SELAMAT DATANG DI BUKU HARIAN DESTA ADITYA RAMLANI. SEMOGA ANDA MENDAPATKAN APA YANG ANDA INGINKAN. JANGAN LUPA ISI KOMENTAR ANDA ATAU BUKU TAMU. TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA......................... Desta Aditya Ramlani

Selasa, 27 Oktober 2009

BUDIDAYA ANTHURIUM (Anthurium andreanum)

Nama anthurium berasal dari bahasa Yunani, yang artinya bunga ekor. Berdasarkan literatur, diketahui bahwa sumber genetik anthurium berasal dari Benua Amerika yang beriklim tropik, khususnya di Peru, Kolumbia, dan Amerika Latin. Pengembangan anthurium relatif berhasil di daerah yang beriklim subtropis, antara lain Belanda.

Taksonomi tanaman anthurium adalah sebagai berikut :

Kingdom : Plantae (tumbuh-tumbuhan)

Divisi : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)

Sub-Divisi : Angispermae (berbiji tertutup)

Kelas : Monocotyledonae (biji berkeping satu)

Ordo : Aracales

Famili : Araceae

Genus : Anthurium

Species : Anthurium crystallianum Lindl & Andre, Anthurium andreanum Linden,

A. ornatum Hook. f. dan lain-lain.

Ø SYARAT TUMBUH

Tanaman anthurium dapat tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki ketinggian 1400 mdpl. Dengan lingkungan tumbuh yang paling ideal untuk tanaman anthurium adalah :

1. Di dataran menengah (medium) sampai dataran tinggi yang berketinggian antara 600 - 1400 mdpl

2. Bersuhu agak panas pada kisaran antara 140 - 300C

3. Kelembaban udara cukup tinggi, yakni rH 60%-80%.

4. Tempat semi teduh (semi naungan) menerima sinar matahari sekitar 30-60%

Ø MEDIA TUMBUH

Tanaman anthurium membutuhkan persyaratan media tumbuh sebagai berikut:

1. Bersifat porous atau mudah merembeskan air yang berlebihan dan menahan air secukupnya untuk tanaman

2. Subur, gembur, dan tidak mengandung hama atau penyakit tular tanah

3. Bersifat ringan dan dapat menjaga kelembaban medium tumbuh sepanjang waktu.

Ø PENYEMAIAN

Perbanyakan melalui biji perlu dilakukan melalui tahap pembibitan dengan menyiapkan sarana persemaian berupa bak, kotak kayu atau pot dengan medium pasir steril atau campuran moss dengan pasir (1:1), atau bisa juga dengan menggunakan arang sekam. Biji anthurium disemai dengan kedalaman 1-1,5 cm dengan jarak antar biji 5 x 5 cm, 10 x 5 cm atau 10 x 10 cm.

Ø RAGAM JENIS TANAMAN

1. Anthurium scherzeranium

Tinggi tanaman biasanya berkisar 60 cm. Warna merah cerah mengkilau, panjang seludang berkisar 7,5-10 cm. Umur 2 tahun mulai berbunga.

2. Anthurium andreanum

Panjang seludang dapat mencapai kurang lebih 15 cm.

3. Anthurium bakeri

Daunnya memanjang seperti pita berwarna hijau kekuningan. Seludangnya kecil berwarna hijau kekuningan dengan ujung tajam. Bunganya panjang berwarna merah cerah. Putiknya menempel pada tangkai sari seperti bercak-bercak warna merah cerah.

4. Anthurium papilionensis

Warna daun hijau kekuningan, bentuknya seperti jantung, seludang bunga berwarna kuning keputihan.

5. Anthurium magnificum

Warna daun hijau dengan tulang daun berwarna kuning keputihan. Bentuk daun seperti jantung. Seludangnya seperti pita berwarna putih yang ujungnya runcing. Bunganya panjang dengan tangkai sari dan putiknya berwarna kuning.

6. Anthurium clarinervum

Warna daun hijau seperti beludru . Tulang daun berwarna agak putih . Bentuk daun seperti jantung dengan tangkai bunga yang sangat panjang. Berseludang kuning, ujungnya runcing dan bunganya berwarna kuning kehijauan

Ø PERBANYAKAN TANAMAN

Anthurium dapat diperbanyak secara generatif yaitu dengan biji maupun vegetatif, dengan tunas anakan dan stek batang. Cara perbanyakan tersebut antara lain:

1. Biji

Biji anthurium yang sudah masak dipetik rata-rata berumur 10-12 bulan setelah persarian. Kemudian disemai dengan media kompos yang sudah tua atau moss yang sudah dipotong-potong lembut.

Kemudian kompos halus ditabur dan disiram dengan air hingga lembab. Ditutup dengan plastik, setelah daun pertama tumbuh, dipindahkan ke pot.

2. Tunas dan rhizoma

Tunas dan rhizoma dapat diperlakukan sama, yaitu disemai dalam lingkungan yang medianya banyak mengandung humus, dan lingkungan yang lembab.

3. Stek ujung batang pokok

Anthurium membentuk batang pokok yang memanjang, sekaligus membentuk akar udara dari ketiak daunnya. Batang pokok yang masih berakar udara berwarna hijau dan berair diambil kemudian disemai di tempat teduh.

Ø PENANAMAN

Anthurium bila ditanam mulai dari biji akan mulai berbunga pada umur sekitar 3 tahun. Jarak tanam anthurium di lahan minimal 50 x 50 cm.

Ø HAMA PENYAKIT

Jenis serangga yang paling sering mengganggu adalah Thrips. Dengan gejala perusakan yang nampak pada seludang bunga yang salah bentuk. Hama tersebut dapat dikendalikan dengan menggunakan Decis. Sedangkan pada bagian daun biasanya terserang oleh jamur, dan dapat dikendalikan dengan menggunakan Dithane M-45 atau Daconil.

Benarkah Lagu Terang Bulan Asli Buatan Indonesia?

JAKARTA - Lagu Terang Bulan mendadak kembali tenar belakangan ini. Mencuatnya lagu yang pertama kali diputar di RRI Jakarta dengan piringan hitam pada 1956 silam, kemudian menjadi 'amunisi' bagi sekelompok masyarakat di Indonesia yang jengah atas aksi klaim Malaysia terhadap sejumlah produk buatan Indonesia.

Berdasarkan penelusuran okezone, lagu Terang Bulan ini diadaptasi sebuah lagu yang populer berjudul "La Rosalie", pada akhir abad 19 di wilayah jajahan Perancis, sekitar lautan Hindia. "Lo Rosalie sendiri adalah gubahan musisi berkebangsaan Perancis Pierre-Jean de Béranger (1780-1857).

Popularitas lagu tersebut sampai melintasi lautan Hindia dan mencapai wilayah Kepulauan Melayu pada awal abad 20. Pada tahun 1888, lagu tersebut digunakan sebagai lagu kebangsaan negara bagian Perak, Malaysia.

Lagu tersebut pertama kali digunakan sebagai lagu kebangsaan Perak ketika Sultan Idris dari Perak diundang oleh Ratu Victoria ke London pada tahun 1888, setahun setelah dinobatkan sebagai Sultan.

Nada yang sama kemudian diperkenalkan oleh "Indonesian Bangsawan" (Opera), yang sedang mengadakan pementasan di Singapura pada tahun 1920. Dengan serta-merta, melodi tersebut kemudian menjadi sangat terkenal dan kemudian dinamai Terang Bulan.

Terang Bulan dengan segera menjadi lagu tembang "evergreen", yang sering ditampilkan pada pesta-pesta, kabaret-kabaret, dan dinyanyikan oleh begitu banyak orang pada tahun 1920-an hingga 1930-an.

Namun setelah kemerdekaan Malaysia dari Inggris pada 1957 dan lagu "Allah Lanjutkan Usia Sultan" diadaptasi sebagai lagu kebangsaan negara Malaysia dengan judul "Negaraku", lagu tersebut tidak dimainkan secara bebas lagi dan penggunaannya telah diatur oleh Undang-undang.

Polemik lagu kebangsaan Malaysia menjadi sebuah tanda tanya karena hingga kini belum bisa dipastikan siapa pencipta lagu tersebut. Kepala Cabang Lokanta Surakarta Perum Percetakan Negara RI, Ruktiningsih lantas menggelar jumpa pers di Solo pada 28 Agustus 2009.

Menurut dia, lagu 'Terang Bulan' pertama kali diputar di RRI Jakarta pada tahun 1956, sedangkan Malaysia baru merdeka pada 31 Agustus 1957. Perbedaan antara lagu Terang bulan dengan lagu kebangsaan Malaysia 'Negaraku', kata dia, hanya terletak pada syairnya saja, sedangkan nada dan iramanya hampir sama.

Di saat yang hampir bersamaan kemudian Aden Bachri mengungkapkan lagu Terang Bulan adalah ciptaan ayahnya, Syaiful Bachri. Bachri kemudian akan mendatangi perusahaan rekaman negara Lokanta di Surakarta, Solo untuk menyusuri keberadaan rekaman asli Terang Bulan.

Bachri seperti diberitakan RCTI juga berniat mendatangi Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, bila telah memiliki bukti autentik. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik hingga kini belum bisa memastikan lagu Terang Bulan asli buatan Indonesia.

Kepada okezone, dia mengatakan pihaknya segera melakukan penyelidikan asal muasal lagu tersebut. "Kita mengecek sejarah lagu itu di Arsip Nasional," ujarnya, di Jakarta.


Setelah Malaysia mengklaim tari Pendet sebagai kebudayaannya kini, Malaysia harus membela diri dengan lagu kebangsaannya yang hampir sama dengan lagu terang bulan ciptaan bangsa Indonesia.

Lagu terang bulan sejak tahun 1940 sudah populer di Indonesia dan digunakan oleh Malaysia tahun 1950 sebagai lagu resmi kebangsaan.

Lagu Negaraku juga iramanya sama dengan lagu Mamula Moon dari Hawai. Belum diketahui secara jelas apakah lagu Mamula Moon atau Terang Bulan yang pertama lahir.

Berikut Lirik lagu terang bulan:


Terang bulan
Terang bulan di kali
Buaya timbul disangkalah mati
Jangan percaya mulutlah lelaki
Berani sumpah 'tapi takut mati
Jangan percaya mulutlah lelaki
Berani sumpah 'tapi takut mati
Waktu potong padi di tengah sawah
Sambil bernyanyi riuh rendah
Memotong padi semua orang
Sedari pagi sampai petang
Waktu potong padi di tengah sawah
Sambil bernyanyi riuh rendah
Bersenang hati sambil bersuka
Tolonglah kami bersama sama



Bandingkan dengan lirik lagu kebangsaan Malaysia "Negaraku".

Negaraku
Tanah tumpahnya darahku,
Rakyat hidup
bersatu dan maju,

Rahmat bahagia
Tuhan kurniakan,
Raja kita
selamat bertakhta,

Rahmat bahagia
Tuhan kurniakan.
Raja kita
selamat bertakhta