyakit:&lt;br /&gt;1. Hepatitis akut menular&lt;br /&gt;2. Kencing Berdarah&lt;br /&gt;3. Kencing Nanah&lt;br /&gt;4. Muntah Darah&lt;br /&gt;5. Mimisan&lt;br /&gt;6. Peluruh Kencing&lt;br /&gt;7. Radang Ginjal&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-357128491579470737?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/357128491579470737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/alang-alang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/357128491579470737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/357128491579470737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/alang-alang.html' title='Alang-Alang'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/SgEqne3G5VI/AAAAAAAAACU/NoqbP6nUvyU/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-4573177427186890815</id><published>2009-05-04T08:48:00.002+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.039+07:00</updated><title type='text'>MENCARI MALAM SERIBU BULAN</title><content type='html'>BERKATALAH UNTUK BIBIRKU YANG MAU PECAH&lt;br /&gt;DI TENGAH MALAM INI&lt;br /&gt;SEBAB KUREKAM PERUBAHAN&lt;br /&gt;DI SEKITAR SEPERTI SUARA ANGIN YANG RUNTUH&lt;br /&gt;DAN AKU MENARI DAN BERMIMPI&lt;br /&gt;DALAM RUMAHMU, SEPERTI&lt;br /&gt;SEBATANG LILIN MENGEKAL LENGGOK SUNYINYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERKALI AKU MENYERUMU DI TENGAH BADAI&lt;br /&gt;MELANDA KOTA HINGGA UJUNG MALAM&lt;br /&gt;BERKATALAH UNTUK BIBIRKU YANG&lt;br /&gt;KEGIGIHAN MEMEKIKAN NAMA-NAMAMU&lt;br /&gt;SETELAH HARI DARI HIDUP SIANG YANG MENGERAS&lt;br /&gt;KEMBALI BERTEMAN BULAN SERTA BINTANG-BINTANG&lt;br /&gt;DAN AKU MENARI DAN BERMIMPI&lt;br /&gt;HARI-HARI HANYALAH ULANGAN CERITA YANG CEMAS&lt;br /&gt;BINTANG-BINTANG LURUH SEBAGAI KAPAS&lt;br /&gt;BERPENDAR, LALU LEPAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEDANG TUBUHKU SEMAKIN DEMAM&lt;br /&gt;BERKATALAH UNTUK BIBIRKU YANG PECAH INI&lt;br /&gt;DAN KEMBALI KURUSAK SUSUNAN MALAM&lt;br /&gt;DAN KEMBALI KUSUSUN MANUSIAKU&lt;br /&gt;SEBAGAI BULAN YANG CAHAYA&lt;br /&gt;DI PIJARKAN MATAHARI&lt;br /&gt;BERKATALAH LEWAT LURUHAN BINTANG SEPERTI&lt;br /&gt;ERANGAN KECIL DI RANJANG MALAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DISITU AKU TERUS MENARI SUNYI&lt;br /&gt;DENGAN TUBUH SEBAGAI LILIN&lt;br /&gt;MEMBAKAR DIRI PELAN-PELAN&lt;br /&gt;MELELEHKAN DERITA SERTA AIR MATA&lt;br /&gt;SEBELUM HABIS&lt;br /&gt;DALAM MALAM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-4573177427186890815?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/4573177427186890815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/mencari-malam-seribu-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4573177427186890815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4573177427186890815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/mencari-malam-seribu-bulan.html' title='MENCARI MALAM SERIBU BULAN'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-982642293489975232</id><published>2009-05-04T08:48:00.001+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.039+07:00</updated><title type='text'>PUJAAN DAKU</title><content type='html'>WAHAI SANG PUJANGGA&lt;br /&gt;CERITAKANLAH ISYARAT HATI&lt;br /&gt;YANG SEDANG TERBELENGGU&lt;br /&gt;OLEH SEORANG PENJAGA HATI&lt;br /&gt;INTAN ITUKAH YANG SEJUKAN UDARA DI PAGI HARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUNGKIN SEBUAH RUBY YANG BERCERITA&lt;br /&gt;TINGGI ITUKAH SEBUTAN UNTUK MU&lt;br /&gt;KU COBA HADIRKAN SOSOK MU&lt;br /&gt;WALAU DIATAS MIMPI KU YANG TIPIS&lt;br /&gt;TANYA RISIK DALAM HATI SIAPAKAH&lt;br /&gt;SOSOK YANG SELALU MENANGIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ITUKAH ORANG YANG KU RINDU&lt;br /&gt;YANG MENANGKAP BAHASA ISYARAT&lt;br /&gt;WAHAI SANG EMBUN SIBUKANLAH&lt;br /&gt;KHARISMA IDAMAN DAKU DENGAN SINARMU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIARKANLAH AKU JADI EMBUN PAGI&lt;br /&gt;YANG SELALU MENYAJUKANMU&lt;br /&gt;YANG MENYINARI SI GELAPMU JADI MILIKKU&lt;br /&gt;JAWABLAH SEGALA TANYA JIWA&lt;br /&gt;IYAKAN KAU JADI PENERANG GELAPKU&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-982642293489975232?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/982642293489975232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/pujaan-daku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/982642293489975232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/982642293489975232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/pujaan-daku.html' title='PUJAAN DAKU'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-4582668908004515892</id><published>2009-05-04T08:47:00.001+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.039+07:00</updated><title type='text'>POSO DAMAI</title><content type='html'>KETIKA KU DENGAR PENGADUAN ITU&lt;br /&gt;KETIKA KU LIHAT PENGAKUAN MEREKA&lt;br /&gt;JIWA MERINTIH&lt;br /&gt;HATI PERIH&lt;br /&gt;RAGA MENANGIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEDETIK MENJEKAT SUARA DATANG&lt;br /&gt;UNTUKNYA&lt;br /&gt;SECERAH SINAR KEDAMAIAN&lt;br /&gt;AKAN MENAUNGI MEREKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAKI DAN TANGAN TELAH TERSUMPAH&lt;br /&gt;MULUT DAN BIBIR TELAH BERJANJI&lt;br /&gt;SINGKATNYA BAGAI&lt;br /&gt;DUNIA BAGAI TAK BERSYARAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDAHNYA KOTA ITU&lt;br /&gt;BAGAI UNTAYAN AIR MATA DAN MUTIARA&lt;br /&gt;“POSO”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAYA DOAKAN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-4582668908004515892?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/4582668908004515892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/poso-damai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4582668908004515892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/4582668908004515892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/poso-damai.html' title='POSO DAMAI'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-3374113819039223965</id><published>2009-05-04T08:46:00.001+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.039+07:00</updated><title type='text'>INDONESIA MERDEKA</title><content type='html'>SAAT RAKYAT INDONESIA&lt;br /&gt;BERADA DI UJUNG TELUNJUK&lt;br /&gt;TANGAN SANG PENJAJAH&lt;br /&gt;JIWA MENANGIS RAGA SAKIT&lt;br /&gt;BATIN MENJERIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAKUT KETIKA MANYAKSIKAN DAN&lt;br /&gt;MERASAKAN 360 TAHUN TERPENJARA SANG SINGA&lt;br /&gt;YANG HAUS AKAN KEKUASAAN&lt;br /&gt;JERITAN IBU PERTIWI TERDENGAR KESELURUH&lt;br /&gt;UJUNG NEGERI INI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DATANGLAH SANG PEMBAWA BAMBU RUNCING&lt;br /&gt;YANG BERTINDAK RAKSASA&lt;br /&gt;MASING-MASING YANG DENGAN&lt;br /&gt;BANGGA MENJAGA AGAR TIDAK MENJAJAH IBU PERTIWI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIBALAH SANG PEMIMPIN MENGUMUMKAN&lt;br /&gt;‘’POKLAMASI” MERDEKA-MERDEKA KATA ITULAH YANG KAMI&lt;br /&gt;IDAM-IDAMKAN WALAU TIDAK TERHITUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIWA YANG MELAYANG&lt;br /&gt;KINI SERDADU MENGIRINGI&lt;br /&gt;LANGKAH SANG PENGIBAR&lt;br /&gt;YANG DENGAN TEGAP MEMPERTAHANKAN&lt;br /&gt;KEMERDEKAAN NEGERIKU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KIBARKAN SANG PUSAKA&lt;br /&gt;MERAH PUTIH&lt;br /&gt;BANGSAKU!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-3374113819039223965?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/3374113819039223965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/indonesia-merdeka_03.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3374113819039223965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/3374113819039223965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/indonesia-merdeka_03.html' title='INDONESIA MERDEKA'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-2891822984997620588</id><published>2009-05-04T08:39:00.000+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.039+07:00</updated><title type='text'>MEMBUAT TELUR REBUS TANPA KULIT</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/Sf5HwSr5anI/AAAAAAAAAB8/VxG3yrIZ020/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331777903828494962" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 137px; height: 103px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/Sf5HwSr5anI/AAAAAAAAAB8/VxG3yrIZ020/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sering kali saat membuat telur rebus tanpa kulit (poach egg), putih telur tidak manyatu dengan kuning telur. Simak agar sukses membuat telur rebus tanpa kulit. Pilih telur yang berkualitas baik. Lalu didihkan 1,5 liter air, tambahkan 2 sdm cuka, masak ke dalamnya. Campuran cuka ini berguna untuk membantu telur cepat mengeras sehingga putih telur tetap manyatu dengan kuning telur. Gunakan api kecil selama merebus telur agar air tidak terlalu mendidih sehingga pitih telur tidak bergerak dan terlepas karma mengikuti gerakan air. Setelah telur matang, angkat dan tiriskan. Kemudian masukkan kedalam air dingin untuk menghentikan proses memasak dan menghilangkan rasa dan aroma cuka. Angkat dan tiriskan. Telur siap diolah dengan tambahan bumbu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4524937984556190558-2891822984997620588?l=desta-sman2rks.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/feeds/2891822984997620588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/membuat-telur-rebus-tanpa-kulit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/2891822984997620588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4524937984556190558/posts/default/2891822984997620588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desta-sman2rks.blogspot.com/2009/05/membuat-telur-rebus-tanpa-kulit.html' title='MEMBUAT TELUR REBUS TANPA KULIT'/><author><name>Pengelana dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12694597800885290441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/TRB2EqwV6dI/AAAAAAAAALA/zhZMcWFfuiI/S220/IMG0859A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/Sf5HwSr5anI/AAAAAAAAAB8/VxG3yrIZ020/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4524937984556190558.post-2795900300438137244</id><published>2009-05-04T08:24:00.000+07:00</published><updated>2009-05-14T16:53:04.040+07:00</updated><title type='text'>Pelupa Penyakit yang Menjengkelkan</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/Sf5IUjbsCgI/AAAAAAAAACE/iis-qFwFJdw/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331778526799202818" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 124px; height: 124px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_3ON3aY53Pso/Sf5IUjbsCgI/AAAAAAAAACE/iis-qFwFJdw/s320/2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Orang tua pikun ? itu biasa. Pikun alias pelupa memang biasa diderita oleh nenek atau kakek. Tapi jika pelupa ini terjadi pada kita yang masih muda atau baru setengah tua, tentu saja hal tersebut menjadi menjengkelkan. Bayangkan misalnya tiba-tiba kita lupa menaruh kunci mobil, padahal waktu untuk pergi sudah mendesak. Setelah dicari kesana-kemari, ternyata kunci itu belum dicabut masih tergantung manis di lubang kunci mo
